Kompas.com - 23/08/2017, 12:38 WIB
BNN bekerjasama dengan Bea Cukai amankan 57 Kilogram narkotika jenis sabu dari Kalimantan Barat dan Aceh Utara, Rabu (23/8/2017) Kompas.com/David Oliver PurbaBNN bekerjasama dengan Bea Cukai amankan 57 Kilogram narkotika jenis sabu dari Kalimantan Barat dan Aceh Utara, Rabu (23/8/2017)
|
EditorEgidius Patnistik

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Budi Waseso mengemukakan, bandar sabu yang diamankan di Kalimantan Barat pada Minggu (6/8/2017) dua pekan lalu berusaha untuk menyuap petugas BNN yang hendak menangkapnya dengan uang sebesar Rp 10 miliar.

Budi mengatakan kepada pers di Kantor BNN, Cawang, Jakarta Timur, Rabu (23/8/20170), bahwa dari pengakuan petugasnya di lapangan, saat itu petugas tengah mengamankan pelaku berinisial R yang membawa 17 kilogram sabu di Dusun Belatik Desa Lesabela, Bengkayang. Dari pengembangan kasus itu, petugas kemudian mengamankan tiga pelaku lain yang berkewarganegaraan Malaysia, yaitu A yang merupakan kurir, LUH yang merupakan penghubung antara pembeli dan pemasok, serta CKH yang merupakan pemasok narkotika.

Saat diinterogasi, CKH hendak menyuap petugas dengan uang sebesar Rp 10 miliar agar petugas melepaskannya.

Baca juga: Dalam 2 Pekan, BNN Sita 57 Kg Sabu di Kalimantan dan Aceh

"Tapi iming-iming itu tidak digubris petugas," kata Budi.

Karena tak digubris, CKH dan LUH melakukan perlawanan terhadap petugas dan berniat melarikan diri. Petugas menembak keduanya hingga akhirnya tewas.

Budi menyampaikan, selain tantangan dalam pengejaran pelaku, petugas BNN kerap digoda dengan uang. Budi berharap agar petugas BNN memiliki integritas dalam memerangi pelaku narkotika yang masuk ke Indonesia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Tantangan di lapangan memang tidak sedikit. Ini tergantung mentalitas petugas di lapangan," kata Budi.

Lihat juga: BNN Musnahkan Sabu 60 Kg hingga Daun Kath 25 Kg



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Asal Portugal Dipulangkan Hari Ini

Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Asal Portugal Dipulangkan Hari Ini

Megapolitan
Polisi Tetapkan 8 Tersangka pada Kasus Begal Motor di Kalideres

Polisi Tetapkan 8 Tersangka pada Kasus Begal Motor di Kalideres

Megapolitan
ASN Kota Tangerang Belum Tes Narkoba, Kesbangpol Terganjal Izin Wali Kota

ASN Kota Tangerang Belum Tes Narkoba, Kesbangpol Terganjal Izin Wali Kota

Megapolitan
Polisi Sebut 2 Kendala pada Penyelidikan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Pegawai KPI

Polisi Sebut 2 Kendala pada Penyelidikan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Pegawai KPI

Megapolitan
Tepergok Pemilik Motor, Pencuri Tertangkap di Tanjung Priok

Tepergok Pemilik Motor, Pencuri Tertangkap di Tanjung Priok

Megapolitan
Kipas Angin Meledak, Apinya Langsung Hanguskan Kamar Berbahan Kayu di Cipondoh

Kipas Angin Meledak, Apinya Langsung Hanguskan Kamar Berbahan Kayu di Cipondoh

Megapolitan
Produsen Tembakau Sintesis di Kabupaten Bogor Ditangkap, 24 Kg Bahan Baku Disita

Produsen Tembakau Sintesis di Kabupaten Bogor Ditangkap, 24 Kg Bahan Baku Disita

Megapolitan
Kantor Non-esensial di Jakarta Boleh WFO Maksimal 25 Persen Selama PPKM Level 3

Kantor Non-esensial di Jakarta Boleh WFO Maksimal 25 Persen Selama PPKM Level 3

Megapolitan
Warga yang Laporkan 16 Sekuriti Perumahaan di Kembangan Mengaku Kendaraannya Sering Diadang

Warga yang Laporkan 16 Sekuriti Perumahaan di Kembangan Mengaku Kendaraannya Sering Diadang

Megapolitan
Ganjil Genap Jakarta Berlaku Jam Berapa?

Ganjil Genap Jakarta Berlaku Jam Berapa?

Megapolitan
2 Pekerja Bangunan Cedera Saat Kanopi Rumah Ambruk di Pancoran

2 Pekerja Bangunan Cedera Saat Kanopi Rumah Ambruk di Pancoran

Megapolitan
Rumah Dua Lantai di Cakung Hangus Terbakar

Rumah Dua Lantai di Cakung Hangus Terbakar

Megapolitan
Berhari-hari Krisis Air, Warga Pademangan Barat Akhirnya Dapat Bantuan Air Bersih

Berhari-hari Krisis Air, Warga Pademangan Barat Akhirnya Dapat Bantuan Air Bersih

Megapolitan
Restoran dan Kafe Jakarta Tutup Pukul 00.00 jika Beroperasi Malam Hari

Restoran dan Kafe Jakarta Tutup Pukul 00.00 jika Beroperasi Malam Hari

Megapolitan
25 Pengguna Narkoba di Kota Tangerang Jalani Rehabilitasi, Beberapa Orang Tidak Menuntaskan

25 Pengguna Narkoba di Kota Tangerang Jalani Rehabilitasi, Beberapa Orang Tidak Menuntaskan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.