Petugas Dinas Sosial Disayat Pria yang Diduga Idap Gangguan Jiwa

Kompas.com - 27/07/2017, 12:19 WIB
Muhamad Wahyu Priadi, pria diduga mengidap gangguan jiwa yang melukai petugas Dinas Sosial pada Rabu (26/7/2017). Dinas Sosial DKI JakartaMuhamad Wahyu Priadi, pria diduga mengidap gangguan jiwa yang melukai petugas Dinas Sosial pada Rabu (26/7/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Petugas Pelayanan, Pengawasan, dan Pengendalian Sosial (P3S) Jakarta Timur, Andi Sopyan, menderita luka ketika sedang bekerja menjangkau Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) pada Rabu (26/7/2017) kemarin.

Satuan Pelaksana Sosial Kecamatan Pulogadung, Susi Nurma Ida, mengatakan kejadian itu bermula saat Andi melakukan pemantauan rutin di wilayah Arion, Jalan Pemuda, Jakarta Timur dengan menggunakan sepeda motor. Andi dan rekannya mendapati seorang laki-laki membawa ransel dan spanduk sedang mengemis di warung dekat SPBU.

"Ketika kami ingin bawa PMKS itu dengan sepeda motor, tiba-tiba dia menyerang salah satu petugas dengan pisau cutter dan menyayat wajah kiri petugas kami ," kata Susi, Kamis siang.

Warga yang melihat kejadian penyerangan itu langsung mengamankan pria tersebut agar tidak melakukan serangan selanjutnya. Andi segera dibawa ke Rumah Sakit dan mendapat luka jahitan sebanyak 13 jahitan di pipi sebelah kiri.

Setelah berhasil diamankan, pria itu diketahui bernama Muhamad Wahyu Priadi. Ia tinggal di Jatinegara Kaum Utara, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur.

Wahyu sempat dibawa ke Polsek Pulogadung untuk diproses. Pihak kepolisian akan memastikan kondisi kejiwaan Wahyu. Jika menderita penyakit kejiwaan dia akan dirujuk ke Rumah Sakit Polri untuk mendapat perawatan.

"Namun, apabila PMKS itu tidak memiliki gangguan kejiwaan, pihak kepolisian akan melanjutkannya ke proses hukum," kata Susi.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Saat Legalitas Revitalisasi Monas Dipertanyakan...

Saat Legalitas Revitalisasi Monas Dipertanyakan...

Megapolitan
Seorang Pasien RSPI Sulianti Saroso Diduga Terinfeksi Virus Corona

Seorang Pasien RSPI Sulianti Saroso Diduga Terinfeksi Virus Corona

Megapolitan
Ini Keunggulan PT Bahana Prima Nusantara sehingga Menangkan Tender Proyek Revitalisasi Monas

Ini Keunggulan PT Bahana Prima Nusantara sehingga Menangkan Tender Proyek Revitalisasi Monas

Megapolitan
4 Fakta Warga AS Ditangkap karena Menyelundupkan Brownies Ganja

4 Fakta Warga AS Ditangkap karena Menyelundupkan Brownies Ganja

Megapolitan
Tuduhan PSI dan Perlawanan Kontraktor Proyek Revitalisasi Monas

Tuduhan PSI dan Perlawanan Kontraktor Proyek Revitalisasi Monas

Megapolitan
Gang Royal, Lokalisasi Setengah Abad yang Jual Anak di Bawah Umur

Gang Royal, Lokalisasi Setengah Abad yang Jual Anak di Bawah Umur

Megapolitan
Bukan Asli Betawi, 'Lu', 'Gue', 'Cincong' Ternyata Terpengaruh Kultur Tionghoa

Bukan Asli Betawi, "Lu", "Gue", "Cincong" Ternyata Terpengaruh Kultur Tionghoa

Megapolitan
[KLARIFIKASI] Spanduk Tolak Mandikan Jenazah Pendukung Pembangunan Gereja di Serpong

[KLARIFIKASI] Spanduk Tolak Mandikan Jenazah Pendukung Pembangunan Gereja di Serpong

Megapolitan
Perjalanan Agung Wicaksono Pimpin Transjakarta hingga Mengundurkan Diri

Perjalanan Agung Wicaksono Pimpin Transjakarta hingga Mengundurkan Diri

Megapolitan
Spanduk Bernada Ujaran Kebencian yang Berujung Jeruji Besi Bagi Ketua Goib Jaktim

Spanduk Bernada Ujaran Kebencian yang Berujung Jeruji Besi Bagi Ketua Goib Jaktim

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Izin Revitalisasi Monas Dipersoalkan | Pembantaian Etnis Tionghoa di Kali Angke

[POPULER JABODETABEK] Izin Revitalisasi Monas Dipersoalkan | Pembantaian Etnis Tionghoa di Kali Angke

Megapolitan
Menengok Dhanagun, Wihara Berusia 3 Abad di Bogor

Menengok Dhanagun, Wihara Berusia 3 Abad di Bogor

Megapolitan
5 Fakta Pencurian Kotak Amal Masjid di Bekasi Utara

5 Fakta Pencurian Kotak Amal Masjid di Bekasi Utara

Megapolitan
Jumat, Jakarta Diprakirakan Hujan dari Pagi sampai Malam

Jumat, Jakarta Diprakirakan Hujan dari Pagi sampai Malam

Megapolitan
Proyek Revitalisasi Monas Molor, Kontraktor: Faktor Cuaca

Proyek Revitalisasi Monas Molor, Kontraktor: Faktor Cuaca

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X