Acho: Saya Capek Mediasi

Kompas.com - 15/08/2017, 17:41 WIB
Komika Muhadkly alias Acho di kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (15/8/2017). KOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFARKomika Muhadkly alias Acho di kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (15/8/2017).
|
EditorIcha Rastika

JAKARTA, KOMPAS.com - Komika Muhadkly alias Acho mengaku lelah mengikuti mediasi dengan pengelola Apartemen Green Pramuka City. Sudah sepekan ini, mediasi belum mencapai kata sepakat.

"Saya sudah agak capek sebenarnya dengan mediasi, apalagi ujungnya begini," ujar Acho dalam konferensi pers di Kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (15/8/2017).

(Baca juga: Pengelola Green Pramuka Belum Cabut Laporan terhadap Acho)

Kedua pihak sebenarnya sudah sepakat untuk menyelesaikan kasus ini secara damai saat mediasi di Polda Metro Jaya, Rabu (9/8/2017).

Namun, hingga hari ini surat kesepakatan tidak ditandatangani Acho lantaran pihak pengelola Green Pramuka masih mensyaratkan Acho untuk meminta maaf.

Acho menolak jika hanya dia yang harus meminta maaf. "Kalau minta maaf ya saling minta maaf," ujarnya.

Kelima draf surat kesepakatan yang diajukan pihak pengelola mencantumkan poin agar Acho meminta maaf. Acho pun mempertanyakan tawaran mediasi dari pengelola tersebut.

"Sudah tercapai (sepakat), mereka ubah lagi drafnya. Sebenernya mereka punya iktikad baik atau enggak?" kata Acho.

(Baca juga: Proses Hukum Acho Bisa Dihentikan jika Pelapor Cabut Laporan)

Ia mengaku masih menunggu kesungguhan dari pengelola untuk berdamai. Acho pun mengaku siap jika perseteruan ini diselesaikan di meja hijau. "Insya Allah dari pihak saya siap menghadapi apa pun," katanya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terdampak Pandemi, 50 Persen Musisi di Kota Bekasi Banting Setir Jadi Kurir hingga Sopir Ojol

Terdampak Pandemi, 50 Persen Musisi di Kota Bekasi Banting Setir Jadi Kurir hingga Sopir Ojol

Megapolitan
Eks Polisi Ditangkap, Menipu Modus Bisa Pinjamkan Rp 3 Miliar dari Bank Dunia

Eks Polisi Ditangkap, Menipu Modus Bisa Pinjamkan Rp 3 Miliar dari Bank Dunia

Megapolitan
Warga Korban Banjir Banding, Pemprov DKI Siap Menghadapi

Warga Korban Banjir Banding, Pemprov DKI Siap Menghadapi

Megapolitan
Pengamat: Anies Cenderung Rugi jika Pilkada Jakarta Digelar 2024

Pengamat: Anies Cenderung Rugi jika Pilkada Jakarta Digelar 2024

Megapolitan
Badut di Masa Pandemi, Hampir Setahun Menganggur hingga Jadi Tukang Las

Badut di Masa Pandemi, Hampir Setahun Menganggur hingga Jadi Tukang Las

Megapolitan
Kalah Saing hingga Omzet Merosot, Puluhan Pengusaha Warteg di Tangerang Gulung Tikar

Kalah Saing hingga Omzet Merosot, Puluhan Pengusaha Warteg di Tangerang Gulung Tikar

Megapolitan
Wajib Uji Emisi Kendaraan di DKI Jakarta, Ini Syarat Lulus, Lokasi, dan Sanksi yang Mengintai

Wajib Uji Emisi Kendaraan di DKI Jakarta, Ini Syarat Lulus, Lokasi, dan Sanksi yang Mengintai

Megapolitan
Bocah 13 Tahun Hanyut Saat Main di Pinggir Sungai Ciliwung

Bocah 13 Tahun Hanyut Saat Main di Pinggir Sungai Ciliwung

Megapolitan
Polisi: Penjual Satwa Dilindungi Untung Rp 1 Juta-Rp 10 Juta Tiap Jual Satu Binatang

Polisi: Penjual Satwa Dilindungi Untung Rp 1 Juta-Rp 10 Juta Tiap Jual Satu Binatang

Megapolitan
Sudinkes Jaksel Klaim Kamar Perawatan Pasien Covid-19 Masih Cukup

Sudinkes Jaksel Klaim Kamar Perawatan Pasien Covid-19 Masih Cukup

Megapolitan
Live Music Dilarang di Kota Bekasi, Para Musisi Gelar Ngamen Online hingga Beralih Profesi

Live Music Dilarang di Kota Bekasi, Para Musisi Gelar Ngamen Online hingga Beralih Profesi

Megapolitan
Disuntik Vaksin Covid-19 Dosis Kedua, Wali Kota Airin: Enggak Ada Gejala Apa Pun

Disuntik Vaksin Covid-19 Dosis Kedua, Wali Kota Airin: Enggak Ada Gejala Apa Pun

Megapolitan
Pasar Muamalah di Depok yang Terima Transaksi Dinar dan Dirham Tak Punya Izin

Pasar Muamalah di Depok yang Terima Transaksi Dinar dan Dirham Tak Punya Izin

Megapolitan
F-PKS: Mayoritas Fraksi DPRD DKI Dorong Pilkada Jakarta Digelar 2022

F-PKS: Mayoritas Fraksi DPRD DKI Dorong Pilkada Jakarta Digelar 2022

Megapolitan
Monyet Liar Masuk Kawasan Perumahan Puspitek Tangsel, Warga Resah

Monyet Liar Masuk Kawasan Perumahan Puspitek Tangsel, Warga Resah

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X