Wali Kota Jakut: Pelanggaran di Trotoar Harus Ditindak

Kompas.com - 03/08/2017, 10:27 WIB
Wali Kota Jakarta Utara Husein Murad selepas apel di Taman BMW, Sunter, Kamis (3/8/2017). Ridwan Aji Pitoko/KOMPAS.comWali Kota Jakarta Utara Husein Murad selepas apel di Taman BMW, Sunter, Kamis (3/8/2017).
|
EditorIndra Akuntono


JAKARTA, KOMPAS.com -
Pemerintah Kota Jakarta Utara menggelar apel untuk menyosialisasikan Bulan Tertib Trotoar di Taman Bersih Manusiawi Wibawa (BMW), Sunter, Jakarta Utara, Kamis (3/8/2017). Penertiban trotoar akan dilakukan sepanjang bulan ini.

Apel tersebut dipimpin Wali Kota Jakarta Utara Husein Murad dan dihadiri 1.600 petugas gabungan dari Satpol PP, unsur TNI, unsur Polri, Dinas Perhubungan, pegawai Pemkot, serta petugas penanganan prasarana dan sarana umum (PPSU). Husein mengimbau jajarannya menjaga fungsi trotoar untuk pejalan kaki.

"Kembalikan fungsi trotoar untuk pejalan kaki, jangan sampai ada hal-hal yang enggak sesuai di sana. Tidak ada alternatif lain selain merapikan dan menertibkan," ucap Husein, saat apel berlangsung.

(baca: Wali Kota Akui Trotoar di Jakarta Utara Belum Tertata)

Husein mengatakan penertiban trotoar akan berlangsung selama Agustus 2017 di wilayah Jakarta Utara, dan para pelanggar terancam sanksi sesuai jenis pelanggarannya.

"Pelanggaran di trotoar ini harus ditindak karena kan melanggar perda. Nanti mungkin akan ada operasi yustisinya," kata Husein.

(baca: Jalan Panjang Mewujudkan Trotoar Ideal untuk Pejalan Kaki...)

Selain sosialisasi soal penertiban trotoar, apel tersebut juga dilakukan terkait kelanjutan pembersihan Taman BMW yang ditertibkan pada Selasa (2/8/2017).

"Pembersihan Taman BMW terus berlanjut, sampah-sampah di sini dibersihkan, sebagian dibuang, sebagian ditanam untuk dataran yang rendah," ujar Husein.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polres Jakbar Buat 'Warteg Peduli', Salurkan Makanan Gratis untuk Warga Kurang Mampu

Polres Jakbar Buat "Warteg Peduli", Salurkan Makanan Gratis untuk Warga Kurang Mampu

Megapolitan
1.500 Hotel Tutup karena Covid-19, Pengusaha Minta Keringanan Pajak

1.500 Hotel Tutup karena Covid-19, Pengusaha Minta Keringanan Pajak

Megapolitan
Anies Minta Masyarakat Tak Beli Masker Medis, Bisa Gunakan Masker Kain

Anies Minta Masyarakat Tak Beli Masker Medis, Bisa Gunakan Masker Kain

Megapolitan
Besok, Jenazah Wakil Jaksa Agung Arminsyah Dimakamkan di TPU Pedongkelan

Besok, Jenazah Wakil Jaksa Agung Arminsyah Dimakamkan di TPU Pedongkelan

Megapolitan
Jasad Wakil Jaksa Agung Arminsyah Disemayamkan di Rumah Duka Jakarta Selatan

Jasad Wakil Jaksa Agung Arminsyah Disemayamkan di Rumah Duka Jakarta Selatan

Megapolitan
Anies Wajibkan Warga Jakarta Gunakan Masker Kain saat di Luar Rumah

Anies Wajibkan Warga Jakarta Gunakan Masker Kain saat di Luar Rumah

Megapolitan
Polisi Olah TKP di Lokasi Tabrakan Wakil Jaksa Agung

Polisi Olah TKP di Lokasi Tabrakan Wakil Jaksa Agung

Megapolitan
Wakil Jaksa Agung Tewas dalam Kecelakaan, Mobilnya Tabrak Pembatas dan Terbakar

Wakil Jaksa Agung Tewas dalam Kecelakaan, Mobilnya Tabrak Pembatas dan Terbakar

Megapolitan
Wakil Jaksa Agung Tewas dalam Kecelakaan di Tol Jagorawi

Wakil Jaksa Agung Tewas dalam Kecelakaan di Tol Jagorawi

Megapolitan
Pemkot Bekasi Dapat Bantuan Alat Rapid Test dari Pemprov DKI Jakarta

Pemkot Bekasi Dapat Bantuan Alat Rapid Test dari Pemprov DKI Jakarta

Megapolitan
UPDATE Covid-19 di Bekasi: 46 Orang Positif, Ini Sebarannya Per Kelurahan

UPDATE Covid-19 di Bekasi: 46 Orang Positif, Ini Sebarannya Per Kelurahan

Megapolitan
Daftar Kegiatan Usaha yang Ditutup Pemprov DKI hingga 19 April

Daftar Kegiatan Usaha yang Ditutup Pemprov DKI hingga 19 April

Megapolitan
Kelab Malam hingga Bioskop di Jakarta Ditutup sampai 19 April karena Corona

Kelab Malam hingga Bioskop di Jakarta Ditutup sampai 19 April karena Corona

Megapolitan
Akhir Perjalanan WA, Perampok Toko Emas yang Meninggal Setelah Positif Corona...

Akhir Perjalanan WA, Perampok Toko Emas yang Meninggal Setelah Positif Corona...

Megapolitan
UPDATE Covid-19 di Jakarta: 1.071 Positif, 58 Sembuh, 98 Meninggal Dunia

UPDATE Covid-19 di Jakarta: 1.071 Positif, 58 Sembuh, 98 Meninggal Dunia

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X