Sebagian Besar Peminum Alkohol di Jabodetabek Belum Cukup Umur - Kompas.com

Sebagian Besar Peminum Alkohol di Jabodetabek Belum Cukup Umur

Kompas.com - 15/08/2017, 14:12 WIB
Ilustrasi Miras OplosanTOTO SIHONO Ilustrasi Miras Oplosan


JAKARTA, KOMPAS.com -
Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam) Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) DKI Jakarta melakukan riset terkait perilaku remaja di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi, yang mengonsumsi minuman beralkohol.

Kepala Departemen Peneliti Lakpesdam PWNU DKI Jakarta, Abdul Wahid Hasyim menjelaskan, riset tersebut dilakukan pada Februari-Maret 2017 dengan melibatkan 327 responden. Survei melibatkan responden dengan usia 12-21 tahun.

Dari data itu, 22 persen responden mengaku pernah mengonsumsi alkohol, dan 65 persen di antaranya pernah mengonsumsi minuman keras oplosan. Dengan rincian, 1,4 persen responden berumur 12 tahun, 43 persen responden berumur 12-15 tahun, 41 persen berumur 16-18 tahun, dan 13,9 persen berumur 19-21 tahun.

"Jumlah responden di bawah umur yang mengonsumsi minuman beralkohol oplosan ternyata cukup tinggi yaitu 65,3 persen," ujar Abdul, di Jakarta Pusat, Selasa (15/8/2017).

(baca: Antara Pelarangan atau Pembatasan, RUU Minuman Beralkohol "Deadlock")

Abdul mengatakan, hasil riset tersebut menunjukkan dampak yang ditimbulkan dari pelarangan peredaran minumal beralkohol yang tertuang dalam Permendag No 06/M-DAG/PER/1/2015 Tentang Pengendalian dan Pengawasan Terhadap pengadaan, Peredaran, dan Penjualan Minuman Beralkohol.

Larangan itu, kata Abdul, menyebabkan peredaran minuman beralkohol oplosan meningkat yang justru dikonsumsi anak di bawa umur.

"Konsumsi alkohol oplosan terjadi karena mudahnya memperoleh minuman oplosan di pinggir jalan. Dari jumlah responden yang sering mengonsumsi alkohol, 71,5 persen responden mengaku membeli oplosan di warung jamu," ujar Abdul.

Metode penarikan sampel menggunakan multistage random sampling dengan margin error sebesar 5,28 persen dan tingkat kepercayaan 90 persen. Pengumpulan data dilakukan dengan tatap muka dan kuisioner.

Kompas TV Ribuan Minuman Alkohol Ilegal Diamankan Polisi


EditorIndra Akuntono
Komentar

Terkini Lainnya

Jelang Pilkada Serentak 2018, Perludem Beri Tips Untuk Pemilih

Jelang Pilkada Serentak 2018, Perludem Beri Tips Untuk Pemilih

Nasional
H-3 Pilkada Jateng, Alat Peraga Kampanye Dibersihkan Hingga ke Rumah Warga

H-3 Pilkada Jateng, Alat Peraga Kampanye Dibersihkan Hingga ke Rumah Warga

Regional
Uni Emirat Arab Siap Dukung Penarikan Mundur Pemberontak Yaman

Uni Emirat Arab Siap Dukung Penarikan Mundur Pemberontak Yaman

Internasional
Pemkot Jakbar Cari Lokasi Pengganti Tempat Pembuangan Sampah yang Dikeluhkan Warga

Pemkot Jakbar Cari Lokasi Pengganti Tempat Pembuangan Sampah yang Dikeluhkan Warga

Megapolitan
Tugas Perdana dari Mendagri, Pj Gubernur Sumut Datangi Danau Toba

Tugas Perdana dari Mendagri, Pj Gubernur Sumut Datangi Danau Toba

Regional
KPU NTT Kesulitan Atur Akun Medsos yang Kampanye Saat Masa Tenang

KPU NTT Kesulitan Atur Akun Medsos yang Kampanye Saat Masa Tenang

Regional
Menengok Saluran Air Penuh Sampah di Duren Sawit

Menengok Saluran Air Penuh Sampah di Duren Sawit

Megapolitan
Cerita Korban Terpeleset Cairan Licin Diduga Oli di Pejompongan

Cerita Korban Terpeleset Cairan Licin Diduga Oli di Pejompongan

Megapolitan
415 Pengamat Internasional Terakreditasi Pantau Pemilu Turki

415 Pengamat Internasional Terakreditasi Pantau Pemilu Turki

Internasional
Jika Ada Polisi Tidak Netral di Pilkada Jabar, Laporkan ke Kapolda

Jika Ada Polisi Tidak Netral di Pilkada Jabar, Laporkan ke Kapolda

Regional
Nurdin Halid Ungkap Ada Menteri Intervensi Pilkada Sulsel Sampai Ancam Bupati

Nurdin Halid Ungkap Ada Menteri Intervensi Pilkada Sulsel Sampai Ancam Bupati

Regional
Antisipasi 'Serangan Fajar' di Pilkada Jatim, PDI-P Intruksikan Kadernya Ronda

Antisipasi "Serangan Fajar" di Pilkada Jatim, PDI-P Intruksikan Kadernya Ronda

Nasional
'Baju Kertasku', Saat Kertas Bekas Jadi Berkah Bagi Keluarga Tak Mampu

"Baju Kertasku", Saat Kertas Bekas Jadi Berkah Bagi Keluarga Tak Mampu

Megapolitan
Dorong Pilkada Damai, MUI dan Polda Jabar Gelar Halal Bihalal dan Istigtsah

Dorong Pilkada Damai, MUI dan Polda Jabar Gelar Halal Bihalal dan Istigtsah

Regional
Basarnas akan Menganalisa Temuan Objek di Kedalaman 490 Meter di Danau Toba

Basarnas akan Menganalisa Temuan Objek di Kedalaman 490 Meter di Danau Toba

Regional

Close Ads X