Kompas.com - 15/08/2017, 18:54 WIB
Penulis Jessi Carina
|
EditorDian Maharani

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat akan memberi hukuman kepada pelaku masyarakat pelaku vandalisme yang terekam kamera CCTV. Mereka harus membersihkan kembali coretan yang mereka buat di fasilitas umum.

Bahkan menurut Djarot, sanksi yang dijalani pelaku vandalisme nantinya akan ditonton petugas penanganan prasarana dan sarana umum (PPSU) atau dikenal dengan pasukan oranye.

"Saya minta kepada Jakarta Smart City kalau terekam, lacak itu. Kalau perlu sanksinya kerja sosial aja, kalau dicoret-coret ya kembalikan seperti aslinya. Kan bagus ditonton sama PPSU," ujar Djarot di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Selasa (15/8/2017).

Djarot mengaku kasihan jika PPSU harus membersihkan kekacauan yang dibuat pelaku vandalisme. Pengawasan terhadap fasilitas publik agar tidak dicorat-coret memang tidak bisa 24 jam.

 

Baca: Simpang Susun Semanggi Dicoret-coret, Djarot Mengelus Dada

Djarot pun meminta masyarakat sadar dengan tidak melakukan aksi semacam itu. Dia juga berharap hukuman itu bisa membuat warga jera.

"Mereka kena kerja sosial, cat balik, gitu saja sudah, hukum cat balik sudah. Kalau enggak mau cat balik, kasih penjara 2-3 hari biar kapok," ujar Djarot.

Baca: Belum Dioperasikan, Halte Transjakarta di Koridor 13 Sudah Dicoret-coret

 

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penertiban Lokalisasi Gunung Antang, PT KAI Sebut Warga Bersedia Bongkar Sendiri Lapaknya

Penertiban Lokalisasi Gunung Antang, PT KAI Sebut Warga Bersedia Bongkar Sendiri Lapaknya

Megapolitan
UPDATE 3 Juli: Turun 285, Kasus Aktif di Jakarta Kini 9.078 Pasien

UPDATE 3 Juli: Turun 285, Kasus Aktif di Jakarta Kini 9.078 Pasien

Megapolitan
Bersenggolan dengan Motor yang Lawan Arus di TB Simatupang, Pengendara dan Penumpang Honda Vario Jatuh hingga Luka-luka

Bersenggolan dengan Motor yang Lawan Arus di TB Simatupang, Pengendara dan Penumpang Honda Vario Jatuh hingga Luka-luka

Megapolitan
Polisi Gadungan Ditangkap di Bekasi, Datangi Rumah Korban hingga Lakukan Penusukan

Polisi Gadungan Ditangkap di Bekasi, Datangi Rumah Korban hingga Lakukan Penusukan

Megapolitan
Diduga Dikeroyok Pegawai Kelab Malam, Aktor Claudio Martinez Melapor ke Polda Metro Jaya

Diduga Dikeroyok Pegawai Kelab Malam, Aktor Claudio Martinez Melapor ke Polda Metro Jaya

Megapolitan
Nama Jalan di Jakarta Diganti, Dukcapil DKI Sediakan Layanan Jemput Bola untuk Perubahan Data Kependudukan di Sini...

Nama Jalan di Jakarta Diganti, Dukcapil DKI Sediakan Layanan Jemput Bola untuk Perubahan Data Kependudukan di Sini...

Megapolitan
Jadwal, Lokasi, dan Syarat Lengkap Pelayanan SIM di Kota Bekasi Pekan Ini

Jadwal, Lokasi, dan Syarat Lengkap Pelayanan SIM di Kota Bekasi Pekan Ini

Megapolitan
UPDATE 3 Juli: Tambah 75 Kasus Harian Covid-19 di Depok, 1.239 Pasien Dirawat

UPDATE 3 Juli: Tambah 75 Kasus Harian Covid-19 di Depok, 1.239 Pasien Dirawat

Megapolitan
Rumah Kosong di Cengkareng Dibobol Maling Siang Hari, 30 Ponsel hingga Komputer 'Gaming' Hilang

Rumah Kosong di Cengkareng Dibobol Maling Siang Hari, 30 Ponsel hingga Komputer "Gaming" Hilang

Megapolitan
Nasib Malang Keluarga Bayi yang Sempat Dibuang, Diusir Karena Tetangga dan Iming-iming Pindah ke Rusun Lain

Nasib Malang Keluarga Bayi yang Sempat Dibuang, Diusir Karena Tetangga dan Iming-iming Pindah ke Rusun Lain

Megapolitan
UPDATE 3 Juli 2022: Bertambah 62 Kasus Covid-19 di Tangerang, Total Capai Angka 75.301

UPDATE 3 Juli 2022: Bertambah 62 Kasus Covid-19 di Tangerang, Total Capai Angka 75.301

Megapolitan
UPDATE 3 Juli 2022: Tambah 87 Kasus Covid-19 di Tangsel, Pondok Aren Terbanyak

UPDATE 3 Juli 2022: Tambah 87 Kasus Covid-19 di Tangsel, Pondok Aren Terbanyak

Megapolitan
Pegawai SMA Unggulan Jakarta Dibacok Petugas Kebersihan di Gerbang Sekolah

Pegawai SMA Unggulan Jakarta Dibacok Petugas Kebersihan di Gerbang Sekolah

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Satu Keluarga Diusir Karena Desakan Tetangga | Polisi Gadungan Tusuk Orang di Bekasi | Adu Gaya Anak Citayam di Terowongan Kendal

[POPULER JABODETABEK] Satu Keluarga Diusir Karena Desakan Tetangga | Polisi Gadungan Tusuk Orang di Bekasi | Adu Gaya Anak Citayam di Terowongan Kendal

Megapolitan
Uji Coba Rekayasa Lalin Di Jalan Sudirman-Thamrin, Kendaraan Tak Bisa Putar Balik di Bundaran HI

Uji Coba Rekayasa Lalin Di Jalan Sudirman-Thamrin, Kendaraan Tak Bisa Putar Balik di Bundaran HI

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.