Polisi: MA Diduga Keras Mencuri Amplifier Mushala - Kompas.com

Polisi: MA Diduga Keras Mencuri Amplifier Mushala

Kompas.com - 09/08/2017, 16:45 WIB
Kapolres Bekasi Kombes Adi Saputra di Mapolda Metro Jaya, Rabu (9/8/2017).Kompas.com/Akhdi Martin Pratama Kapolres Bekasi Kombes Adi Saputra di Mapolda Metro Jaya, Rabu (9/8/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi mengaku telah memeriksa 17 saksi dalam kasus pencurian amplifier di Mushola Al-Hidayah, Babelan, Kabupaten Bekasi yang diduga dilakukan MA.

MA sendiri tewas dibakar hidup-hidup setelah dituduh mencuri amplifier tersebut.

Kapolres Kabupaten Bekasi Kombes Adi Saputra mengatakan, berdasarkan keterangan saksi dan barang bukti yang ditemukan, MA diduga kuat memang mencuri amplifier itu.

"Penyidik sudah menyusun kesimpulan bahwa saudara MA terduga keras melakukan aksi pencurian tersebut," ujar Asep di Mapolda Metro Jaya, Rabu (9/8/2017).

Baca: Salah Satu Pria yang Ditangkap Berperan Beli Bensin hingga Bakar MA

Asep menambahkan, salah satu saksi kunci dalam kasus ini, Rojali yakin amplifier yang ditemukan di dalam tas MA adalah milik Mushola Al-Hidayah.

"Di tas punggung MA ada ampli yang diakui milik Mushola. Dua ampli lain lagi masih diusut darimana (asal) ampli tersebut. Jadi saksi Rojali mutlak menemukan ada ampli berada pada MA," kata Asep.

MA dikeroyok dan dibakar hidup-hidup di Pasar Muara Bakti, Desa Muara Bakti, Babelan, Kabupaten Bekasi pada 1 Agustus 2017.

Dia dibakar lantaran dituduh mencuri amplifier di Mushola Al-Hidayah, Babelan, Kabupaten Bekasi.

Dalam kasus pembakaran ini polisi telah menangkap lima pelaku, yakni SU (40), NA (39), AL (18), KR (55), dan SD (27).

Mereka dijerat Pasal 170 KUHP tentang Pengeroyokan dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.

Baca: Polisi Tembak Kaki Tersangka Pembakar MA


EditorErvan Hardoko
Komentar

Terkini Lainnya

Hasanudin Sebut Reformis Sejati Itu Habibie

Hasanudin Sebut Reformis Sejati Itu Habibie

Regional
Penjaga Auditorium Muhammadiyah Ditemukan Tewas, Diduga Sudah 3 Hari

Penjaga Auditorium Muhammadiyah Ditemukan Tewas, Diduga Sudah 3 Hari

Regional
Jaksa Sebut Sidang Kasus Pembunuhan Istri dan Dua Anak Ditunda karena Saksi Belum Siap

Jaksa Sebut Sidang Kasus Pembunuhan Istri dan Dua Anak Ditunda karena Saksi Belum Siap

Megapolitan
Polisi yang Viral Nyanyikan Lagu soal Teroris Pernah Jadi Pengamen dan Penyemir Sepatu

Polisi yang Viral Nyanyikan Lagu soal Teroris Pernah Jadi Pengamen dan Penyemir Sepatu

Regional
Keponakan Novanto Akui Serahkan Uang kepada Agun Gunandjar

Keponakan Novanto Akui Serahkan Uang kepada Agun Gunandjar

Nasional
Sebelum Rumahnya Dirusak, Warga Ahmadiyah di Lombok Diminta Bertobat

Sebelum Rumahnya Dirusak, Warga Ahmadiyah di Lombok Diminta Bertobat

Nasional
Iseng Lempari 3 Bus dengan Batu, 3 Remaja di Aceh Timur Ditangkap Polisi

Iseng Lempari 3 Bus dengan Batu, 3 Remaja di Aceh Timur Ditangkap Polisi

Regional
Kabin Pesawat Maskapai ANA Dipenuhi Asap, 137 Penumpang Dievakuasi

Kabin Pesawat Maskapai ANA Dipenuhi Asap, 137 Penumpang Dievakuasi

Internasional
BPPTKG: Dua Letusan Freatik Gunung Merapi Hari Ini Bersuhu 274,9 Derajat Celcius

BPPTKG: Dua Letusan Freatik Gunung Merapi Hari Ini Bersuhu 274,9 Derajat Celcius

Regional
Tulis Status Menistakan Agama di Facebook, Mahasiswa Jadi Tersangka

Tulis Status Menistakan Agama di Facebook, Mahasiswa Jadi Tersangka

Regional
Pengacara Pendi Pertanyakan PN Tangerang Tunda Sidang Tanpa Pemberitahuan Resmi

Pengacara Pendi Pertanyakan PN Tangerang Tunda Sidang Tanpa Pemberitahuan Resmi

Megapolitan
3 Jenazah Pelaku Bom Gereja Surabaya Masih Berada di RS Bhayangkara Polda Jatim

3 Jenazah Pelaku Bom Gereja Surabaya Masih Berada di RS Bhayangkara Polda Jatim

Regional
Komnas HAM Desak Polisi Tindak Pelaku Perusak Rumah Warga Ahmadiyah

Komnas HAM Desak Polisi Tindak Pelaku Perusak Rumah Warga Ahmadiyah

Nasional
Anak Tidak Bisa 'Diam'? Cek Siapa Tahu Dia 'Cerdas Kinestetik'

Anak Tidak Bisa 'Diam'? Cek Siapa Tahu Dia 'Cerdas Kinestetik'

Edukasi
Bripda Krisma, Anak Pemulung yang Berhasil Jadi Polisi

Bripda Krisma, Anak Pemulung yang Berhasil Jadi Polisi

Regional

Close Ads X