Satpol PP Mulai Tertibkan Trotoar di Jakarta Utara

Kompas.com - 03/08/2017, 15:28 WIB
Wali Kota Jakarta Utara Husein Murad selepas apel di Taman BMW, Sunter, Kamis (3/8/2017). Ridwan Aji Pitoko/KOMPAS.comWali Kota Jakarta Utara Husein Murad selepas apel di Taman BMW, Sunter, Kamis (3/8/2017).
|
EditorFidel Ali

JAKARTA, KOMPAS.com - Satpol PP Jakarta Utara mulai melakukan penertiban trotoar sebagai imbas dari imbauan Wali Kota Jakarta Utara Husein Murad dalam apel paginya di Taman Bersih Manusiawi Wibawa (BMW), Kamis (3/8/2017).

"Kami akan lakukan penertiban trotoar mulai hari ini, kalau ada motor kelihatan parkir di trotoar akan kami kempeskan, kemudian kalau PKL kami sita dan bawa ke gudang," ungkap Kasatpol PP Jakarta Utara Ronny Jarpiko kepada wartawan, di Taman BMW.

Beberapa lokasi kemudian menjadi sasaran Satpol PP Jakarta Utara untuk menertibkan trotoar. Misalnya di sekitar Taman Gorontalo. Mereka menyita beberapa gerobak PKL yang masih nekat berjualan di trotoar.

Ronny kemudian menjelaskan bahwa pihaknya bersama dengan aparat gabungan TNI dan Polri juga telah melakukan penertiban di Jalan Aladin, Jalan B Teluk Gong, Jalan Pluit Permai, Jalan Pluit Raya Selatan, dan Jalan Pluit Timur Raya pada sehari sebelumnya.

"15 mobil dan 35 motor kami gembosi bannya dan juga sekitar 11 PKL kami tertibkan," jelas dia.

Baca: Wali Kota Jakut: Pelanggaran di Trotoar Harus Ditindak

Sementara itu, dalam kesempatan lainnya Wali Kota Jakarta Utara Husein Murad menegaskan agar para pegawai Pemerintah Kota Jakut sama-sama untuk menjaga trotoar sesuai dengan fungsinya.

"Kembalikan fungsi trotoar untuk pejalan kaki, jangan sampai ada hal-hal yang enggak sesuai di sana. Tidak ada alternatif lain selain merapikan dan menertibkan," tuntasnya.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

1.200 Nasi 'Kotak Oranye' bagi Tenaga Medis di RSUP Persahabatan

1.200 Nasi "Kotak Oranye" bagi Tenaga Medis di RSUP Persahabatan

Megapolitan
Wali Kota Jakbar Usul 183 Warga yang Dikarantina di Masjid Jammi Dipindah ke Wisma Atlet

Wali Kota Jakbar Usul 183 Warga yang Dikarantina di Masjid Jammi Dipindah ke Wisma Atlet

Megapolitan
PNS Pemkot Bekasi Ada yang Positif Covid-19

PNS Pemkot Bekasi Ada yang Positif Covid-19

Megapolitan
Diperpanjang, Pelajar Jakarta Belajar dari Rumah hingga 19 April 2020

Diperpanjang, Pelajar Jakarta Belajar dari Rumah hingga 19 April 2020

Megapolitan
Pemkot Depok Siapkan RS UI hingga Ruang Sekolah untuk Tangani Kasus Covid-19

Pemkot Depok Siapkan RS UI hingga Ruang Sekolah untuk Tangani Kasus Covid-19

Megapolitan
Kasus Covid-19 Terus Meluas, Depok Kaji Opsi Karantina Wilayah

Kasus Covid-19 Terus Meluas, Depok Kaji Opsi Karantina Wilayah

Megapolitan
Depok Dapat 1.000 Alat Rapid Test Covid-19 dari Pemprov Jabar

Depok Dapat 1.000 Alat Rapid Test Covid-19 dari Pemprov Jabar

Megapolitan
Pemkot Depok Berencana Realokasi Anggaran untuk Penanganan Covid-19

Pemkot Depok Berencana Realokasi Anggaran untuk Penanganan Covid-19

Megapolitan
Anies Minta Warga Jakarta Tidak Pulang Kampung untuk Cegah Penyebaran Covid-19

Anies Minta Warga Jakarta Tidak Pulang Kampung untuk Cegah Penyebaran Covid-19

Megapolitan
Gelontorkan Rp 15 Miliar, Pemkot Depok Sebut Stok Masker Tenaga Medis Cukup untuk 3 Bulan

Gelontorkan Rp 15 Miliar, Pemkot Depok Sebut Stok Masker Tenaga Medis Cukup untuk 3 Bulan

Megapolitan
UPDATE Covid-19 di Depok 28 Maret: Tambahan 8 Kasus Positif dan 1 Meninggal

UPDATE Covid-19 di Depok 28 Maret: Tambahan 8 Kasus Positif dan 1 Meninggal

Megapolitan
Pemprov DKI Perpanjang Masa Tanggap Darurat Covid-19 sampai 19 April 2020

Pemprov DKI Perpanjang Masa Tanggap Darurat Covid-19 sampai 19 April 2020

Megapolitan
61 Tenaga Medis di Jakarta Terinfeksi Covid-19, Dirawat di 26 RS

61 Tenaga Medis di Jakarta Terinfeksi Covid-19, Dirawat di 26 RS

Megapolitan
Dr Tirta Ceritakan Menyedihkannya Kondisi Dokter yang Berjuang Lawan Covid-19

Dr Tirta Ceritakan Menyedihkannya Kondisi Dokter yang Berjuang Lawan Covid-19

Megapolitan
Data Kasus Covid-19 di 18 Kecamatan di Kabupaten Bekasi, Paling Banyak di Tambun Selatan

Data Kasus Covid-19 di 18 Kecamatan di Kabupaten Bekasi, Paling Banyak di Tambun Selatan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X