Sandiaga Siapkan "Garasi Inovasi" untuk Kemudahan Izin Usaha

Kompas.com - 26/07/2017, 18:31 WIB
Wakil Gubernur terpilih DKI Jakarta Sandiaga Uno saat menghadiri wisuda Universitas Mercubuana di Indonesia Convention Exhibition (ICE), Kota Tangerang Selatan, Rabu (26/7/2017) siang. KOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERA Wakil Gubernur terpilih DKI Jakarta Sandiaga Uno saat menghadiri wisuda Universitas Mercubuana di Indonesia Convention Exhibition (ICE), Kota Tangerang Selatan, Rabu (26/7/2017) siang.
|
EditorIndra Akuntono


TANGERANG, KOMPAS.com -
Wakil gubernur terpilih DKI Jakarta, Sandiaga Uno, menyiapkan "garasi inovasi" untuk memudahkan izin membuka usaha. Kebijakan itu berkaitan dengan program kewirausahaan One Kecamatan One Center for Entrepreneurship (OK-OCE).

"Selama ini, keluhan mereka melalui zonasi itu, UKM-UKM tidak bisa dapat izin usaha mereka. Padahal perusahaan besar seperti Google, Amazon, usaha mereka berawal dari rumah atau garasi," kata Sandi, usai menghadiri wisuda Universitas Mercubuana di Indonesia Convention Exhibition (ICE), Kota Tangerang Selatan, Rabu (26/7/2017).

(baca: Sandiaga: Modal untuk OK-OCE dari Bank)

Nama garasi inovasi terinspirasi dari cerita pengusaha sukses yang merintis usahanya dari tempat sederhana. Sandi mengungkapkan, dirinya sudah membicarakan kemudahan izin usaha itu dengan Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah serta Badan Pelayanan Terpadu Satu Pintu DKI Jakarta.

"Saya sudah bicara, nanti akan ada terobosan solusi yang saya minta dihadirkan sehingga anak-anak muda yang punya ide usaha akan dimudahkan perizinannya dan bisa memulai usaha di mana mereka berada," ucap Sandi.

Sandi belum menceritakan lebih lanjut mekanisme kemudahan izin usaha yang dia maksud. Namun, dia menjamin pelaksanaan OK-OCE akan mendapat pendampingan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, mulai dari ide usaha hingga proses mematenkan produk.

Kompas TV Selamat Datang Gubernur Baru Jakarta - Dua Arah (Bag 3)
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ikuti Putusan MK, Pemerintah Pastikan Segera Perbaiki UU Cipta Kerja

Ikuti Putusan MK, Pemerintah Pastikan Segera Perbaiki UU Cipta Kerja

Megapolitan
UPDATE 28 November: Tangsel Catat Penambahan 4 Kasus Baru Covid-19

UPDATE 28 November: Tangsel Catat Penambahan 4 Kasus Baru Covid-19

Megapolitan
Salah Satu Korban Penembakan di Exit Tol Bintaro Meninggal Dunia

Salah Satu Korban Penembakan di Exit Tol Bintaro Meninggal Dunia

Megapolitan
Capaian Vaksinasi Dosis Kedua di DKI Jakarta 100,5 Persen

Capaian Vaksinasi Dosis Kedua di DKI Jakarta 100,5 Persen

Megapolitan
UPDATE 28 November: DKI Jakarta Tambah 51 Kasus Covid-19

UPDATE 28 November: DKI Jakarta Tambah 51 Kasus Covid-19

Megapolitan
Tarif TransPakuan Berlaku Mulai Januari 2022

Tarif TransPakuan Berlaku Mulai Januari 2022

Megapolitan
Pelaku Mutilasi di Bekasi Buang Jasad Korban di Lokasi Terpisah untuk Hilangkan Jejak

Pelaku Mutilasi di Bekasi Buang Jasad Korban di Lokasi Terpisah untuk Hilangkan Jejak

Megapolitan
Tersangka Mutilasi di Bekasi Ajak Korban Pesta Narkoba Sebelum Membunuh

Tersangka Mutilasi di Bekasi Ajak Korban Pesta Narkoba Sebelum Membunuh

Megapolitan
Komisi D Dorong Pemprov DKI Prioritaskan Uji Emisi Kendaraan Umum

Komisi D Dorong Pemprov DKI Prioritaskan Uji Emisi Kendaraan Umum

Megapolitan
Motif Pelaku Mutilasi di Bekasi, Sakit Hati Istri Dihina dan Dicabuli Korban

Motif Pelaku Mutilasi di Bekasi, Sakit Hati Istri Dihina dan Dicabuli Korban

Megapolitan
Pengusaha Mal Sebut PPKM Level 3 Nataru Akan Membuat Tingkat Kunjungan Terkoreksi

Pengusaha Mal Sebut PPKM Level 3 Nataru Akan Membuat Tingkat Kunjungan Terkoreksi

Megapolitan
PPKM Level 3 Saat Nataru Dinilai Tidak Akan Efektif Menahan Covid-19

PPKM Level 3 Saat Nataru Dinilai Tidak Akan Efektif Menahan Covid-19

Megapolitan
Mercy Lawan Arah di Tol JORR dan Tabrak Dua Mobil, Sopir Berencana Ganti Rugi

Mercy Lawan Arah di Tol JORR dan Tabrak Dua Mobil, Sopir Berencana Ganti Rugi

Megapolitan
Polisi Tangkap 2 Pelaku Mutilasi di Kedungwaringin Bekasi, Satu Masih Buron

Polisi Tangkap 2 Pelaku Mutilasi di Kedungwaringin Bekasi, Satu Masih Buron

Megapolitan
Polisi Agendakan Pemeriksaan Sopir Mercy Lawan Arah di Tol JORR dan Tabrak Dua Mobil

Polisi Agendakan Pemeriksaan Sopir Mercy Lawan Arah di Tol JORR dan Tabrak Dua Mobil

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.