Istri MA: Anak Saya Taunya Bapaknya Tidur - Kompas.com

Istri MA: Anak Saya Taunya Bapaknya Tidur

Kompas.com - 06/08/2017, 15:25 WIB
Siti Zubaidah (25), istri dari MA, pria di Bekasi yang dibakar hidup-hidup karena dituduh mencuri amplifier mushala, saat ditemui di kediamannya, Kampung Jati, Desa Cikarang Kota, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Minggu (6/8/2017).KOMPAS.COM/Anggita Muslimah Siti Zubaidah (25), istri dari MA, pria di Bekasi yang dibakar hidup-hidup karena dituduh mencuri amplifier mushala, saat ditemui di kediamannya, Kampung Jati, Desa Cikarang Kota, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Minggu (6/8/2017).

BEKASI, KOMPAS.com -- Siti Zubaidah (25), istri dari MA, pria di Bekasi yang dibakar hidup-hidup, mengatakan anaknya hanya mengetahui almarhum MA sedang tidur.

Adapun Zubaidah yang ditinggalkan almarhum MA, memiliki seorang anak laki-laki (AS) berusia empat tahun dan bayi dalam kandungan berusia enam bulan.

"Ya mungkin karena (AS) masih kecil, nggak ngerti juga ya. Walaupun banyak orang yang ngomong papanya udah nggak ada, walaupun dia udah ikut makamin, tapi ya mungkin dia belum ngerti bapaknya meninggal, setau dia bapaknya tidur," ujar Zubaidah saat ditemui di kediamannya, Kampung Jati, Desa Cikarang Kota, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Minggu (6/8/2017).

Ia melanjutkan, hingga saat ini AS seringkali mempertanyakan keberadaan almarhum MA. Seperti halnya, kata Zubaidah, MA yang selalu solat di mushala dekat rumahnya, AS selalu menanyakan ayahnya mengapa tidak shalat.

Baca: Istri MA: Saya Sudah Enggak Bisa Nangis, Cuma Minta Keadilan

"Kalau pas mau shalat magrib, 'mama mana Abi (MA)? Kok nggak solat, kok nggak Alloh?'. Biasanya dia (AS) selalu solat sama Abinya," kata Zubaidah.

Kedekatan anaknya AS dengan sang Ayah, diakui Zubaidah memang lebih dekat ketimbang dengan dia. Sehari-harinya jika MA berada di rumah, AS hanya mau dibuatkan susu oleh MA.

Adapun MA kesehariannya bekerja mencari barang-barang atau amplifier bekas, lalu direparasi di rumah, dan dijual lagi setelah diperbaiki.

MA dikeroyok dan dibakar hidup-hidup oleh massa pada Selasa (1/8/2017) sekitar pukul 16.30 WIB di Pasar Muara Bakti, Babelan, Kabupaten Bekasi.

MA dibakar hidup-hidup karena dituduh sebagai pelaku pencurian amplifier milik mushala Al-Hidayah di Desa Hurip Jaya, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi.

Baca: Nasib Tragis MA, Korban Penghakiman Massa di Bekasi


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorDian Maharani

Komentar

Terkini Lainnya

H-3 Pilkada Jateng, Alat Peraga Kampanye Dibersihkan Hingga ke Rumah Warga

H-3 Pilkada Jateng, Alat Peraga Kampanye Dibersihkan Hingga ke Rumah Warga

Regional
Uni Emirat Arab Siap Dukung Penarikan Mundur Pemberontak Yaman

Uni Emirat Arab Siap Dukung Penarikan Mundur Pemberontak Yaman

Internasional
Pemkot Jakbar Cari Lokasi Pengganti Tempat Pembuangan Sampah yang Dikeluhkan Warga

Pemkot Jakbar Cari Lokasi Pengganti Tempat Pembuangan Sampah yang Dikeluhkan Warga

Megapolitan
Tugas Perdana dari Mendagri, Pj Gubernur Sumut Datangi Danau Toba

Tugas Perdana dari Mendagri, Pj Gubernur Sumut Datangi Danau Toba

Regional
KPU NTT Kesulitan Atur Akun Medsos yang Kampanye Saat Masa Tenang

KPU NTT Kesulitan Atur Akun Medsos yang Kampanye Saat Masa Tenang

Regional
Menengok Saluran Air Penuh Sampah di Duren Sawit

Menengok Saluran Air Penuh Sampah di Duren Sawit

Megapolitan
Cerita Korban Terpeleset Cairan Licin Diduga Oli di Pejompongan

Cerita Korban Terpeleset Cairan Licin Diduga Oli di Pejompongan

Megapolitan
415 Pengamat Internasional Terakreditasi Pantau Pemilu Turki

415 Pengamat Internasional Terakreditasi Pantau Pemilu Turki

Internasional
Jika Ada Polisi Tidak Netral di Pilkada Jabar, Laporkan ke Kapolda

Jika Ada Polisi Tidak Netral di Pilkada Jabar, Laporkan ke Kapolda

Regional
Nurdin Halid Ungkap Ada Menteri Intervensi Pilkada Sulsel Sampai Ancam Bupati

Nurdin Halid Ungkap Ada Menteri Intervensi Pilkada Sulsel Sampai Ancam Bupati

Regional
Antisipasi 'Serangan Fajar' di Pilkada Jatim, PDI-P Intruksikan Kadernya Ronda

Antisipasi "Serangan Fajar" di Pilkada Jatim, PDI-P Intruksikan Kadernya Ronda

Nasional
'Baju Kertasku', Saat Kertas Bekas Jadi Berkah Bagi Keluarga Tak Mampu

"Baju Kertasku", Saat Kertas Bekas Jadi Berkah Bagi Keluarga Tak Mampu

Megapolitan
Dorong Pilkada Damai, MUI dan Polda Jabar Gelar Halal Bihalal dan Istigtsah

Dorong Pilkada Damai, MUI dan Polda Jabar Gelar Halal Bihalal dan Istigtsah

Regional
Basarnas akan Menganalisa Temuan Objek di Kedalaman 490 Meter di Danau Toba

Basarnas akan Menganalisa Temuan Objek di Kedalaman 490 Meter di Danau Toba

Regional
Tim Pemenangan Sudirman-Ida Protes TPS Digelar di Dalam Rumah

Tim Pemenangan Sudirman-Ida Protes TPS Digelar di Dalam Rumah

Regional

Close Ads X