Perpanjangan Koridor 13 Transjakarta untuk Permudah Akses ke Bandara

Kompas.com - 10/08/2017, 12:31 WIB
 Uji coba pengoperasian layanan bus transjakarta koridor 13 (Tendean-Ciledug), Jakarta, Senin (15/5/2017). Jalur transjakarta sepanjang 9,3 kilometer ini akan dilengkapi 12 halte dan direncanakan beroperasi mulai Juni 2017. KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMO Uji coba pengoperasian layanan bus transjakarta koridor 13 (Tendean-Ciledug), Jakarta, Senin (15/5/2017). Jalur transjakarta sepanjang 9,3 kilometer ini akan dilengkapi 12 halte dan direncanakan beroperasi mulai Juni 2017.
|
EditorErvan Hardoko

TANGERANG, KOMPAS.com - Jalan layang khusus bus atau elevated busway Koridor 13 (Tendean-Ciledug) menurut rencana akan diperpanjang hingga ke Poris.

Tujuan memperpanjang jalur ini adalah agar akses warga dari wilayah selatan Kota Tangerang maupun Jakarta Selatan ke Bandara Soekarno-Hatta menjadi lebih mudah.

Hal itu dilakukan dengan menyinergikan layanan bus melalui jalan layang dengan kereta bandara dengan titik temu di Terminal Poris Plawad.

"Elevated busway itu untuk melayani akses yang menghubungkan bandara sebagai pusat strategis nasional dengan wilayah di bagian selatan sampai ke batas dengan wilayah Jakarta Selatan yaitu Blok M," kata Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Tangerang Said Endrawiyanto saat dihubungi Kompas.com, Kamis (10/8/2017).

Baca: Jalan Layang Transjakarta Koridor 13 Rencananya Dibangun sampai Poris

Menurut Said, Pemkot Tangerang sudah sejak lama berkomunikasi dengan Pemprov DKI Jakarta membicarakan perpanjangan jalan layang khusus bus tersebut.

Pemprov DKI Jakarta juga sudah menyelesaikan bagiannya, yakni membangun jalan layang khusus bus yang membentang dari Tendean hingga Universitas Budi Luhur yang merupakan perbatasan antara Jakarta Selatan dengan Kota Tangerang.

Nantinya, jalan layang ini terus dibangun sampai kawasan Ciledug, Kota Tangerang. Namun, Pemerintah Kota Tangerang memiliki keterbatasan dana sehingga harus menunggu petunjuk lebih lanjut dari pemerintah pusat.

Pemerintah pusat, dalam hal ini Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Bappenas), telah melibatkan Bank Dunia untuk mencari pinjaman demi mendanai proyek tersebut.

Pemerintah pusat turut andil dalam proyek ini karena bersifat lintas wilayah, yakni antara Provinsi DKI Jakarta, Provinsi Banten, dan Kota Tangerang.

"Kami sudah punya detail teknisnya, terutama mengenai sinkronisasi Terminal Poris Plawad di mana nanti penumpang bus transjakarta bisa melanjutkan perjalanan dengan kereta bandara. Di mana penumpang menyeberang, beroperasinya bagaimana, sudah kami siapkan semua," tutur Said.

Baca: Dishub DKI Usul Penerobos Koridor 13 Didenda Rp 500 Ribu

Pelaksanaan proyek perpanjangan jalan layang ini masih menunggu skema pembiayaan yang tengah dibahas Bappenas dengan Bank Dunia.

Said menegaskan,  Bappenas menjanjikan hasil bahasan akan keluar secepat mungkin agar pengerjaan bisa dimulai dalam tahun ini.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anies Terbitkan Aturan Soal Masker Kain di DKI Jakarta, Ini Ketentuan dan Sanksi buat Pelanggar

Anies Terbitkan Aturan Soal Masker Kain di DKI Jakarta, Ini Ketentuan dan Sanksi buat Pelanggar

Megapolitan
Pelayat Padati Area Pemakaman Habib Ali bin Abdurrahman Assegaf di Pancoran

Pelayat Padati Area Pemakaman Habib Ali bin Abdurrahman Assegaf di Pancoran

Megapolitan
Cerita Ivana, Perawat di Jakarta yang Sudah Divaksin Covid-19

Cerita Ivana, Perawat di Jakarta yang Sudah Divaksin Covid-19

Megapolitan
Pramugari Korban Sriwijaya Air Teridentifikasi, Keluarga Jemput Jenazah di RS Polri

Pramugari Korban Sriwijaya Air Teridentifikasi, Keluarga Jemput Jenazah di RS Polri

Megapolitan
4 Fakta Penangkapan Komplotan Pembobol Mesin ATM di Stasiun Pasar Minggu

4 Fakta Penangkapan Komplotan Pembobol Mesin ATM di Stasiun Pasar Minggu

Megapolitan
 Akhir Kasus Mutilasi di Bekasi, Vonis 7 Tahun Penjara Bagi Si Remaja Manusia Silver

Akhir Kasus Mutilasi di Bekasi, Vonis 7 Tahun Penjara Bagi Si Remaja Manusia Silver

Megapolitan
Fakta-fakta Gugatan terhadap Raffi Ahmad Gara-gara Pesta Usai Divaksinasi Covid-19

Fakta-fakta Gugatan terhadap Raffi Ahmad Gara-gara Pesta Usai Divaksinasi Covid-19

Megapolitan
Buntut Keluyuran Usai Vaksin, Raffi Ahmad Diminta Lakukan 3 Hal Ini oleh Penggugat

Buntut Keluyuran Usai Vaksin, Raffi Ahmad Diminta Lakukan 3 Hal Ini oleh Penggugat

Megapolitan
Update Korban Sriwijaya Air SJ 182, 17 Jenazah Teridentifikasi, Sampel DNA Keluarga Telah Lengkap

Update Korban Sriwijaya Air SJ 182, 17 Jenazah Teridentifikasi, Sampel DNA Keluarga Telah Lengkap

Megapolitan
Fakta Hari Ke-7 Pencarian Sriwijaya Air, 272 Kantong Jenazah Dievakuasi hingga Operasi SAR Diperpanjang

Fakta Hari Ke-7 Pencarian Sriwijaya Air, 272 Kantong Jenazah Dievakuasi hingga Operasi SAR Diperpanjang

Megapolitan
Sepekan Jatuhnya Sriwijaya Air SJ 182: CVR Masih Dicari hingga 17 Korban Teridentifikasi

Sepekan Jatuhnya Sriwijaya Air SJ 182: CVR Masih Dicari hingga 17 Korban Teridentifikasi

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Jabodebek Berawan Pagi Ini, Tangerang Mendung Sepanjang Hari

Prakiraan Cuaca BMKG: Jabodebek Berawan Pagi Ini, Tangerang Mendung Sepanjang Hari

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Update Korban Sriwijaya Air | Raffi Ahmad Digugat

[POPULER JABODETABEK] Update Korban Sriwijaya Air | Raffi Ahmad Digugat

Megapolitan
Polisi Tembak 2 Jambret Handphone yang Beraksi di JPO Kalideres

Polisi Tembak 2 Jambret Handphone yang Beraksi di JPO Kalideres

Megapolitan
Pencarian hingga Hari ke-7, Basarnas Evakuasi 272 Kantong Bagian Tubuh Korban Sriwijaya Air

Pencarian hingga Hari ke-7, Basarnas Evakuasi 272 Kantong Bagian Tubuh Korban Sriwijaya Air

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X