Pengelola Belum Tahu Batu Tembok Berlin akan Ditaruh di Kalijodo

Kompas.com - 28/07/2017, 17:49 WIB
Papan RPTRA dan RTH Kalijodo, Jakarta Utara. Jumat (28/7/2017) Lila Wisna PutriPapan RPTRA dan RTH Kalijodo, Jakarta Utara. Jumat (28/7/2017)
|
EditorFidel Ali

JAKARTA, KOMPAS.com - Rencana pemberian empat potongan batu Tembok Berlin untuk Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) dan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kalijodo belum diketahui oleh pengelola setempat.

Ashari, pengelola RPTRA dan RTH Kalijodo di bawah naungan Suku Dinas Pemberdayaan Perkembangan Anak Pengendalian Penduduk (Sudin PPAPP), mengaku belum mendapatkan informasi perihal pemasangan potongan batu tersebut.

"Sampai saat ini belum ada omongan sih. Saya malah baru tau ini," ujar Ashari saat ditemui Kompas.com di kantor pengelola RPTRA Kalijodo, Jumat (28/7/2017).

Mengenai perencanaan penempatan dan proses pemasangan potongan batu Tembok Berlin yang diperkirakan seharga Rp 62,3 miliar tersebut, Ashari belum bisa banyak berkomentar.

"Mungkin itu wacana dari beliau (Djarot), tapi sampai saat ini belum ada rencana apa-apa. Bentuk batunya seperti apa saja, saya enggak tahu," ujar Ashari.

Baca: Djarot: Ada yang Akan Sumbang Batu dari Tembok Berlin untuk Kalijodo

Sebelumnya, pada Kamis (27/7/2017) kemarin, Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menyebutkan akan ada pemberian batu yang berasal dari Tembok Berlin, Jerman, oleh seorang seniman.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Batu itu dikhususkan untuk RPTRA dan RTH Kalijodo. Batu penanda perdamaian tersebut rencananya akan diberikan 5 Oktober 2017.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Vaksinasi Covid-19 di Jakarta Bakal Jalan Terus walau Sudah Penuhi Target

Vaksinasi Covid-19 di Jakarta Bakal Jalan Terus walau Sudah Penuhi Target

Megapolitan
Pemprov DKI Sudah Vaksinasi 7,5 Juta Warga, 40 Persennya Ber-KTP Luar Jakarta

Pemprov DKI Sudah Vaksinasi 7,5 Juta Warga, 40 Persennya Ber-KTP Luar Jakarta

Megapolitan
Anies: Banyak Kegiatan Keagamaan Akan Digelar, Syaratnya Harus Vaksin Dulu

Anies: Banyak Kegiatan Keagamaan Akan Digelar, Syaratnya Harus Vaksin Dulu

Megapolitan
Kasus Covid-19 pada Anak Naik Pesat, Pemkot Bekasi Akan Gencarkan Vaksinasi

Kasus Covid-19 pada Anak Naik Pesat, Pemkot Bekasi Akan Gencarkan Vaksinasi

Megapolitan
Tambah 235, Total Kasus Covid-19 di Kota Bogor Capai 32.875

Tambah 235, Total Kasus Covid-19 di Kota Bogor Capai 32.875

Megapolitan
Pemprov DKI Wacanakan Vaksinasi Covid-19 Jadi Syarat Masuk Tempat Hiburan

Pemprov DKI Wacanakan Vaksinasi Covid-19 Jadi Syarat Masuk Tempat Hiburan

Megapolitan
Tabrak Motor lalu Jatuh ke Kolong Truk, Pemotor di Bogor Tewas

Tabrak Motor lalu Jatuh ke Kolong Truk, Pemotor di Bogor Tewas

Megapolitan
Cerita Pedagang Bunga di Tangsel, Penjualan Kembang Sepi, tapi Banyak Pesanan Karangan Dukacita

Cerita Pedagang Bunga di Tangsel, Penjualan Kembang Sepi, tapi Banyak Pesanan Karangan Dukacita

Megapolitan
Joe Biden Prediksi Jakarta Tenggelam 10 Tahun Lagi, Ini Tanggapan Wagub DKI

Joe Biden Prediksi Jakarta Tenggelam 10 Tahun Lagi, Ini Tanggapan Wagub DKI

Megapolitan
Pemkot Bogor Siapkan Isi Ulang Oksigen di Tiap Kecamatan untuk Warga Isoman

Pemkot Bogor Siapkan Isi Ulang Oksigen di Tiap Kecamatan untuk Warga Isoman

Megapolitan
Besok, 500 Santri di Pamulang Akan Divaksinasi Covid-19

Besok, 500 Santri di Pamulang Akan Divaksinasi Covid-19

Megapolitan
Polisi Panggil Pemilik Mobil yang Diduga Halangi Ambulans Saat Jemput Pasien Kritis

Polisi Panggil Pemilik Mobil yang Diduga Halangi Ambulans Saat Jemput Pasien Kritis

Megapolitan
3.327 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta Hari Ini, Positivity Rate Masih di Atas Standar Aman

3.327 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta Hari Ini, Positivity Rate Masih di Atas Standar Aman

Megapolitan
Berkas Kasus Video Syur Gisel dan Nobu Belum Rampung, Kejati: Masih di Polda Metro

Berkas Kasus Video Syur Gisel dan Nobu Belum Rampung, Kejati: Masih di Polda Metro

Megapolitan
Bukti Vaksinasi Covid-19 Akan Jadi Syarat Pelonggaran Aktivitas Publik di Jakarta

Bukti Vaksinasi Covid-19 Akan Jadi Syarat Pelonggaran Aktivitas Publik di Jakarta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X