Bibit Lobster yang Diselundupkan Lewat Bandara Halim Bernilai Rp 3 Miliar

Kompas.com - 31/07/2017, 15:19 WIB
Ilustrasi lobster Dok KKPIlustrasi lobster
|
EditorDian Maharani

JAKARTA, KOMPAS.com- Polres Metro Jakarta Timur bersama petugas Aviation Security (Avsec) Bandara Halim Perdanakusuma menggagalkan penyelundupan 13.600 bibit lobster melalui Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur pada Minggu (30/7/2017) sore.

Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Andry Wibowo, Senin (31/7/2017) mengatakan, nilai bibit lobster yang hendak diselundupkan ke Batam tersebut mencapai total Rp 2,5 miliar hingga Rp 3 miliar.

Adapun bibit lobster diketahui berasal dari daerah Jawa Barat yang hendak dikirim ke Batam. Dari Batam bibit lobster akan dikirim ke Singapura dan beberapa negara di Asia Tenggara.

 


Nilai lobster akan lebih tinggi jika lobster-lobster tersebut sudah semakin besar. Andri mengatakan, untuk 13.600 lobster ukuran dewasa, nilainya bisa mencapai Rp 30 miliar.

Baca: Penyelundupan 13.600 Bibit Lobster Digagalkan di Bandara Halim

"Ini nilainya sampai Rp 3 miliar. Tapi akan semakin mahal jika sudah besar. Hitung saja 13.6000 dikali Rp 2 juta perekornya," ujar Andry di Mapolres Jakarta Timur, Senin siang.

Secara terpisah, Kepala Balai Karantina Ikan dan Keamanan Mutu Wilayah Tanjung Priok, Sokhib mengatakan, lobster jenis mutiara paling banyak diselundupkan.

Ini karena jenis tersebut hanya bisa didapatkan di Indonesia. Daerah penghasil lobster yang kerap dimanfaatkan penyelundup seperti Sukabumi, Pelabuhan Batu, Pangandaran, hingga ke pantai Selatan.

"Bergeser ke daerah Timur, Bali. Di sana tempat-tempat lobster," ujar Sokhib.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tiang Listrik Roboh di Kebon Jeruk, DKI Ingatkan Kabel Udara Harus Ditertibkan

Tiang Listrik Roboh di Kebon Jeruk, DKI Ingatkan Kabel Udara Harus Ditertibkan

Megapolitan
F-Gerindra Minta Ketua DPRD DKI Dorong Digelarnya Rapimgab Pemilihan Wagub

F-Gerindra Minta Ketua DPRD DKI Dorong Digelarnya Rapimgab Pemilihan Wagub

Megapolitan
IRT Jadi Penyandang Dana Kelompok Peluru Katapel untuk Gagalkan Pelantikan Jokowi-Ma'ruf

IRT Jadi Penyandang Dana Kelompok Peluru Katapel untuk Gagalkan Pelantikan Jokowi-Ma'ruf

Megapolitan
Besok, Pembahasan APBD DKI 2020 Akan Dimulai di Masing-masing Komisi

Besok, Pembahasan APBD DKI 2020 Akan Dimulai di Masing-masing Komisi

Megapolitan
Rencana Kenaikan UMP DKI Jadi Rp 4,2 Juta Ditanggapi Pesimistis Jurnalis

Rencana Kenaikan UMP DKI Jadi Rp 4,2 Juta Ditanggapi Pesimistis Jurnalis

Megapolitan
NP, Ibu yang Bunuh Anaknya di Kebon Jeruk Dikenal sebagai Sosok Tertutup

NP, Ibu yang Bunuh Anaknya di Kebon Jeruk Dikenal sebagai Sosok Tertutup

Megapolitan
Pemprov DKI Siapkan 4 Desain Penataan Trotoar

Pemprov DKI Siapkan 4 Desain Penataan Trotoar

Megapolitan
52 Rumah di Bidara Cina Terbakar

52 Rumah di Bidara Cina Terbakar

Megapolitan
Jadi Ajudan Ma'ruf, Kombes Sabilul Dikenal sebagai Polisi Santri yang Dekat dengan Warga

Jadi Ajudan Ma'ruf, Kombes Sabilul Dikenal sebagai Polisi Santri yang Dekat dengan Warga

Megapolitan
Minta Bertemu Jokowi, Ini Isi 9 Pesan yang Akan Disampaikan BEM SI

Minta Bertemu Jokowi, Ini Isi 9 Pesan yang Akan Disampaikan BEM SI

Megapolitan
Soal Kampung Akuarium, Ketua DPRD DKI Minta Anies Teruskan Kebijakan Ahok

Soal Kampung Akuarium, Ketua DPRD DKI Minta Anies Teruskan Kebijakan Ahok

Megapolitan
Bunga Bangkai Muncul di Tanah Lapang Hebohkan Warga Ciputat

Bunga Bangkai Muncul di Tanah Lapang Hebohkan Warga Ciputat

Megapolitan
Kenangan Tetangga akan Sosok Ma'ruf Amin, Pengajian Rutin hingga Lari Pagi

Kenangan Tetangga akan Sosok Ma'ruf Amin, Pengajian Rutin hingga Lari Pagi

Megapolitan
Ahmad Syaikhu Harus Mundur dari DPR Setelah Sah Jadi Cawagub DKI

Ahmad Syaikhu Harus Mundur dari DPR Setelah Sah Jadi Cawagub DKI

Megapolitan
Besi Keropos dan Kelebihan Beban Kabel Diduga Jadi Penyebab Tiang Listrik Roboh di Kebon Jeruk

Besi Keropos dan Kelebihan Beban Kabel Diduga Jadi Penyebab Tiang Listrik Roboh di Kebon Jeruk

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X