Cengkareng Jadi Target Pertama Penataan Jalur Pedestrian di Jakbar

Kompas.com - 02/08/2017, 19:13 WIB
Jalur pedestrian di Taman Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta Barat, Rabu (2/8/2017). Kompas.com/Sherly PuspitaJalur pedestrian di Taman Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta Barat, Rabu (2/8/2017).
|
EditorIcha Rastika

JAKARTA, KOMPAS.com - Kasudin Kehutanan Jakarta Barat Aris Firmansyah mengatakan, jalur pedestrian di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat menjadi target pertama peremajaan dan penataan. 

"Jadi untuk peremajaan jalur pedestrian dalam hal ini terkhusus mengenai tamannya, Cengkareng merupakan lokasi pertama yang kita tata," ujarnya ketika dihubungi Kompas.com, Rabu (2/8/2017).

(Baca juga: Koalisi Pejalan Kaki: Jakarta, Belajarlah Bangun Trotoar dari Surabaya)

Menurut dia, saat ini jalur pedestrian di sekitar Daan Mogot atau sering disebut Taman Victoria sudah ditata sejak akhir 2016.

Hingga kini, petugas dari Suku Dinas Bina Marga Jakarta Barat terus melakukan perbaikan di jalur pedestrian di sepanjang kawasan Cengkareng.

"Jadi trotoar itu sebenarnya sudah ada di Cengkareng, hanya saja saat ini yang kami lakukan bersama Bina Marga adalah peremajaan, membuat tampilan jalur pejalan kaki menjadi lebih rapi," kata dia.

Untuk memulai kembali proses peremajaan taman di jalur pedestrian, pihaknya masih menunggu pihak Sudin Bina Marga Jakbar menyelesaikan pembangunan jalurnya.

"Jadi sistemnya nanti setelah Bina Marga menyelesaikan trotoarnya, kita langsung buat tamannya begitu selanjutnya," ujar dia. 

Selain di kawasan Cengkareng, ia berharap penataan kembali jalur pedestrian ini dilakukan di seluruh wilayah di Jakarta Barat.

(Baca juga: Pemprov DKI Jakarta Dinilai Tak Konsisten Tertibkan Trotoar)

Peremajaan jalur pedestrian Daan Mogot tampaknya membuahkan hasil. Beragam tanaman hias tersusun rapi di taman sepanjang jalur pejalan kaki di kawasan ini.

Pohon-pohon rindang pun tumbuh subur di taman yang terletak di pinggir Kali Mookevart ini.

Tak hanya itu, jalur pedestrian bercat merah selebar lebih kurang 2 meter ini dilengkapi dengan jalur khusus penderita tunanetra yang dicat warna kuning (yellow line), jalur sepeda selebar 1,5 meter bercat hijau, dan portal S untuk mencegah kendaraan bermotor melintas di trotoar.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pembobol ATM di Pondok Aren Klaim Gunakan Uang Curian untuk Santunan

Pembobol ATM di Pondok Aren Klaim Gunakan Uang Curian untuk Santunan

Megapolitan
Polisi: Komplotan Pembobol ATM Telah Beraksi di 7 Minimarket Wilayah Tangsel

Polisi: Komplotan Pembobol ATM Telah Beraksi di 7 Minimarket Wilayah Tangsel

Megapolitan
Jakarta Banjir, Ini Daftar Area Hijau yang Kini Berubah Jadi Mal hingga Gedung

Jakarta Banjir, Ini Daftar Area Hijau yang Kini Berubah Jadi Mal hingga Gedung

Megapolitan
Sempat Kabur, Komplotan Pembobol ATM Minimarket di Pondok Aren Akhirnya Ditangkap

Sempat Kabur, Komplotan Pembobol ATM Minimarket di Pondok Aren Akhirnya Ditangkap

Megapolitan
Begini Cerita Terbentuknya Komplotan Miras Impor Palsu di Jakarta Utara

Begini Cerita Terbentuknya Komplotan Miras Impor Palsu di Jakarta Utara

Megapolitan
Jelang Imlek, Patung-patung Dewa di Wihara Dharma Bakti Dibersihkan

Jelang Imlek, Patung-patung Dewa di Wihara Dharma Bakti Dibersihkan

Megapolitan
Dipaksa Akui Lempar Batu, Lutfi Si Pembawa Bendera Mengaku Disetrum dan Dipukul

Dipaksa Akui Lempar Batu, Lutfi Si Pembawa Bendera Mengaku Disetrum dan Dipukul

Megapolitan
Pesan Anies ke Cawagub DKI, Janji Kampanyenya Diikuti

Pesan Anies ke Cawagub DKI, Janji Kampanyenya Diikuti

Megapolitan
Warga Sebut Semen Cor di Flyover Gaplek Sudah Dua Kali Rembes

Warga Sebut Semen Cor di Flyover Gaplek Sudah Dua Kali Rembes

Megapolitan
Pemalsu Miras Impor di Jakarta Utara Jual Produknya Seharga Rp 200.000

Pemalsu Miras Impor di Jakarta Utara Jual Produknya Seharga Rp 200.000

Megapolitan
Mengapa Tak Ada Politisi PKS yang Hadiri Pengumuman Cawagub DKI Bersama Gerindra?

Mengapa Tak Ada Politisi PKS yang Hadiri Pengumuman Cawagub DKI Bersama Gerindra?

Megapolitan
Polisi Amankan 1 Kendaraan Roda Empat dalam Bentrok Ormas di Bogor

Polisi Amankan 1 Kendaraan Roda Empat dalam Bentrok Ormas di Bogor

Megapolitan
Ada Barongsai Air dan Darat di Seaworld Saat Perayaan Imlek 2020

Ada Barongsai Air dan Darat di Seaworld Saat Perayaan Imlek 2020

Megapolitan
Semen Cor Proyek Flyover Rembes, Jalan Gaplek Macet Panjang

Semen Cor Proyek Flyover Rembes, Jalan Gaplek Macet Panjang

Megapolitan
Nama Cawagub DKI Diganti, Anies Yakin Gerindra-PKS Punya Pertimbangan Matang

Nama Cawagub DKI Diganti, Anies Yakin Gerindra-PKS Punya Pertimbangan Matang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X