Kompas.com - 18/08/2017, 14:47 WIB
|
EditorErvan Hardoko

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Herry Rudolf Nahak menyebut kedua bos First Travel, Andika Surachman dan Anniesa Desvitasari Hasibuan berutang Rp 80 miliar kepada seseorang.

"Ada utang lagi Rp 80 miliar sama orang," ujar Herry di Mapolda Metro Jaya, Jumat (18/8/2017).

Selain utang itu, pasangan suami-istri itu juga menjaminkan rumah, mobil, dan kantor mereka untuk mendapatkan utang. Sejauh ini belum diketahui berapa nilai total utang mereka.

Di Arab Saudi, keduanya juga berutang kepada sejumlah hotel yang dijadikan tempat penginapan jamaah umrah.

Baca: Rumah Mewah dan Mobil Bos First Travel Dijaminkan untuk Utang

"Ada hotel di Mekkah dan Madinah, itu melapor ada beberapa hotel menyampaikan ada utang penginapan di sana yang belum dibayar, kurang lebih Rp 24 miliar sejak 2015 sampai 2017," kata Herry.

Herry mengatakan, kepolisian saat ini belum mengetahui apakah utang itu digunakan untuk operasional First Travel atau hal lain.

Polisi kini juga masih mendalami dana jamaah tersebut dialirkan para petinggi First Travel.

"(Aliran dana) dicek ya ke PPATK (Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi)," ujar Herry.

Biro perjalanan First Travel dianggap menipu ribuan calon jamaah yang ingin melaksanakan umrah.

Modus yang mereka lakukan yakni menawarkan harga pemberangkatan umrah yang lebih murah dari agen travel lainnya.

Pembeli tergiur lalu memesan paket umrah. Namun, hingga batas waktu yang dijanjikan, calon jemaah tak kunjung berangkat.

Baca: First Travel Berutang Rp 24 Miliar ke Hotel di Arab Saudi

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peradilan Kasus KSP Indosurya Makin Terang, Jaksa Beberkan Kejahatan Henry Surya

Peradilan Kasus KSP Indosurya Makin Terang, Jaksa Beberkan Kejahatan Henry Surya

Megapolitan
Tembok di Sektor 9 Bintaro yang Roboh Jadi Tontonan Warga

Tembok di Sektor 9 Bintaro yang Roboh Jadi Tontonan Warga

Megapolitan
Kalah Lawan Yusuf Mansur, Korban Wanprestasi Pertimbangkan Banding atau Ajukan Gugatan Baru

Kalah Lawan Yusuf Mansur, Korban Wanprestasi Pertimbangkan Banding atau Ajukan Gugatan Baru

Megapolitan
Angka Harapan Hidup Warga Jakarta Naik 1,29 Tahun Jadi 73,32 Tahun

Angka Harapan Hidup Warga Jakarta Naik 1,29 Tahun Jadi 73,32 Tahun

Megapolitan
Lemahnya Pengawasan Transjakarta, Masih Ada Pramudi yang Main Ponsel dan Makan Saat Berkendara

Lemahnya Pengawasan Transjakarta, Masih Ada Pramudi yang Main Ponsel dan Makan Saat Berkendara

Megapolitan
Proyek Saluran Air Bikin Jalan Daan Mogot Makin Padat, Polisi hingga Pak Ogah Urai Kemacetan

Proyek Saluran Air Bikin Jalan Daan Mogot Makin Padat, Polisi hingga Pak Ogah Urai Kemacetan

Megapolitan
Tembok Roboh yang Timpa 4 Mobil di Bintaro Sektor 9 Belum Ditangani

Tembok Roboh yang Timpa 4 Mobil di Bintaro Sektor 9 Belum Ditangani

Megapolitan
Dibacok Tiga Begal di Cilincing, Kepala Pemuda Asal Malang Dapat 26 Jahitan

Dibacok Tiga Begal di Cilincing, Kepala Pemuda Asal Malang Dapat 26 Jahitan

Megapolitan
Menanti Akhir Kasus Kematian Sekeluarga di Kalideres, Benarkah Bunuh Diri akibat Ritual?

Menanti Akhir Kasus Kematian Sekeluarga di Kalideres, Benarkah Bunuh Diri akibat Ritual?

Megapolitan
Update Pembangunan Sodetan Kali Ciliwung, Ditinjau Heru Budi dan Ditarget Rampung April 2023

Update Pembangunan Sodetan Kali Ciliwung, Ditinjau Heru Budi dan Ditarget Rampung April 2023

Megapolitan
5 Titik Banjir di Tangerang Selatan Pagi Ini, Puri Bintaro Indah hingga Kampung Bulak

5 Titik Banjir di Tangerang Selatan Pagi Ini, Puri Bintaro Indah hingga Kampung Bulak

Megapolitan
Air Laut Keruh Jadi Penyebab Ikan-ikan Terdampar di Pulau Mutiara

Air Laut Keruh Jadi Penyebab Ikan-ikan Terdampar di Pulau Mutiara

Megapolitan
Bahar Smith Hadiri Reuni 212 di Masjid At-Tin, Disambut Meriah oleh Massa

Bahar Smith Hadiri Reuni 212 di Masjid At-Tin, Disambut Meriah oleh Massa

Megapolitan
Saat Perjuangan Warga Kampung Bayam Huni Rusun Terus Berlanjut...

Saat Perjuangan Warga Kampung Bayam Huni Rusun Terus Berlanjut...

Megapolitan
3 Fakta Pelatih Panjat Tebing DKI Jakarta Babak Belur Dianiaya, Atlet Senior Diduga Terlibat

3 Fakta Pelatih Panjat Tebing DKI Jakarta Babak Belur Dianiaya, Atlet Senior Diduga Terlibat

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.