Kompas.com - 04/08/2017, 21:48 WIB
Para siswa Madrasah Aliyah Technonatura Depok saat tengah mengikuti  Internasional First Global Challenge Olympic Robot Competition 2017 yang dilangsungkan di Washington DC, Amerika Serikat pada Juli 2017.  Pada kejuaraan tersebut, mereka berhasil meraih peringkat kedua. Madrasah Aliyah TechnonaturaPara siswa Madrasah Aliyah Technonatura Depok saat tengah mengikuti Internasional First Global Challenge Olympic Robot Competition 2017 yang dilangsungkan di Washington DC, Amerika Serikat pada Juli 2017. Pada kejuaraan tersebut, mereka berhasil meraih peringkat kedua.
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorIndra Akuntono


DEPOK, KOMPAS.com -
Pertengahan Juli 2017, sekelompok pelajar Indonesia meraih perak dalam kejuaraan dunia kontes robot bertajuk "Internasional First Global Challenge Olympic Robot Competition 2017" yang dilangsungkan di Washington DC, Amerika Serikat.

Mereka adalah para siswa Madrasah Aliyah (MA) Technonatura, yang beralamat di Jalan RTM Raya, Kelapa Dua, Depok.

Saat ditemui, Jumat (4/8/2017), seorang mentor para siswa yang mengikuti kontes robot, Agus Kurniawan, menceritakan sejarah berdirinya MA Technonatura.

MA Technonatura didirikan oleh Yayasan CREATE, yang merupakan akronim dari Centre for Research on Education, Arts, Technology and Entrepreneurship pada tahun 2004.

Madrasah yang didirikan pada 2004 itu awalnya adalah lembaga pendidikan berkonsep homeschooling.

"Dari 2004 sampai 2011 homeschooling. Belajarnya awalnya di masjid," kata Agus.

(baca: Siswa Madrasah Aliyah di Depok Menang Kontes Robot di Amerika)

Karena homeschooling, Agus menyebut pola pembelajaran di MA Technonatura tidak sama seperti sekolah pada umumnya. Di tempat ini, para siswanya lebih banyak diajak terlibat dalam sebuah proyek bidang teknologi, sains, dan matematika.

"Lebih ditekankan pada STEP, science, technology, engineering, math," ujar Agus.

Pada 2012, Agus menyebut Kementerian Agama menawarkan MA Technonatura dilegalkan menjadi lembaga pendidikan resmi di bawah naungan Kemenag tapi diberi keleluasaan menerapakan sistem pembelajaran seperti saat masih berbentuk homeschooling.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Sita 1.847 Pil Ekstasi dan 0,2 Gram Sabu, Harganya di Pasar Gelap Capai Rp 1 Miliar

Polisi Sita 1.847 Pil Ekstasi dan 0,2 Gram Sabu, Harganya di Pasar Gelap Capai Rp 1 Miliar

Megapolitan
Pemkot Jaksel Gandeng Kota Kasablanka Gelar Vaksinasi 'Booster', Targetkan 1.000 Penerima Per Hari

Pemkot Jaksel Gandeng Kota Kasablanka Gelar Vaksinasi "Booster", Targetkan 1.000 Penerima Per Hari

Megapolitan
Pengedar Ekstasi Diamankan di Jakarta Barat, Polisi Masih Cari Satu Pelaku Lain

Pengedar Ekstasi Diamankan di Jakarta Barat, Polisi Masih Cari Satu Pelaku Lain

Megapolitan
Trotoar di Cilandak yang Sempat Dibongkar Sudah Diperbaiki

Trotoar di Cilandak yang Sempat Dibongkar Sudah Diperbaiki

Megapolitan
Polisi Tangkap 12 Tersangka Pengedar Obat Keras Ilegal di Bekasi

Polisi Tangkap 12 Tersangka Pengedar Obat Keras Ilegal di Bekasi

Megapolitan
Tangkap Kurir Narkoba yang Bawa 17 Kilogram Ganja di Depok, Polisi Buru Dua Pengendalinya

Tangkap Kurir Narkoba yang Bawa 17 Kilogram Ganja di Depok, Polisi Buru Dua Pengendalinya

Megapolitan
Penyedia Pinjol di PIK Disebut Ancam Martabat Peminjam Saat Tagih Pembayaran

Penyedia Pinjol di PIK Disebut Ancam Martabat Peminjam Saat Tagih Pembayaran

Megapolitan
Ketua DPRD DKI Ungkit Penebangan Pohon di Monas, Sebut untuk Penuhi Ambisi Balap Formula E

Ketua DPRD DKI Ungkit Penebangan Pohon di Monas, Sebut untuk Penuhi Ambisi Balap Formula E

Megapolitan
Ingin Kembalikan Marwah TMII, Pengelola Tutup SnowBay Waterpark

Ingin Kembalikan Marwah TMII, Pengelola Tutup SnowBay Waterpark

Megapolitan
Polisi Gerebek Pinjol Online di PIK, Satu Manajer Ditangkap

Polisi Gerebek Pinjol Online di PIK, Satu Manajer Ditangkap

Megapolitan
Warga Tolak Pelintasan Sebidang di Kemayoran Ditutup: Itu Akses Utama Saya Pergi ke Pasar dan Antar Anak Sekolah

Warga Tolak Pelintasan Sebidang di Kemayoran Ditutup: Itu Akses Utama Saya Pergi ke Pasar dan Antar Anak Sekolah

Megapolitan
'Micro-lockdown' Usai, Warga RW 02 Krukut Dapat Kembali Beraktivitas

"Micro-lockdown" Usai, Warga RW 02 Krukut Dapat Kembali Beraktivitas

Megapolitan
Curi Ponsel Siswa SMP di Dasbor Motor lalu Ditangkap Warga, Pelaku: Saya Gelap Mata

Curi Ponsel Siswa SMP di Dasbor Motor lalu Ditangkap Warga, Pelaku: Saya Gelap Mata

Megapolitan
Kantor Pinjol Ilegal di PIK yang Digerebek Polisi Kelola 14 Aplikasi

Kantor Pinjol Ilegal di PIK yang Digerebek Polisi Kelola 14 Aplikasi

Megapolitan
Ini Peran 99 Karyawan Perusahaan Pinjol Ilegal yang Digerebek Polisi di PIK

Ini Peran 99 Karyawan Perusahaan Pinjol Ilegal yang Digerebek Polisi di PIK

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.