Trotoar di Kawasan Blok M Dilengkapi Beton Penyerap Air

Kompas.com - 15/08/2017, 14:57 WIB
Trotoar di Kawasan Blok M dilengkapi beton berkontur pori-pori dan guiding block bagi penyandang tunanetra. Foto diambil Selasa (15/8/2017). KOMPAS.com/NURSITA SARITrotoar di Kawasan Blok M dilengkapi beton berkontur pori-pori dan guiding block bagi penyandang tunanetra. Foto diambil Selasa (15/8/2017).
Penulis Nursita Sari
|
EditorIcha Rastika

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Seksi Perencanaan Prasarana Jalan dan Utilitas Dinas Bina Marga DKI Jakarta Riri Asnita mengatakan, trotoar di Kawasan Blok M, Jakarta Selatan dibangun menggunakan beton yang konturnya dibuat menyerupai pori-pori.

Beton tersebut berfungsi agar air bisa langsung masuk ke dalam tanah. "Beton ini cepat meresap, yang pori-pori merah. Diharapkan air hujan terserap jalur pedestrian dan terserap ke tanah," ujar Riri saat meninjau pembangunan trotoar di Kawasan Blok M, Selasa (15/8/2017).

Namun, menurut dia, tidak semua beton trotoar dibangun dengan kontur berpori. Hanya ada beberapa bagian yang ditandai warna merah yang merupakan beton berpori.

(Baca juga: Ada "Speed Bump" di Trotoar Blok M, Pengendara Diminta Dahulukan Pejalan Kaki)

Selain beton penyerap air, trotoar tersebut dilengkapi guiding block berwarna kuning bagi tunanetra.

Guiding block itu terbagi dalam dua jenis. Pertama, yang terdiri dari empat garis lurus. Guiding block ini berfungsi mengarahkan jalan penyandang tunanetra.

"Ini ubin (empat garis lurus) untuk mengarahkan teman-teman berkebutuhan khusus," kata Riri.

(Baca juga: DKI Targetkan Pembangunan 80 Kilometer Trotoar pada 2017)

Ada pula guiding block berkontur bulatan-bulatan yang menandakan peringatan atau area berbahaya, misalnya jalur masuknya kendaraan ke dalam gedung.

"Ini persil peringatan agar mereka hati-hati, misalnya ternyata ada persil mau masuk lokasi parkir, hati-hati sampai ketemu lagi ubin pengarah," ucap Riri.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta Baru Revitalisasi Monas: Diminta Dihentikan karena Tak Berizin hingga Pohon Menghilang

Fakta Baru Revitalisasi Monas: Diminta Dihentikan karena Tak Berizin hingga Pohon Menghilang

Megapolitan
5 Fakta Ledakan karena Kebocoran Gas Melon di Bekasi

5 Fakta Ledakan karena Kebocoran Gas Melon di Bekasi

Megapolitan
205 Pohon di Monas yang Akan Dipindahkan Menghilang, Ada Di Mana?

205 Pohon di Monas yang Akan Dipindahkan Menghilang, Ada Di Mana?

Megapolitan
Duduk Perkara Pernyataan Menteri Yasonna hingga Didemo Warga Tanjung Priok

Duduk Perkara Pernyataan Menteri Yasonna hingga Didemo Warga Tanjung Priok

Megapolitan
Kelenteng Boen Tek Bio, Simbol Toleransi di Tengah Pasar Lama Kota Tangerang

Kelenteng Boen Tek Bio, Simbol Toleransi di Tengah Pasar Lama Kota Tangerang

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Yasonna Vs Warga Tanjung Priok | Aksi Heroik Sopir Truk Kejar Perampok

[POPULER JABODETABEK] Yasonna Vs Warga Tanjung Priok | Aksi Heroik Sopir Truk Kejar Perampok

Megapolitan
BMKG: Mayoritas Jabodetabek Hujan Kamis Siang

BMKG: Mayoritas Jabodetabek Hujan Kamis Siang

Megapolitan
Kemacetan di Depan Stasiun Poris Kota Tangerang Bikin Pengendara Emosi

Kemacetan di Depan Stasiun Poris Kota Tangerang Bikin Pengendara Emosi

Megapolitan
Terjebak Macet Saat Kabur, Jambret di Depok Ditangkap Polisi

Terjebak Macet Saat Kabur, Jambret di Depok Ditangkap Polisi

Megapolitan
Diimingi Peran Figuran, Seorang Remaja Jadi Korban Pencabulan Agensi Gadungan

Diimingi Peran Figuran, Seorang Remaja Jadi Korban Pencabulan Agensi Gadungan

Megapolitan
Petugas Sudinhub Jaksel Tolong Ibu Hamil Muda dengan Mobil Derek

Petugas Sudinhub Jaksel Tolong Ibu Hamil Muda dengan Mobil Derek

Megapolitan
Ladang Ganja 5 Hektar di Mandailing Natal Ditemukan, Polisi Sempat Jatuh ke Jurang

Ladang Ganja 5 Hektar di Mandailing Natal Ditemukan, Polisi Sempat Jatuh ke Jurang

Megapolitan
Pengelola Belum Tahu Nasib Taman Rusa dalam Revitalisasi Monas

Pengelola Belum Tahu Nasib Taman Rusa dalam Revitalisasi Monas

Megapolitan
Pemkot Tangsel Berkeberatan dengan Wacana Pencabutan Subsidi Gas 3 Kg

Pemkot Tangsel Berkeberatan dengan Wacana Pencabutan Subsidi Gas 3 Kg

Megapolitan
Wakil Wali Kota Tangsel Harap Gaji Pegawai Honorer yang Jadi PPPK Ditanggung APBN

Wakil Wali Kota Tangsel Harap Gaji Pegawai Honorer yang Jadi PPPK Ditanggung APBN

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X