Setelah Razia, Pemprov DKI Akan Sidak ke Pemilik Kendaraan Mewah

Kompas.com - 16/08/2017, 15:28 WIB
Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Rabu (16/8/2017). KOMPAS.com/NURSITA SARISekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Rabu (16/8/2017).
Penulis Jessi Carina
|
EditorIcha Rastika

JAKARTA, KOMPAS.com - Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah menyampaikan, pihaknya akan terus melakukan razia terhadap penunggak pajak, seperti razia kendaraan bermotor yang pemiliknya belum membayar pajak.

"Iya (kita teruskan)," kata Saefullah di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Rabu (16/8/2017).

Saefullah mengatakan, pendapatan dari pajak kendaraan meningkat 100 persen setelah diterapkannya razia penunggak pajak.

Pendapatan dari pajak yang biasanya Rp 44 miliar per hari meningkat jadi Rp 88 miliar per hari. "Dari Rp 44 miliar menjadi Rp 88 miliar, naik 3 hari berturut-turut," ujar Saefullah.

(Baca juga: Sekda DKI: Pemasukan Pajak Meningkat 100 Persen Sejak Ada Razia)

Menurut dia, hal itu menunjukkan bahwa banyak masyarakat yang tidak membayar pajak kendaraannya dengan tepat waktu.

Mereka baru membayar saat kendaraannya terkena razia. Untuk itu, razia semacam ini akan terus dilakukan.

Bahkan, kata Saefullah, razia juga akan dilakukan terhadap pemilik kendaraan mewah yang menunggak pajak.

Razia akan dilakukan secara door to door oleh petugas pajak dan polisi. Razia door to door ini dilakukan karena pada umumnya kendaraan mewah jarang turun ke jalan.

"Jadi disidak oleh tim, kita door to door. Mungkin kan jarang dibawa," ujar Saefullah.

(Baca juga: Sekda DKI: Ada Samsat di Mal, Bayar Pajak Jadi Adem dan Enggak Antre)

Sebelumnya, Kepala Badan Pajak dan Retribusi Daerah DKI Jakarta Edi Sumantri mengatakan, potensi pajak yang diterima oleh pemerintah dari kendaraan mewah sangat besar.

Nilai pajak satu kendaraan mewah biasanya mencapai Rp 100 juta. Edi mengatakan, ada 1.700-an kendaraan mewah yang belum membayar pajak.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Satpol PP Akui Ada Beberapa Tempat Usaha yang Langgar Prokes tapi Lolos Penindakan

Satpol PP Akui Ada Beberapa Tempat Usaha yang Langgar Prokes tapi Lolos Penindakan

Megapolitan
Hari Ini 143 Wartawan di Kota Tangerang Disuntik Vaksin CoronaVac

Hari Ini 143 Wartawan di Kota Tangerang Disuntik Vaksin CoronaVac

Megapolitan
Seorang Pria Tewas di Hotel Jakpus Usai Ajak Teman Perempuan Berhubungan Intim

Seorang Pria Tewas di Hotel Jakpus Usai Ajak Teman Perempuan Berhubungan Intim

Megapolitan
TKP Penembakan oleh Bripda CS di Cengkareng Disegel Permanen

TKP Penembakan oleh Bripda CS di Cengkareng Disegel Permanen

Megapolitan
Polres Tangsel Beri Beasiswa untuk 8 Anak dari Para Korban Penembakan di Kafe RM Cengkareng

Polres Tangsel Beri Beasiswa untuk 8 Anak dari Para Korban Penembakan di Kafe RM Cengkareng

Megapolitan
Korsleting Listrik, Rumah Jenderal Purnawirawan Polri di Panglima Polim Terbakar

Korsleting Listrik, Rumah Jenderal Purnawirawan Polri di Panglima Polim Terbakar

Megapolitan
3 Mobil Terlibat Kecelakaan Beruntun di Tol Cawang, Satu Orang Luka

3 Mobil Terlibat Kecelakaan Beruntun di Tol Cawang, Satu Orang Luka

Megapolitan
Depok Catat 265 Kasus Baru Covid-19, 3 Pasien Meninggal

Depok Catat 265 Kasus Baru Covid-19, 3 Pasien Meninggal

Megapolitan
Momen Pengambilan 3 Jenazah Korban Penembakan Bripka CS Diiringi Isak Tangis Istri dan Penghormatan Anggota TNI

Momen Pengambilan 3 Jenazah Korban Penembakan Bripka CS Diiringi Isak Tangis Istri dan Penghormatan Anggota TNI

Megapolitan
Hujan dan Angin Kencang Dini Hari Tadi, 7 Pohon Tumbang di Bekasi

Hujan dan Angin Kencang Dini Hari Tadi, 7 Pohon Tumbang di Bekasi

Megapolitan
Tiga ASN Positif Covid-19, Kantor Wali Kota Jakpus Ditutup 3 Hari

Tiga ASN Positif Covid-19, Kantor Wali Kota Jakpus Ditutup 3 Hari

Megapolitan
Update 26 Februari: Pasien Bertambah, RS Covid-19 Wisma Atlet Terisi 74 Persen

Update 26 Februari: Pasien Bertambah, RS Covid-19 Wisma Atlet Terisi 74 Persen

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 di Mampang Prapatan: Ada 12.000 Lansia dan Tunggu Kiriman Vaksin Kemenkes

Vaksinasi Covid-19 di Mampang Prapatan: Ada 12.000 Lansia dan Tunggu Kiriman Vaksin Kemenkes

Megapolitan
Bripka CS Pelaku Penembakan di Kafe RM Cengkareng Ternyata Naik Pitam saat Ditagih Rp 3,3 Juta

Bripka CS Pelaku Penembakan di Kafe RM Cengkareng Ternyata Naik Pitam saat Ditagih Rp 3,3 Juta

Megapolitan
Harapan Para Insan Pers Setelah Terima Vaksinasi Covid-19

Harapan Para Insan Pers Setelah Terima Vaksinasi Covid-19

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X