Cegah Banjir Jakarta, Pemkot Depok Harap Anies-Sandi Realisasikan Pembangunan Waduk

Kompas.com - 01/08/2017, 17:36 WIB
Wakil gubernur DKI Jakarta terpilih Sandiaga Uno dan Wali Kota Depok Idris Abdul Somad saat ditemui usai makan siang di sebuah restoran di Jalan Alternatif Cibubur, Harjamukti, Cimanggis, Kota Depok, Selasa (1/8/2017). Kompas.com/Alsadad RudiWakil gubernur DKI Jakarta terpilih Sandiaga Uno dan Wali Kota Depok Idris Abdul Somad saat ditemui usai makan siang di sebuah restoran di Jalan Alternatif Cibubur, Harjamukti, Cimanggis, Kota Depok, Selasa (1/8/2017).
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorIcha Rastika

DEPOK, KOMPAS.com - Wakil gubernur terpilih DKI Jakarta Sandiaga Uno mengadakan pertemuan dengan Wali Kota Depok Idris Abdul Somad pada Selasa (1/8/2017) di kawasan Harjamukti, Cimanggis, Depok.

Menurut keduanya, salah satu topik yang dibahas dalam pertemuan selama lebih kurang sejam itu mengenai pencegahan banjir di Jakarta.

(Baca juga: Sandiaga dan Wali Kota Depok Bahas Masalah Lalin hingga Lapangan Kerja)

Usai pertemuan, Idris mengatakan, ada beberapa daerah serapan air di Depok yang dapat difungsikan untuk lokasi pembangunan waduk.

Waduk-waduk itu dinilainya dapat berfungsi sebagai tempat pengalihan air sungai-sungai besar di sepanjang kawasan Bogor, Depok, hingga Jakarta.

"Dulu waktu Pak Jokowi masih gubernur DKI pernah terlontar lagi itu wacana pembangunan (waduk) di Depok RRI itu," ujar Idris.

Menurut Idris, pembangunan waduk di Depok membutuhkan kajian komprehensif yang diharapkan tidak hanya melibatkan Pemprov DKI dan Pemkot Depok, tetapi juga pemerintah pusat.

(Baca juga: Anies-Sandi Diminta Selesaikan Masalah Air di Jakarta)

Idris yakin latar belakang gubernur terpilih DKI Jakarta Anies Baswedan yang pernah menjabat sebagai menteri di kabinet Presiden Joko Widodo itu dapat mempermudah rencana tersebut.

"Alhamdulillah Pak Anies dan Pak Sandi sudah pengalaman komunikasi politik di pusat, di DPR RI. Pak Anies pernah di menteri, Insya Allah bisa memudahkan kita," ujar mantan dosen di UIN Syarif Hidayatullah ini.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER JABODETABEK] Tunanetra Tabrak Truk di Trotoar | PSI Disebut Cari Panggung

[POPULER JABODETABEK] Tunanetra Tabrak Truk di Trotoar | PSI Disebut Cari Panggung

Megapolitan
Tiga Hari Vaksinasi Covid-19 untuk Wartawan...

Tiga Hari Vaksinasi Covid-19 untuk Wartawan...

Megapolitan
Mayat Mengambang di Kali Pesanggrahan Tanpa Identitas, Diperkirakan Berusia 45-50 Tahun

Mayat Mengambang di Kali Pesanggrahan Tanpa Identitas, Diperkirakan Berusia 45-50 Tahun

Megapolitan
Polda Metro Klaim Kampung Tangguh di Paseban Mampu Tekan Penyebaran Covid-19

Polda Metro Klaim Kampung Tangguh di Paseban Mampu Tekan Penyebaran Covid-19

Megapolitan
Ibu 60 Tahun yang Kalung Emasnya Dijambret Alami Luka di Leher

Ibu 60 Tahun yang Kalung Emasnya Dijambret Alami Luka di Leher

Megapolitan
Jakarta Catat 1.737 Kasus Baru Covid-19, Positivity Rate Hampir 14 Persen

Jakarta Catat 1.737 Kasus Baru Covid-19, Positivity Rate Hampir 14 Persen

Megapolitan
UPDATE 27 Februari: Depok Catat 233 Kasus Baru Covid-19, 4 Pasien Meninggal

UPDATE 27 Februari: Depok Catat 233 Kasus Baru Covid-19, 4 Pasien Meninggal

Megapolitan
Viral Video Kalung Emas Ibu 60 Tahun Dijambret di Tangsel

Viral Video Kalung Emas Ibu 60 Tahun Dijambret di Tangsel

Megapolitan
Jalan di Kampung Baru Tangsel Retak, Warga Khawatir Melintas

Jalan di Kampung Baru Tangsel Retak, Warga Khawatir Melintas

Megapolitan
Anies: 578 Kilometer Jalur Sepeda Ditargetkan Selesai pada Tahun 2030

Anies: 578 Kilometer Jalur Sepeda Ditargetkan Selesai pada Tahun 2030

Megapolitan
Mayat Pria Ditemukan di Kali Pesanggrahan, Pakai Baju dan Celana Hitam

Mayat Pria Ditemukan di Kali Pesanggrahan, Pakai Baju dan Celana Hitam

Megapolitan
Simak Alasan Jakarta Raih Penghargaan STA dan Mengalahkan Kota Lain di Dunia

Simak Alasan Jakarta Raih Penghargaan STA dan Mengalahkan Kota Lain di Dunia

Megapolitan
Langgar Aturan PPKM, 2 Tempat Karaoke di Jakarta Barat Disegel

Langgar Aturan PPKM, 2 Tempat Karaoke di Jakarta Barat Disegel

Megapolitan
Bupati Kepulauan Seribu: Destinasi Wisata Kampung Jepang Siap Dibangun di Untung Jawa

Bupati Kepulauan Seribu: Destinasi Wisata Kampung Jepang Siap Dibangun di Untung Jawa

Megapolitan
Warga Cilincing Mulai Perbaiki Atap Rumah yang Rusak Diterpa Angin Kencang

Warga Cilincing Mulai Perbaiki Atap Rumah yang Rusak Diterpa Angin Kencang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X