Kompas.com - 01/08/2017, 10:04 WIB
Penulis Nursita Sari
|
EditorIndra Akuntono


JAKARTA, KOMPAS.com -
Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menegaskan bahwa trotoar tidak boleh digunakan sebagai tempat parkir atau pangkalan ojek, termasuk trotoar yang berada di sekitar stasiun. Tempat parkir atau pangkalan ojek harus disediakan di sekitar stasiun tersebut.

Djarot menyatakan hal itu untuk menanggapi adanya ojek yang diizinkan naik trotoar Jalan Tentara Pelajar, tepatnya di bawah halte Stasiun Palmerah, pada Senin (31/7/2017).

"Kalau menurut saya tidak boleh (ojek naik ke trotoar), harus disediakan tempat khusus untuk ojek (di sekitar stasiun), tapi tidak di trotoar sehingga tidak mengganggu orang yang jalan kaki," ujar Djarot, di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Selasa (1/8/2017).

Lalu lintas di kawasan Stasiun Palmerah kerap padat karena banyak ojek pangkalan, ojek online, taksi, hingga bus Transjakarta yang mengangkut maupun menurunkan penumpang.

Pada Senin (31/7/2017), kepolisian dan petugas Dishub DKI yang mengatur lalu lintas di lokasi pun mengizinkan ojek yang berkerumun di bawah tangga halte untuk naik ke trotoar.

"Ayo naikin motornya, naikin," kata seorang anggota polisi.

(baca: Ojek Dibiarkan Naik Trotoar Palmerah oleh Petugas Dishub dan Polisi)

Secara terpisah, Wakil Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Sigit Widjatmoko mengatakan, ojek diizinkan naik trotoar tersebut atas perintah polisi. Sigit menduga perintah itu merupakan diskresi yang dimiliki polisi.

"Saat peristiwa tersebut yang ada polisi yang perintahkan. Mungkin ada diskresi kepolisian," ujar Sigit.

Dinas Perhubungan DKI Jakarta akan berkoordinasi dengan Ditlantas Polda Metro Jaya agar kejadian ojek yang diizinkan naik trotoar tidak terjadi kembali.

Dishub DKI Jakarta juga meminta PT KAI memerhatikan tempat untuk moda angkutan umum lanjutan bagi para penumpang KRL yang akan melanjutkan perjalanan.

Kompas TV Komunitas Pejalan Kaki Gelar Aksi Penyelamatan Trotoar
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wali Kota Tangsel Ancam Potong Kabel Menjuntai yang Mengganggu Jalan

Wali Kota Tangsel Ancam Potong Kabel Menjuntai yang Mengganggu Jalan

Megapolitan
Kasus Gangster Bersenjata Tajam yang Tewaskan Pemuda di Cilandak Diserahkan ke Polda Metro Jaya

Kasus Gangster Bersenjata Tajam yang Tewaskan Pemuda di Cilandak Diserahkan ke Polda Metro Jaya

Megapolitan
Polisi Tangkap Gangster Bersenjata Tajam yang Tewaskan Pemuda di Cilandak

Polisi Tangkap Gangster Bersenjata Tajam yang Tewaskan Pemuda di Cilandak

Megapolitan
PT DNR Dapat Rekor Muri Salurkan Bansos ke 15 Provinsi, Kini Terseret Kasus Penguburan Sembako

PT DNR Dapat Rekor Muri Salurkan Bansos ke 15 Provinsi, Kini Terseret Kasus Penguburan Sembako

Megapolitan
UPDATE 1 Agustus: Turun 998, Kasus Aktif Covid-19 di Jakarta Kini 22.324 Pasien

UPDATE 1 Agustus: Turun 998, Kasus Aktif Covid-19 di Jakarta Kini 22.324 Pasien

Megapolitan
Pengacara Keluarga Brigadir J Tak Percaya Minta Perlindungan pada LPSK, Ketua: Jangan Keliru

Pengacara Keluarga Brigadir J Tak Percaya Minta Perlindungan pada LPSK, Ketua: Jangan Keliru

Megapolitan
Saat PKL Kucing-kucingan dengan Petugas, Cerita Lama di Kota Tua Jakarta yang Tak Kunjung Usai...

Saat PKL Kucing-kucingan dengan Petugas, Cerita Lama di Kota Tua Jakarta yang Tak Kunjung Usai...

Megapolitan
Akibat Korsleting, Sebuah Rumah di Jatimulya Bekasi Terbakar

Akibat Korsleting, Sebuah Rumah di Jatimulya Bekasi Terbakar

Megapolitan
UPDATE 1 Agustus 2022: Tambah 126, Kasus Covid-19 di Tangerang Capai 78.993

UPDATE 1 Agustus 2022: Tambah 126, Kasus Covid-19 di Tangerang Capai 78.993

Megapolitan
Warga Mengaku Pernah Ingatkan Pekerja Revitalisasi GOR Mampang Pakai APD: Mereka Bilang Ribet

Warga Mengaku Pernah Ingatkan Pekerja Revitalisasi GOR Mampang Pakai APD: Mereka Bilang Ribet

Megapolitan
Bharada E dan Istri Ferdy Sambo Minta Perlindungan, Pengacara Keluarga Brigadir J Tak Percaya LPSK

Bharada E dan Istri Ferdy Sambo Minta Perlindungan, Pengacara Keluarga Brigadir J Tak Percaya LPSK

Megapolitan
Polisi Kembali Periksa Kemensos, JNE, dan Bulog soal Penimbunan Sembako Bantuan Presiden di Depok

Polisi Kembali Periksa Kemensos, JNE, dan Bulog soal Penimbunan Sembako Bantuan Presiden di Depok

Megapolitan
Penjelasan Kemensos dan JNE soal Sembako Bantuan Presiden Ditimbun di Depok hingga Dugaan Korupsi Diselidiki

Penjelasan Kemensos dan JNE soal Sembako Bantuan Presiden Ditimbun di Depok hingga Dugaan Korupsi Diselidiki

Megapolitan
Saat DPRD DKI Cecar PT Transjakarta soal Maraknya Kecelakaan dan Pelecehan Seksual di Dalam Bus...

Saat DPRD DKI Cecar PT Transjakarta soal Maraknya Kecelakaan dan Pelecehan Seksual di Dalam Bus...

Megapolitan
Kubur Bansos yang Rusak, JNE Kerja Sama dengan Pihak Swasta PT DNR

Kubur Bansos yang Rusak, JNE Kerja Sama dengan Pihak Swasta PT DNR

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.