Relawan Diingatkan untuk Tidak Minta Jatah kepada Anies-Sandi

Kompas.com - 13/08/2017, 15:19 WIB
Ketua Tim Pemenangan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno, Mardani Ali Sera, saat acara silaturahim relawan Anies-Sandi di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (13/8/2017). KOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERA Ketua Tim Pemenangan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno, Mardani Ali Sera, saat acara silaturahim relawan Anies-Sandi di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (13/8/2017).
|
EditorIcha Rastika

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Tim Pemenangan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno, Mardani Ali Sera, menegaskan kepada relawan untuk tidak meminta bagian sebagai upah karena telah memenangkan Anies dan Sandi dalam Pilkada DKI Jakarta 2017. 

"Biasanya kalau sesudah pilkada, pendukung minta proyek, minta jatah. Kami ingin membangun budaya tidak boleh seperti itu," kata Mardani kepada pewarta usai memberi sambutan di hadapan relawan dalam acara silaturahim akbar Anies-Sandi dengan para relawan di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (13/8/2017).

(Baca juga: Tim Anies-Sandi: Terima Kasih kepada Relawan, Keren Banget...)

Menurut Mardani, sebagai ujung tombak tim pemenangan yang menaungi para relawan di lapangan, dia hendak menanamkan etika berpolitik yang sehat.

Mardani juga menekankan pentingnya peran para relawan untuk tetap meneruskan nilai yang diusung Anies dan Sandi selama masa kampanye.

"Tidak ada yang boleh mengganggu Anies-Sandi, mereka itu sekarang milik seluruh warga Jakarta, bukan cuma pendukungnya. Makanya paling utama membangun etika itu, berkali-kali saya sampaikan dan Insya Allah saya tanggung jawab," kata Mardani.

(Baca juga: Anies: Kalau Ada yang Masih Ngomongin Pilkada DKI, Suruh Ganti Kalender)

Dia juga menegaskan, hal ini harus disampaikan secara terbuka karena sejak Anies-Sandi ditetapkan sebagai gubernur dan wakil gubernur terpilih, Mardani menerima laporan adanya sekelompok orang mengatasnamakan relawan yang minta jatah.

Mardani menyampaikan, jika memang ada kelompok relawan yang jelas terindikasi meminta-minta jatah seperti itu, relawan itu akan langsung dicoret dari jaringan relawan Anies-Sandi.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sering Tawuran dan Membegal, Anggota Geng Motor 'Maju Kena Mundur Kena' Diciduk Polisi

Sering Tawuran dan Membegal, Anggota Geng Motor 'Maju Kena Mundur Kena' Diciduk Polisi

Megapolitan
Wanita Tewas di Margonda Residence Depok, Polisi Temukan Palu

Wanita Tewas di Margonda Residence Depok, Polisi Temukan Palu

Megapolitan
Operasi Patuh Jaya, Pengedara Motor Dominasi Pelanggaran di Jakarta Timur

Operasi Patuh Jaya, Pengedara Motor Dominasi Pelanggaran di Jakarta Timur

Megapolitan
Tipu Pencari Kerja, ASN Kota Tangerang Beraksi Bersama Tiga Oknum Lain

Tipu Pencari Kerja, ASN Kota Tangerang Beraksi Bersama Tiga Oknum Lain

Megapolitan
Rumah Lawan Covid-19 Tangsel Siap Bantu Jakarta Sediakan Tempat Karantina

Rumah Lawan Covid-19 Tangsel Siap Bantu Jakarta Sediakan Tempat Karantina

Megapolitan
Terkait Hoaks Obat Covid-19, Polisi Panggil Anji dan Hadi Pranoto Pekan Ini

Terkait Hoaks Obat Covid-19, Polisi Panggil Anji dan Hadi Pranoto Pekan Ini

Megapolitan
Warga Kabupaten Bekasi yang Tak Pakai Masker Bisa Kena Denda Maksimal Rp 250.000

Warga Kabupaten Bekasi yang Tak Pakai Masker Bisa Kena Denda Maksimal Rp 250.000

Megapolitan
Dinkes Jakarta: Persepsi Masyarakat Belum Anggap Covid-19 sebagai  Ancaman

Dinkes Jakarta: Persepsi Masyarakat Belum Anggap Covid-19 sebagai Ancaman

Megapolitan
Pasang Wifi untuk Belajar Siswa Kurang Mampu, F-PAN Minta Pemprov DKI Lakukan Hal yang Sama

Pasang Wifi untuk Belajar Siswa Kurang Mampu, F-PAN Minta Pemprov DKI Lakukan Hal yang Sama

Megapolitan
Kasatpol PP DKI: 595 Tempat Usaha dan 60 Tempat Hiburan Langgar Aturan PSBB

Kasatpol PP DKI: 595 Tempat Usaha dan 60 Tempat Hiburan Langgar Aturan PSBB

Megapolitan
PN Jakarta Barat Ditutup karena Covid-19, Sidang Lucinta Luna Ditunda

PN Jakarta Barat Ditutup karena Covid-19, Sidang Lucinta Luna Ditunda

Megapolitan
Volume Penumpang KA Bandara Soekarno-Hatta Naik 93 persen

Volume Penumpang KA Bandara Soekarno-Hatta Naik 93 persen

Megapolitan
Kekhawatiran Orangtua di Bekasi Saat Izinkan Anak Kembali Belajar di Sekolah

Kekhawatiran Orangtua di Bekasi Saat Izinkan Anak Kembali Belajar di Sekolah

Megapolitan
Hati-hati Anggota Gadungan, Masyarakat Diminta Konfirmasi ke BNN jika Kerabatnya Ditangkap

Hati-hati Anggota Gadungan, Masyarakat Diminta Konfirmasi ke BNN jika Kerabatnya Ditangkap

Megapolitan
Gugus Tugas Tangsel Pastikan Rumah Lawan Covid-19 Tak Ditutup Selama Pandemi Belum Berakhir

Gugus Tugas Tangsel Pastikan Rumah Lawan Covid-19 Tak Ditutup Selama Pandemi Belum Berakhir

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X