Jasa Marga Akan Tertibkan Truk yang Kelebihan Muatan di Tol Sedyatmo

Kompas.com - 22/08/2017, 13:48 WIB
Truk yang tertangkap kelebihan muatan saat inspeksi Jasa Marga dan Dinas Perhubungan di Gerbang Tol Kapuk, Jakarta Utara, Selasa (22/8/2017). Arimbi RamadhianiTruk yang tertangkap kelebihan muatan saat inspeksi Jasa Marga dan Dinas Perhubungan di Gerbang Tol Kapuk, Jakarta Utara, Selasa (22/8/2017).
|
EditorEgidius Patnistik

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Jasa Marga (Persero) Tbk bersama Polda Metro Jaya dan Dishub DKI Jakarta menggelar operasi penertiban kendaraan dengan muatan berlebihan di Jalan Tol Sedyatmo.

Penertiban dengan rentang waktu enam bulan sekali itu merupakan upaya Jasa Marga menjaga keamanan dan kenyamanan pengguna jalan dalam berkendara di jalan tol. Operasi tersebut bakal dilakukan di Jalan Tol Sedyatmo arah Jakarta pada KM 21+200 atau setelah Gerbang Tol Kapuk dan berlangsung selama tiga hari, yaitu pada tanggal 22 Agustus sampai dengan 24 Agustus 2017.

"Operasi penertiban ini menyasar kendaraan bermuatan lebih di atas ketentuan dan untuk mengurangi hambatan di jalur akibat kerusakan patah baut roda dan patah as yang  berpotensi mengganggu lajur jalan," kata General Manager Jasa Marga Cabang Cawang Tangerang Cengkareng, Bagus Cahya AB, dalam keterangan tertulis, Selasa (22/8/2017).

Baca juga: Jasa Marga Berencana Batasi Truk Melintas di Tol Jakarta-Cikampek


Penertiban itu juga bertujuan untuk mengurangi potensi kecelakaan akibat tabrak belakang yang salah satu penyebabnya adalah truk-truk yang berjalan perlahan karena kelebihan beban. Operasi itu digelar dengan cara melakukan pemeriksaan kendaraan yang membawa beban berlebihan dan berjalan lambat.

Setelah itu dilakukan pengukuran beban tonase kendaraan dengan menggunakan Electronic Axle Load Scale.

Selain melakukan penindakan, Jasa Marga Cabang Cawang Tangerang Cengkareng juga akan menyelenggaraan penyuluhan tertib dalam berlalu lintas serta tes tekanan darah untuk pengemudi truk.

Lihat juga: Jasa Marga: Gunakan Jalan Arteri jika Tol Jakarta-Cikampek Padat

"Sanksi yang diberikan berupa penempelan stiker bertuliskan melanggar kemudian penempelan stiker himbauan dan sosialisasi, serta tindakan penilangan yang dilakukan oleh pihak kepolisian," kata dia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kebakaran Rumah Semi Permanen di Serpong Hanguskan 4 Kambing dan 1 Motor

Kebakaran Rumah Semi Permanen di Serpong Hanguskan 4 Kambing dan 1 Motor

Megapolitan
Diduga Korsleting Listrik, Rumah Semi Permanen di Serpong Hangus Terbakar

Diduga Korsleting Listrik, Rumah Semi Permanen di Serpong Hangus Terbakar

Megapolitan
Begini Cara Mengurus Surat Tanah yang Hilang atau Rusak

Begini Cara Mengurus Surat Tanah yang Hilang atau Rusak

Megapolitan
Viral Polisi Pakai Jaket dan Helm Ojol Berhentikan Pengendara Nmax, Begini Ceritanya

Viral Polisi Pakai Jaket dan Helm Ojol Berhentikan Pengendara Nmax, Begini Ceritanya

Megapolitan
Kadisbud DKI Bersikukuh Rekomendasi Formula E di Monas dari TSP Bukan TACB

Kadisbud DKI Bersikukuh Rekomendasi Formula E di Monas dari TSP Bukan TACB

Megapolitan
Jakpro Tentukan Tipping Fee Sampah di ITF Sunter, Rp 583 Ribu Per Ton

Jakpro Tentukan Tipping Fee Sampah di ITF Sunter, Rp 583 Ribu Per Ton

Megapolitan
Pembuat Video Rekayasa Perkelahian di Thamrin: Saya Menyesal

Pembuat Video Rekayasa Perkelahian di Thamrin: Saya Menyesal

Megapolitan
Panitia Pemilihan Wagub DKI Segera Dibentuk, Ketuanya Tak Boleh dari Tiga Fraksi Ini

Panitia Pemilihan Wagub DKI Segera Dibentuk, Ketuanya Tak Boleh dari Tiga Fraksi Ini

Megapolitan
Kivlan Zen Kembali Masuk IGD karena Paru-paru Kronis, Sidang Ditunda

Kivlan Zen Kembali Masuk IGD karena Paru-paru Kronis, Sidang Ditunda

Megapolitan
Polisi Cari Begal yang Bacok Korbannya di Bintara Jaya

Polisi Cari Begal yang Bacok Korbannya di Bintara Jaya

Megapolitan
Polisi Tangkap Dua Komplotan Curanmor dalam Dua Pekan

Polisi Tangkap Dua Komplotan Curanmor dalam Dua Pekan

Megapolitan
Tinjau Lokasi Radiaksi Nuklir, Ketua DPRD Tangsel Bakal Panggil Batan dan Bapetan

Tinjau Lokasi Radiaksi Nuklir, Ketua DPRD Tangsel Bakal Panggil Batan dan Bapetan

Megapolitan
KPU Resmi Buka Pendaftaran Bakal Calon Independen Pilkada Depok

KPU Resmi Buka Pendaftaran Bakal Calon Independen Pilkada Depok

Megapolitan
Duduk Perkara Kadisbud DKI Dicecar dan Dimarahi Ketua hingga Anggota DPRD

Duduk Perkara Kadisbud DKI Dicecar dan Dimarahi Ketua hingga Anggota DPRD

Megapolitan
Ditanya Peluang Maju Lagi di Pilkada Depok, Idris: Jangan-jangan Elektabilitas Saya Rendah

Ditanya Peluang Maju Lagi di Pilkada Depok, Idris: Jangan-jangan Elektabilitas Saya Rendah

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X