Acho: Pengelola Green Pramuka Menganggap Kritik Menimbulkan Kerugian

Kompas.com - 07/08/2017, 12:28 WIB
Komika Muhadkly alias Acho saat di Mapolda Metro Jaya, Senin (7/8/2017). Kompas.com/Akhdi Martin PratamaKomika Muhadkly alias Acho saat di Mapolda Metro Jaya, Senin (7/8/2017).
|
EditorIndra Akuntono


JAKARTA, KOMPAS.com -
Komika Muhadkly alias Acho ditetapkan polisi sebagai tersangka kasus dugaan pencemaran nama baik setelah dilaporkan pengelola Apartemen Green Pramuka, Jakarta Timur.

Menurut Acho, dia dilaporkan ke polisi lantaran pengelola apartemen menilai penjualan unitnya menurun setelah Acho menyampaikan kritik soal apartemen tersebut dalam blog pribadi.

"Mereka menganggap itu pencemaran nama baik dan menimbulkan kerugian bagi mereka, saya dilaporkan karena itu," ujar Acho, di Mapolda Metro Jaya, Senin (7/8/2017).

(baca: Polisi Serahkan Perkara Komika Acho ke Kejari Jakpus)

Acho menyayangkan langkah polisi yang menetapkannya sebagai tersangka. Sebab, tulisan dalam blog pribadinya itu merupakan keluhan sebagai konsumen.

"Saya hanya menyampaikan, ibaratnya curhat saya, tentang keluhan saya dan tujuan saya juga untuk kepentingan umum, supaya orang yang mau beli apartemen tuh punya bahan pertimbangan buat dibaca. Kenapa permasalahan seperti itu dianggap tindakan pidana," kata Acho.

(baca: Penghuni Green Pramuka City: Suara Acho Itu Suara Kami Semua...)

Dalam blog pribadinya yang ditulis pada 2015, Acho menyampaikan kekecewaannya atas janji pengelola Apartemen Green Pramuka untuk membuat ruang terbuka hijau (RTH) di sekitar kawasan apartemen yang tidak direaliasikan.

Lembaga Bantuan Hukum Pers dan SAFEnet menilai perbuatan yang dilakukan Acho merupakan bentuk penyampaian pendapat yang legal didasarkan bukti-bukti.

Perbuatan Acho menurut LBH dinilai mewakili kepentingan umum dan para penghuni apartemen yang juga dirugikan atas permasalahan pengelolaan yang terjadi.

Terkait hal ini, Kompas.com masih mencoba meminta konfirmasi pihak Apartemen Green Pramuka City.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jakpus Gelar Simulasi Penanganan Banjir Saat Pandemi di Karet Tengsin

Jakpus Gelar Simulasi Penanganan Banjir Saat Pandemi di Karet Tengsin

Megapolitan
Pemkot Bekasi Siapkan 26 Pompa Air Portabel untuk Cegah Banjir

Pemkot Bekasi Siapkan 26 Pompa Air Portabel untuk Cegah Banjir

Megapolitan
Waspada, Ular Kobra Kembali Bermunculan di Permukiman Jakarta Timur

Waspada, Ular Kobra Kembali Bermunculan di Permukiman Jakarta Timur

Megapolitan
Anies Baswedan Positif Covid-19 dan Jalannya Roda Pemerintahan Jakarta

Anies Baswedan Positif Covid-19 dan Jalannya Roda Pemerintahan Jakarta

Megapolitan
Ini Rincian Gaji Anggota DPRD DKI yang Diusulkan Naik jadi Rp 8,38 Miliar Per Tahun

Ini Rincian Gaji Anggota DPRD DKI yang Diusulkan Naik jadi Rp 8,38 Miliar Per Tahun

Megapolitan
Genteng Ratusan Rumah Lenteng Agung Dicat, Supaya Indah Dilihat dari Atas Flyover Tapal Kuda

Genteng Ratusan Rumah Lenteng Agung Dicat, Supaya Indah Dilihat dari Atas Flyover Tapal Kuda

Megapolitan
Ini Fokus 3 Paslon di Pilkada Tangsel Jelang Kampanye Berakhir

Ini Fokus 3 Paslon di Pilkada Tangsel Jelang Kampanye Berakhir

Megapolitan
Jumlah Pejabat di DKI yang Dicopot sebagai Imbas Kerumunan Massa Rizieq Bertambah

Jumlah Pejabat di DKI yang Dicopot sebagai Imbas Kerumunan Massa Rizieq Bertambah

Megapolitan
[UPDATE 1 Desember]: Total Kasus Covid-19 di Tangsel 2.872, di Kota Tangerang 2.953

[UPDATE 1 Desember]: Total Kasus Covid-19 di Tangsel 2.872, di Kota Tangerang 2.953

Megapolitan
Gubernur DKI dan Wagub Terpapar Covid-19, Ketua DPRD Minta agar Ada Pelaksana Harian

Gubernur DKI dan Wagub Terpapar Covid-19, Ketua DPRD Minta agar Ada Pelaksana Harian

Megapolitan
Tempat Isolasi Covid-19 di Jakarta Terisi 79 Persen dan Ruang ICU Terisi 74 Persen

Tempat Isolasi Covid-19 di Jakarta Terisi 79 Persen dan Ruang ICU Terisi 74 Persen

Megapolitan
DPRD DKI Jakarta Usulkan Kenaikan Gaji Fantastis Saat Pandemi Covid-19

DPRD DKI Jakarta Usulkan Kenaikan Gaji Fantastis Saat Pandemi Covid-19

Megapolitan
Teror Bertubi-tubi ke Keluarga Jacklyn Choppers...

Teror Bertubi-tubi ke Keluarga Jacklyn Choppers...

Megapolitan
Cerita Balita yang Taat Protokol Kesehatan...

Cerita Balita yang Taat Protokol Kesehatan...

Megapolitan
Kipas Angin Korslet, 12 Rumah Ludes Terbakar di Angke

Kipas Angin Korslet, 12 Rumah Ludes Terbakar di Angke

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X