Sandiaga Ingin Benahi Trotoar Lewat Laporan Warga seperti Qlue

Kompas.com - 03/08/2017, 13:47 WIB
Wakil gubernur terpilih DKI Jakarta Sandiaga Uno di Yayasan Putra Fatahillah Jalan Kramat Sentiong Gundul, Jakarta Pusat, Kamis (3/8/2017). KOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFARWakil gubernur terpilih DKI Jakarta Sandiaga Uno di Yayasan Putra Fatahillah Jalan Kramat Sentiong Gundul, Jakarta Pusat, Kamis (3/8/2017).
|
EditorDian Maharani

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil gubernur terpilih DKI Jakarta Sandiaga Uno memastikan pembenahan trotoar akan menjadi program prioritasnya selama menjabat nanti. Salah satu yang akan ia lakukan adalah mendorong pembenahan berbasis laporan warga.

"Yang benar memang citizen reporting ya, bukan hanya Qlue, tapi saya pengin jadikan trotoar itu salah satu program utama untuk memastikan warga bisa menggunakannya aman dan nyaman," kata Sandiaga ditemui di Yayasan Putra Fatahillah Jalan Kramat Sentiong Gundul, Jakarta Pusat, Kamis (3/8/2017).

Sandiaga cukup terkesan dengan Qlue. Ia mengaku baru-baru ini mencoba melaporkan perihal trotoar yang membahayakan di kawasan Jakarta Selatan.

Baca: Hampir Ditabrak, Sandiaga Minta Motor Naik Trotoar Ditindak Tegas


Tak sampai seminggu, salah satu dari dua laporannya via Qlue sudah ditindaklanjuti oleh instansi terkait.

"Kemarin juga ada beberapa trotoar bolong saya foto, upload di Qlue mudah-mudahan bisa (dibenahi). Yang di Qlue yang Bulungan sudah dibenerin," ujarnya.

https://twitter.com/sandiuno/status/886056775522308097

Sandiaga menduga trotoar tersebut langsung dibenahi karena ia mengunggahnya di media sosialnya. Ia memastikan di bawah kepemimpinannya nanti, trotoar akan jauh lebih layak bagi pejalan kaki.

"Harus. Saya ingin jadikan itu (pembenahan trotoar), program utama," katanya.

Baca: Biaya Peremajaan Trotoar Daan Mogot Rp 5 Miliar untuk 800 Meter

Kompas TV Sat Pol PP Razia PKL di Jalan dan Trotoar

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta Pengungkapan Klinik Psikotropika, Pemilik Tak Punya Izin, Jutaan Butir Akan Dijual

Fakta Pengungkapan Klinik Psikotropika, Pemilik Tak Punya Izin, Jutaan Butir Akan Dijual

Megapolitan
Hujan Deras Sabtu Dini Hari, 10 RT di DKI Tergenang

Hujan Deras Sabtu Dini Hari, 10 RT di DKI Tergenang

Megapolitan
Aksi 212 Berantas Korupsi, Dijaga Ribuan Polisi dan Selesai Tepat Waktu

Aksi 212 Berantas Korupsi, Dijaga Ribuan Polisi dan Selesai Tepat Waktu

Megapolitan
Kabar Terbaru Zat Radioaktif di Tangsel, Mengontaminasi Dua Warga Batan Indah

Kabar Terbaru Zat Radioaktif di Tangsel, Mengontaminasi Dua Warga Batan Indah

Megapolitan
Robohnya Atap SMKN 24: Antara Cuaca Buruk dan Indikasi Kecurangan Saat Direhab

Robohnya Atap SMKN 24: Antara Cuaca Buruk dan Indikasi Kecurangan Saat Direhab

Megapolitan
BMKG: Jakarta Diprediksi Turun Hujan Lokal Sore Ini

BMKG: Jakarta Diprediksi Turun Hujan Lokal Sore Ini

Megapolitan
Kritik Formula E di Monas, Ikatan Arsitek: Mereka Enggak Peduli soal Kesakralan

Kritik Formula E di Monas, Ikatan Arsitek: Mereka Enggak Peduli soal Kesakralan

Megapolitan
Minta Bayaran Rp 450.000 Setelah Antar 3 Penumpang, 3 Tukang Ojek Ditangkap Polisi

Minta Bayaran Rp 450.000 Setelah Antar 3 Penumpang, 3 Tukang Ojek Ditangkap Polisi

Megapolitan
Remaja yang Diduga Diperkosa Oknum PNS Papua Minta Perlindungan LPSK

Remaja yang Diduga Diperkosa Oknum PNS Papua Minta Perlindungan LPSK

Megapolitan
50 Kg Ganja di Dalam Bus di Tangerang Milik Dua Napi

50 Kg Ganja di Dalam Bus di Tangerang Milik Dua Napi

Megapolitan
Riset Sebut Ciliwung Masuk Sungai Terkotor di Dunia, Ini Komentar Pemprov DKI

Riset Sebut Ciliwung Masuk Sungai Terkotor di Dunia, Ini Komentar Pemprov DKI

Megapolitan
Anggota Komisi E DPRD Dorong Kasus Robohnya Atap SMKN 24 Jaktim Dibawa ke Jalur Hukum

Anggota Komisi E DPRD Dorong Kasus Robohnya Atap SMKN 24 Jaktim Dibawa ke Jalur Hukum

Megapolitan
Diduga Korsleting Listrik, Rumah Dua Lantai di Duren Sawit Terbakar

Diduga Korsleting Listrik, Rumah Dua Lantai di Duren Sawit Terbakar

Megapolitan
Ini Efek jika Sembarangan Mengkonsumsi Psikotropika Trihexyphenidyl

Ini Efek jika Sembarangan Mengkonsumsi Psikotropika Trihexyphenidyl

Megapolitan
PT INKA Siapkan Tenaga Ahli untuk Kaji Pembangunan Jalur Trem di Bogor

PT INKA Siapkan Tenaga Ahli untuk Kaji Pembangunan Jalur Trem di Bogor

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X