Akan Ada Rusun di Stasiun Tanjung Barat, Bagaimana Nasib JPO yang Terputus?

Kompas.com - 20/08/2017, 21:26 WIB
Jembatan penyeberangan orang (JPO) di sekitar Stasiun Tanjung Barat. Tampak JPO terputus oleh rel. Terputusnya JPO menyebabkan tak ada penghubung untuk orang yang hendak menyeberang dari Jalan Raya Pasar Minggu sisi timur ke Jalan Raya Pasar Minggu sisi barat. Kompas.com/Alsadad RudiJembatan penyeberangan orang (JPO) di sekitar Stasiun Tanjung Barat. Tampak JPO terputus oleh rel. Terputusnya JPO menyebabkan tak ada penghubung untuk orang yang hendak menyeberang dari Jalan Raya Pasar Minggu sisi timur ke Jalan Raya Pasar Minggu sisi barat.
|
EditorDian Maharani

JAKARTA, KOMPAS.com - Rumah susun (rusun) berkonsep transit oriented development (TOD) akan dibangun di Stasiun Tanjung Barat, Jakarta Selatan.

Namun, pemerintah masih menyisakan tugas membangun jembatan penyeberangan orang ( JPO) yang terputus di stasiun itu.

Di sisi luar stasiun, terdapat sejumlah pilar besi, dengan spanduk "pembangunan proyek JPO Tanjung Barat".

Senior Manajer Humas Daerah Operasi I Jakarta PT KAI, membenarkan Stasiun Tanjung Barat akhirnya akan memiliki JPO yang tersambung.

Baca: Mau Punya Rusun di Stasiun Tanjung Barat, Nih Syaratnya...

"Ada pembangunan JPO juga, banyak proyek pembangunan di Tanjung Barat, ada yang dibangun oleh PT KCJ, PT KAI, ada juga yang dibangun oleh Ditjen Perkeretaapian," ujar Suprapto ketika dikonfirmasi, Minggu (20/8/2017).

Saat ini, JPO Stasiun Tanjung Barat belum tersambung. Kondisi ini menyusahkan warga sekitar yang ingin menyeberang. Warga harus masuk area stasiun dulu dan membayar setidaknya Rp 3.000 untuk sekedar menyeberang.

Baca: Djarot Harap Rusunami Murah di Stasiun Tanjung Barat Tak Dimonopoli

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PLN Pastikan Dana Pelanggan Listrik Prabayar yang Sudah Beli Token Tak Hilang

PLN Pastikan Dana Pelanggan Listrik Prabayar yang Sudah Beli Token Tak Hilang

Megapolitan
Sejak Sore Token Listrik Gagal Input, PLN Sebut Ada Gangguan Jaringan Data

Sejak Sore Token Listrik Gagal Input, PLN Sebut Ada Gangguan Jaringan Data

Megapolitan
Kabar Baik, 7 Kelurahan di Depok Dinyatakan Bebas Kasus Positif Covid-19

Kabar Baik, 7 Kelurahan di Depok Dinyatakan Bebas Kasus Positif Covid-19

Megapolitan
Gelar Razia di Danau Sunter, Satpol PP Sasar Warga yang Tak Kenakan Masker

Gelar Razia di Danau Sunter, Satpol PP Sasar Warga yang Tak Kenakan Masker

Megapolitan
Jakarta Belum Berencana Buka Kegiatan Belajar di Sekolah pada 13 Juli 2020

Jakarta Belum Berencana Buka Kegiatan Belajar di Sekolah pada 13 Juli 2020

Megapolitan
Sekolah di Bekasi Kembali Buka Saat Tahun Ajaran Baru

Sekolah di Bekasi Kembali Buka Saat Tahun Ajaran Baru

Megapolitan
Di Masa New Normal, Tiket Kereta Jarak Jauh Hanya Bisa Dipesan secara Online

Di Masa New Normal, Tiket Kereta Jarak Jauh Hanya Bisa Dipesan secara Online

Megapolitan
Catat, Penumpang KAI Wajib Gunakan Masker hingga Face Shield di Era New Normal

Catat, Penumpang KAI Wajib Gunakan Masker hingga Face Shield di Era New Normal

Megapolitan
Sebaran Kasus Covid-19 di DKI 1 Juni: Sunter Agung Tertinggi, Disusul Pademangan Barat

Sebaran Kasus Covid-19 di DKI 1 Juni: Sunter Agung Tertinggi, Disusul Pademangan Barat

Megapolitan
Pemkot Bekasi Akan Terbitkan Perwal sebagai Protokol New Normal

Pemkot Bekasi Akan Terbitkan Perwal sebagai Protokol New Normal

Megapolitan
Bungkusan Cairan Berasap Ditemukan di Dekat Masjid di Ciracas

Bungkusan Cairan Berasap Ditemukan di Dekat Masjid di Ciracas

Megapolitan
Jelang New Normal, Pemkot Bekasi Upayakan Keseimbangan Faktor Ekonomi dengan Kesehatan

Jelang New Normal, Pemkot Bekasi Upayakan Keseimbangan Faktor Ekonomi dengan Kesehatan

Megapolitan
Ketua DPRD DKI Minta Rumah Ibadah Segera Dibuka dengan Protokol Kesehatan

Ketua DPRD DKI Minta Rumah Ibadah Segera Dibuka dengan Protokol Kesehatan

Megapolitan
Sudah Disemprot Disinfektan oleh Tim Gegana, Besok Pasar Cisalak Dibuka

Sudah Disemprot Disinfektan oleh Tim Gegana, Besok Pasar Cisalak Dibuka

Megapolitan
Masuki New Normal, Pengunjung Mall Dibatasi 35 Persen

Masuki New Normal, Pengunjung Mall Dibatasi 35 Persen

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X