Begini Modus Penyelundupan Bibit Lobster Melalui Bandara

Kompas.com - 31/07/2017, 17:18 WIB
Polres Metro Jakarta Timur bersama petugas Aviation Security (Avsec) Bandara Halim Perdanakusuma menggagalkan penyelundupan 13.600 bibit  lobster di Bandara Perdana Halim Kusuma, Jakarta Timur, Senin (31/7/2017) Kompas.com/David Oliver PurbaPolres Metro Jakarta Timur bersama petugas Aviation Security (Avsec) Bandara Halim Perdanakusuma menggagalkan penyelundupan 13.600 bibit lobster di Bandara Perdana Halim Kusuma, Jakarta Timur, Senin (31/7/2017)
|
EditorDian Maharani

JAKARTA, KOMPAS.com- Kepala Balai Karantina Ikan dan Keamanan Mutu Kementerian Kelautan dan Perikanan Wilayah Tanjung Priok , Sokhib mengatakan, penyelundupan hewan hasil laut khususnya lobster dilakukan dengan berbagai modus.

Kebanyakan penyelendupan menggunakan akses dari bandara. Sokhib mengatakan, modus yang pernah ditemui dengan memasukan lobster ke dalam plastik dan menyamarkannya dengan kiriman mainan anak-anak. Lobster dikemas sedemikian rupa sehingga sulit dibedakan dengan kiriman mainan.

"Pernah modus berubah, dia campur sama mainan anak-anak. Yang pasti seperti modus narkoba, mirip-mirip," ujar Sokhib di Mapores Jakarta Timur, Senin (31/7/2017).

Baca: Penyelundupan 13.600 Bibit Lobster Digagalkan di Bandara Halim

Modus lain dengan memasukan lobster ke sebuah koper. Modus ini merupakan modus lama yang dulunya kerap dilakukan para penyelundup. Modus ini juga yang dilakukan penyelundup lobster yang diungkap di Bandara Halim Perdanakusuma pada Minggu (30/7/2017).

Sebanyak 13.600 bibit lobster dimasukan ke dalam sebuah koper yang di dalamnya dilapisi bahan lain untuk menghindari deteksi mesin x-ray. Namun, petugas bandara menggagalkan penyelundupan itu saat melihat koper yang dibawa meneteskan air.

"Ini balik ke modus lama pakai koper, koper yang seperti koper mewah. Kami lakukan pengetatan juga bekerjasama dengan aparat bandara," ujar Sokhib.

Baca: Bibit Lobster yang Diselundupkan Lewat Bandara Halim Bernilai Rp 3 Miliar

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menengok Dhanagun, Vihara Berusia 3 Abad di Bogor

Menengok Dhanagun, Vihara Berusia 3 Abad di Bogor

Megapolitan
5 Fakta Pencurian Kotak Amal Masjid di Bekasi Utara

5 Fakta Pencurian Kotak Amal Masjid di Bekasi Utara

Megapolitan
Jumat, Jakarta Diprakirakan Hujan dari Pagi sampai Malam

Jumat, Jakarta Diprakirakan Hujan dari Pagi sampai Malam

Megapolitan
Proyek Revitalisasi Monas Molor, Kontraktor: Faktor Cuaca

Proyek Revitalisasi Monas Molor, Kontraktor: Faktor Cuaca

Megapolitan
Mantan Atlet Kayak Khawatir Diberhentikan sebagai Tenaga Honorer di Depok

Mantan Atlet Kayak Khawatir Diberhentikan sebagai Tenaga Honorer di Depok

Megapolitan
Cegah Penyebaran Virus Corona, Lion Air Group Batalkan Penerbangan ke China

Cegah Penyebaran Virus Corona, Lion Air Group Batalkan Penerbangan ke China

Megapolitan
Kronologi Terbongkarnya Praktik Prostitusi Online di Apartemen Kalibata

Kronologi Terbongkarnya Praktik Prostitusi Online di Apartemen Kalibata

Megapolitan
WNA AS Penyelundup Brownies Ganja Ditangkap, Temannya DPO

WNA AS Penyelundup Brownies Ganja Ditangkap, Temannya DPO

Megapolitan
KJRI Toronto Undang Bogor Hadiri Indonesian Summer Festival di Kanada

KJRI Toronto Undang Bogor Hadiri Indonesian Summer Festival di Kanada

Megapolitan
Cegah Banjir, Saluran Penghubung Sulaiman di Makasar Dikuras

Cegah Banjir, Saluran Penghubung Sulaiman di Makasar Dikuras

Megapolitan
Kisah Grup Barongsai Kong Ha Hong, Dilarang Era Orba dan Kini Jadi Juara Dunia

Kisah Grup Barongsai Kong Ha Hong, Dilarang Era Orba dan Kini Jadi Juara Dunia

Megapolitan
Ketua Ormas Goib Bantah Buat Spanduk Tolak Bioskop XXI karena Faktor Ekonomi

Ketua Ormas Goib Bantah Buat Spanduk Tolak Bioskop XXI karena Faktor Ekonomi

Megapolitan
Bikin Surat Pamitan, Dirut Transjakarta yang Mundur Sebut Anies 'Bapak Integrasi'

Bikin Surat Pamitan, Dirut Transjakarta yang Mundur Sebut Anies "Bapak Integrasi"

Megapolitan
Dirut Transjakarta Mundur, Posisinya Digantikan Wakil Ketua DTKJ

Dirut Transjakarta Mundur, Posisinya Digantikan Wakil Ketua DTKJ

Megapolitan
Harga Cabai Rawit Merah di Bogor Tembus Rp 90.000 Per Kilo

Harga Cabai Rawit Merah di Bogor Tembus Rp 90.000 Per Kilo

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X