Hanya Pengusaha Bemo Boleh Beli Bajaj Qute, Bagaimana Mekanismenya?

Kompas.com - 16/08/2017, 11:52 WIB
Bajaj Qute terlihat di Kawasan Pademangan, Jakarta Utara, Selasa (25/7/2017). Qute ini difungsikan sebagai pengganti bemo yang merupakan bagian dari revitalisasi angkutan lingkungan dan saat ini ada 17 unit bajaj roda empat yang diuji coba. KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNGBajaj Qute terlihat di Kawasan Pademangan, Jakarta Utara, Selasa (25/7/2017). Qute ini difungsikan sebagai pengganti bemo yang merupakan bagian dari revitalisasi angkutan lingkungan dan saat ini ada 17 unit bajaj roda empat yang diuji coba.
|
EditorEgidius Patnistik

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Sigit Widjatmoko mengatakan, bajaj roda empat atau bajaj qute hanya boleh dimiliki mantan pengusaha bemo.

"Jadi bukan sembarang orang, hanya pengusaha bemo yang sudah terdata sebelumnya yang bisa mengganti bemonya dengan bajaj qute," ujarnya saat dihubungi Kompas.com, Rabu (16/8/2017).

Ia mengatakan, ketentuan itu berlaku karena tujuan diluncurkannya bajaj qute adalah untuk merevitalisasi bemo yang sudah tak laik jalan.

"Jadi intinya, satu bemo ditukar dengan satu qute. Jadi tidak akan terjadi penambahan jumlah armada. Makanya, bemo yang lama akan di-scraping (dipotong) untuk memastikan bemo itu tak akan dioperasikan lagi," kata dia.

Lihat juga: Besarnya Setoran Membuat Sopir Bemo Enggan Beralih ke Qute

Ia mengatakan, mulanya pengusaha bemo harus mendaftarkan diri ke Organisasi Angkutan Darat (Organda) Unit Angkutan Lingkungan DKI untuk kemudian mendapatkan surat rekomendasi mengenai jumlah qute yang akan didapatkan.

"Nanti surat itu baru diserahkan kepada Dishub untuk nanti masuk dalam penjadwalan scraping, kemudian baru memberikan rekomendasi teksis terkait dengan kendaraan penggantinya" kata dia.

Bemo-bemo itu akan diperiksa untuk menentukan harga ganti rugi yang akan diberikan. Menurut dia, harga ganti rugi berkisar antara Rp 1 hingga Rp 2 juta, tergantung padakondisi bemo.

"Nantinya untuk harga qute tergantung kesepakatan antara agen pemegang merek (APM) dengan si pengusaha. Biasanya satu unit qute harganya Rp 50 juta," ujar dia.

Menurut Sigit, pihaknya telah melakukan negosiasi down payment atau uang muka pembelian qute dengan pihak APM.

"Awalnya kan Rp 18 juta, terus nego turun jadi Rp 15 juta, lalu nego lagi jadi Rp 10 juta dan sempat kami minta diturunkan lagi," kata dia.

Pelarangan pengoperasian bemo di Jakarta tercantum dalam Surat Edaran Dinas Perhubungan DKI Jakarta Nomor 84 Tahun 2017. Bemo dianggap bukan lagi angkutan umum. Bemo juga tidak memiliki surat tanda nomor kendaraan (STNK) bermotor.

Baca: Daripada Dihancurkan, Mending Bemo Dibawa Pulang Kampung



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Seorang Pria Ditemukan Tewas dengan Luka Tusuk di Tanjung Priok

Seorang Pria Ditemukan Tewas dengan Luka Tusuk di Tanjung Priok

Megapolitan
Lolos Seleksi CPNS Pemprov DKI, Jangan Lupa Isi Daftar Riwayat Hidup, Ini Caranya...

Lolos Seleksi CPNS Pemprov DKI, Jangan Lupa Isi Daftar Riwayat Hidup, Ini Caranya...

Megapolitan
Banyak Pesepeda Jadi Korban Begal, Kadishub: Hindari Bawa Barang Berharga

Banyak Pesepeda Jadi Korban Begal, Kadishub: Hindari Bawa Barang Berharga

Megapolitan
Pemuda di Depok Satroni dan Ancam Bunuh Ustaz, Diduga Gangguan Jiwa

Pemuda di Depok Satroni dan Ancam Bunuh Ustaz, Diduga Gangguan Jiwa

Megapolitan
Anggotanya Diintimidasi, Tim Pemenangan Benyamin-Pilar Berencana Tempuh Jalur Hukum

Anggotanya Diintimidasi, Tim Pemenangan Benyamin-Pilar Berencana Tempuh Jalur Hukum

Megapolitan
Tim Pendukung Benyamin-Pilar Tertabrak Motor Saat Pasang APK di Pamulang, Diduga akibat Diintimidasi

Tim Pendukung Benyamin-Pilar Tertabrak Motor Saat Pasang APK di Pamulang, Diduga akibat Diintimidasi

Megapolitan
Ganti Rugi Longsor di Ciganjur Tak Jelas, Warga Berencana Tempuh Jalur Hukum

Ganti Rugi Longsor di Ciganjur Tak Jelas, Warga Berencana Tempuh Jalur Hukum

Megapolitan
Warga Korban Banjir Belum Sependapat Soal Ganti Rugi, Satu RT Minta PT Khong Guan Bayar 80 Persen

Warga Korban Banjir Belum Sependapat Soal Ganti Rugi, Satu RT Minta PT Khong Guan Bayar 80 Persen

Megapolitan
Seorang Pria Mencoba Lompat dari Lantai 22 di Apartemen Salemba, Damkar Berhasil Gagalkan

Seorang Pria Mencoba Lompat dari Lantai 22 di Apartemen Salemba, Damkar Berhasil Gagalkan

Megapolitan
Banyak Warga Keluar Kota, Tempat Wisata di Jakarta Lebih Sepi

Banyak Warga Keluar Kota, Tempat Wisata di Jakarta Lebih Sepi

Megapolitan
Ormas Sering Bentrok di Ciledug, Polisi Diminta Tak Kompromi dan Berani Bubarkan

Ormas Sering Bentrok di Ciledug, Polisi Diminta Tak Kompromi dan Berani Bubarkan

Megapolitan
Bentrok Ormas Makan Korban di Ciledug tapi Berujung Damai, Pengamat: Jangan Didiamkan!

Bentrok Ormas Makan Korban di Ciledug tapi Berujung Damai, Pengamat: Jangan Didiamkan!

Megapolitan
Kisah PKL di Jalan Wahid Hasyim, Puluhan Tahun Setia Jajakan Kardus Bekas

Kisah PKL di Jalan Wahid Hasyim, Puluhan Tahun Setia Jajakan Kardus Bekas

Megapolitan
Polisi Prediksi Puncak Arus Balik Libur Panjang Terjadi Mulai Besok

Polisi Prediksi Puncak Arus Balik Libur Panjang Terjadi Mulai Besok

Megapolitan
Ini Kronologi Pencurian Disertai Pembunuhan di Rumah Kos Kawasan Tambora

Ini Kronologi Pencurian Disertai Pembunuhan di Rumah Kos Kawasan Tambora

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X