Anies Ingin Jadikan Kawasan Sudirman-Thamrin Pusat Ekspresi Seni

Kompas.com - 11/08/2017, 21:24 WIB
Gubernur DKI Jakarta terpilih, Anies Baswedan saat menghadiri acara Jakarta Melayu Festifal 2017 di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (11/8/2017). Kompas.com/Sherly PuspitaGubernur DKI Jakarta terpilih, Anies Baswedan saat menghadiri acara Jakarta Melayu Festifal 2017 di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (11/8/2017).
|
EditorEgidius Patnistik

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur terpilih DKI Jakarta Anies Baswedan mengungkapkan kekagumannya terhadap syair-syair dalam musik melayu.

"Saya kagum dengan kekuatan kata-kata dalam musik melayu, kesejukan kata-kata yang terlantun dari syair musik melayu menggambarkan budi pekerti yang luar biasa," kata Anies di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (11/8/2017).

Ia mengaku, dari syair-syair musik melayu tersebut timbullah inspirasi di dalam benaknya mengenai konsep Jakarta yang akan segera dipimpinnya.

"Saya bayangkan Jakarta bukan hanya menjadi kota tujuan orang mencari penghidupan yang keras, kering," ujarnya.

Ia melanjutkan, dirinya ingin Jakarta menjadi kota penuh ekspresi budaya yang selalu menimbulkan kesan menyenangkan.

"Saya ingin para seniman memiliki ruang tersendiri untuk dapat berkarya. Tidak harus di sebuah ruangan tertentu, tapi juga bisa secara out door," kata Anies.

Ia mengatakan janji kampanyenya untuk menjadikan kawasan Sudirman-Thamrin jadi pusat ekspresi seni akan segera direalisasikan.

"Sebenarnya kan di Jakarta itu punya banyak pelaku seni, namun tidak tampak. Nanti Sudirman-Thamrin itu akan jadi tempat berseni sepanjang hari untuk melukis, teater dan banyak hal," tutupnya.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 14 Agutstus: Bertambah 11, Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Kini Ada 678

UPDATE 14 Agutstus: Bertambah 11, Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Kini Ada 678

Megapolitan
Selain Bom Molotov, Polisi Sita Bendera Anarko dari Gerombolan yang Ingin Susupi Demo di DPR

Selain Bom Molotov, Polisi Sita Bendera Anarko dari Gerombolan yang Ingin Susupi Demo di DPR

Megapolitan
Alun-alun Bekasi Menyimpan Kisah Tuntutan Rakyat Pisahkan Diri dari Batavia

Alun-alun Bekasi Menyimpan Kisah Tuntutan Rakyat Pisahkan Diri dari Batavia

Megapolitan
Diizinkan Kemendikbud, Puluhan Sekolah di Kabupaten Bekasi Akan Gelar KBM Tatap Muka

Diizinkan Kemendikbud, Puluhan Sekolah di Kabupaten Bekasi Akan Gelar KBM Tatap Muka

Megapolitan
Diduga Penyusup, Ratusan Orang Ditangkap Polisi Saat Ingin Gabung Demo di Depan DPR

Diduga Penyusup, Ratusan Orang Ditangkap Polisi Saat Ingin Gabung Demo di Depan DPR

Megapolitan
UPDATE 14 Agustus: Bertambah 10 Kasus Positif Covid-19 dan 17 Pasien Sembuh di Tangsel

UPDATE 14 Agustus: Bertambah 10 Kasus Positif Covid-19 dan 17 Pasien Sembuh di Tangsel

Megapolitan
Dapat Rekomendasi PKS di Pilkada Tangsel, Azizah-Ruhamaben Bakal Lebih Gencar Cari Dukungan

Dapat Rekomendasi PKS di Pilkada Tangsel, Azizah-Ruhamaben Bakal Lebih Gencar Cari Dukungan

Megapolitan
2 Cara Tebus SIM di Kejaksaan yang Tak Perlu Antre, Bahkan SIM Dikirim ke Rumah

2 Cara Tebus SIM di Kejaksaan yang Tak Perlu Antre, Bahkan SIM Dikirim ke Rumah

Megapolitan
Anies Lantik Kepala Badan Pendapatan Daerah dan Kepala Biro Kerjasama Daerah yang Baru

Anies Lantik Kepala Badan Pendapatan Daerah dan Kepala Biro Kerjasama Daerah yang Baru

Megapolitan
Pemuda 19 Tahun Tewas Tertabrak Kereta di Menteng, Tinggalkan Sepucuk Surat Wasiat

Pemuda 19 Tahun Tewas Tertabrak Kereta di Menteng, Tinggalkan Sepucuk Surat Wasiat

Megapolitan
Susul Demokrat, PKS Resmi Dukung Azizah Ma'ruf-Ruhamaben di Pilkada Tangsel

Susul Demokrat, PKS Resmi Dukung Azizah Ma'ruf-Ruhamaben di Pilkada Tangsel

Megapolitan
11.000 Warga Antre di Kejari Jakbar, Pelayanan Dibatasi karena Khawatir Covid-19

11.000 Warga Antre di Kejari Jakbar, Pelayanan Dibatasi karena Khawatir Covid-19

Megapolitan
Cerita di Balik Monumen Kali Bekasi, tentang Pembantaian Tentara Jepang dan Sungai yang Memerah

Cerita di Balik Monumen Kali Bekasi, tentang Pembantaian Tentara Jepang dan Sungai yang Memerah

Megapolitan
BKD Depok Telah Pakai Rp 90 M untuk Tangani Covid-19

BKD Depok Telah Pakai Rp 90 M untuk Tangani Covid-19

Megapolitan
Ada Panjat Pinang Virtual di #PestaSatu7an dari Grab, Ikut Yuk

Ada Panjat Pinang Virtual di #PestaSatu7an dari Grab, Ikut Yuk

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X