Insentif bagi Warga yang Lahannya Terkena LRT Diatur Dalam Pergub - Kompas.com

Insentif bagi Warga yang Lahannya Terkena LRT Diatur Dalam Pergub

Kompas.com - 04/08/2017, 19:40 WIB
Pekerja menyelesaikan proyek Light Rail Transit (LRT) Kelapa Gading-Velodrome Rawamangun di kawasan Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu (26/7). Proyek tersebut ditargetkan selesai Juni 2018 guna mendukung perhelatan Asian Games 2018 yang berlangsung pada Agustus 2018. ANTARA/Refina Arvitiane/aww/17.ANTARA FOTO/Refina Arvitiane Pekerja menyelesaikan proyek Light Rail Transit (LRT) Kelapa Gading-Velodrome Rawamangun di kawasan Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu (26/7). Proyek tersebut ditargetkan selesai Juni 2018 guna mendukung perhelatan Asian Games 2018 yang berlangsung pada Agustus 2018. ANTARA/Refina Arvitiane/aww/17.

JAKARTA, KOMPAS.com - Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Saefullah mengatakan, Pemprov DKI akan menerbitkan peraturan gubernur (pergub) yang mengatur soal pemberian insentif bagi warga yang lahannya terkena atau dilewati proyek pembangunan light rail transit ( LRT) di wilayah Jakarta.

"Saya minta segera dibuat pergub tentang intensitas bangunan yang dilewati oleh LRT pusat, LRT DKI, atau LRT ada mana lagi supaya dikasih insentif apabila lahannya karena trase dari LRT atau dilewati atau terkena TOD (transit oriented development)," ujar Saefullah di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jumat (4/8/2017).

Saefullah mengatakan, aturan yang ada saat ini hanya mengatur soal pemberian insentif bagi warga yang lahannya terkena proyek mass rapid transit (LRT). Karena itu, pergub yang mengatur insentif bagi warga lahannya terkena proyek LRT juga harus segera diterbitkan.

"Yang ada sekarang ini kan baru MRT, LRT juga sama dong, sama-sama moda transportasi yang ingin membuat Jakarta menjadi lancar," kata dia.

Aturan tersebut, kata Saefullah, harus diterbitkan agar warga mendapatkan hak-hak mereka. Pemerintah harus berlaku adil kepada masyarakatnya.

"Jadi apa yang didapatkan hak-hak masyarakat dalam MRT itu harusnya sama dikasih insentif juga buat masyarakat yang lahannya dilewati, terkena, atau TOD oleh LRT itu," kata Saefullah.


EditorEgidius Patnistik

Komentar

Terkini Lainnya

Kali Item di Samping Wisma Atlet Akan Dipasang 'Sheetpile'

Kali Item di Samping Wisma Atlet Akan Dipasang "Sheetpile"

Megapolitan
Fahri Hamzah: Ada Peran Lain untuk Jusuf Kalla Selain Jadi Wapres Lagi

Fahri Hamzah: Ada Peran Lain untuk Jusuf Kalla Selain Jadi Wapres Lagi

Nasional
Ketua DPRD DKI Belum Tanda Tangan LKPJ 2017, Anies Bilang Prosesnya Jadi Politis

Ketua DPRD DKI Belum Tanda Tangan LKPJ 2017, Anies Bilang Prosesnya Jadi Politis

Megapolitan
Berkomplot dengan Napi, Remaja 17 Tahun Selundupkan Ekstasi Asal Prancis

Berkomplot dengan Napi, Remaja 17 Tahun Selundupkan Ekstasi Asal Prancis

Megapolitan
Seorang Ibu 10 Kali Mencuri Pisang di Pasar demi Bayar Sekolah Anak

Seorang Ibu 10 Kali Mencuri Pisang di Pasar demi Bayar Sekolah Anak

Regional
Gerindra Anggap Kubu Jokowi Kesulitan Mencari Figur Cawapres

Gerindra Anggap Kubu Jokowi Kesulitan Mencari Figur Cawapres

Nasional
Bermodus Hipnotis, WNA Curi Uang Rumah Makan di Fatmawati

Bermodus Hipnotis, WNA Curi Uang Rumah Makan di Fatmawati

Megapolitan
Intelijen Inggris Gunakan Anak Jadi Mata-mata

Intelijen Inggris Gunakan Anak Jadi Mata-mata

Internasional
Trotoar hingga Gorong-gorong di Rute 'Torch Relay' Asian Games di Jaksel Masih Harus Dibenahi

Trotoar hingga Gorong-gorong di Rute "Torch Relay" Asian Games di Jaksel Masih Harus Dibenahi

Megapolitan
Patahan Jarum Suntik Tertinggal di Paha Bayi Usia 1,5 Bulan

Patahan Jarum Suntik Tertinggal di Paha Bayi Usia 1,5 Bulan

Internasional
Tangan Anak 4 Tahun Terjepit di Pembuangan Air Kolam Renang

Tangan Anak 4 Tahun Terjepit di Pembuangan Air Kolam Renang

Megapolitan
Hilang 4 Hari, Pelajar SMP Ditemukan Tewas Dibegal Teman Sendiri

Hilang 4 Hari, Pelajar SMP Ditemukan Tewas Dibegal Teman Sendiri

Regional
Video Kali Item Dekat Wisma Atlet Kemayoran Ditutupi Kain Jaring Hitam

Video Kali Item Dekat Wisma Atlet Kemayoran Ditutupi Kain Jaring Hitam

Megapolitan
Eks Koruptor Nekat 'Nyaleg', MA Diminta Prioritaskan Gugatan PKPU

Eks Koruptor Nekat "Nyaleg", MA Diminta Prioritaskan Gugatan PKPU

Nasional
Simulasi Bus Atlet Asian Games dari Wisma Atlet-Pondok Indah, Ini Waktu Tempuhnya

Simulasi Bus Atlet Asian Games dari Wisma Atlet-Pondok Indah, Ini Waktu Tempuhnya

Megapolitan

Close Ads X