Jl Daan Mogot Akan Ditutup karena Proyek Kereta Bandara, Ini Jalur Alternatifnya

Kompas.com - 23/08/2017, 13:38 WIB
|
EditorIndra Akuntono


TANGERANG, KOMPAS.com -
Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang Saeful Rohman mengaku sudah berkoordinasi dengan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) mengenai rencana penutupan ruas Jalan Daan Mogot KM 23 pada Minggu (27/8/2017) mendatang.

Penutupan jalan itu dilakukan dalam rangka pengerjaan jalur rel kereta Bandara Soekarno-Hatta di atas jalan layang melintasi Jalan Daan Mogot.

"Kami sudah koordinasi dengan Apindo untuk memberi kabar kalau jalan itu akan ditutup sementara hari Minggu, dari dini hari sampai Senin (28/8/2017) dini hari lagi dan kami kasih tahu jalur-jalur alternatifnya," kata Saeful, dalam konferensi pers di kantornya, Rabu (23/8/2017).

(baca: Jalan Daan Mogot Ditutup Sehari untuk Pengerjaan Rel Kereta Bandara)

Saeful mengungkapkan, koordinasi dengan Apindo dilakukan sekaligus mengimbau kendaraan berat seperti truk kontainer tidak melintas Jalan Daan Mogot pada Minggu.

Ruas Jalan Daan Mogot pada hari sering dipadati kendaraan berat yang mengarah ke kawasan industri di Tangerang dari arah Jakarta maupun sebaliknya.

Mengenai jalur alternatif selama pengerjaan jalur kereta bandara, kata Saeful, ada beberapa skema. Skema pertama, untuk kendaraan kecil dan penumpang dari Jakarta ke Tangerang, yang biasanya melalui Jalan Daan Mogot dialihkan ke Jalan Maulana Hasanudin ke Jalan Benteng Betawi dan keluar di Jalan Sudirman.

Bagi yang ingin melanjutkan perjalanan ke Jalan Daan Mogot bisa memutar balik dari Jalan Sudirman dan belok kiri ke Jalan Daan Mogot. Sementara kendaraan berat dari arah Jakarta ke Tangerang dialihkan dari Jalan Daan Mogot ke Jalan Bouraq, terus ke Jalan Lio Baru, lalu keluar di simpang Tanah Tinggi.

Di simpang Tanah Tinggi, bisa memilih untuk melanjutkan ke Jalan Sudirman bagi yang mengarah ke Cikokol maupun Serpong atau ke Jalan Daan Mogot berbelok ke kanan jika ingin ke arah Serang.

Untuk skema berikutnya, yakni kendaraan kecil asal Tangerang (dari arah Serang) ke Jakarta diarahkan ke simpang Tanah Tinggi lalu ke Jalan Lio Baru, terus ke Jalan Bouraq, dan keluar di Jalan Daan Mogot KM 24.

Untuk kendaraan beratnya, diarahkan ke simpang Tanah Tinggi menuju Jalan Sudirman, Jalan MH Thamrin, lalu ke ruas tol Jakarta-Tangerang.

Dishub Kota Tangerang menyiapkan skema pengalihan arus lalu lintas bagi kendaraan asal Tangerang (dari arah Serpong) yang ingin ke Jakarta untuk melintasi Jalan Sudirman ke simpang Tanah Tinggi, Jalan Bouraq, lalu ke Jalan Daan Mogot KM 24.

Khusus untuk kendaraan berat, akan diarahkan dari Jalan Sudirman ke simpang Tanah Tinggi lalu ke Jalan Pembangunan III menuju Jalan Juanda, terus ke Jalan Pembangunan I dan lanjut ke Jakarta.

Kompas TV Proyek Kereta Bandara Soetta Dikebut
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Panitia Sebut Biaya Penyelenggaraan Formula E Capai Rp 130 Miliar

Panitia Sebut Biaya Penyelenggaraan Formula E Capai Rp 130 Miliar

Megapolitan
Pasutri Tewas Ditabrak Pajero di MT Haryono, Sang Anak Kebingungan Cari Orangtuanya: Mama, Mama...

Pasutri Tewas Ditabrak Pajero di MT Haryono, Sang Anak Kebingungan Cari Orangtuanya: Mama, Mama...

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Pasutri Tewas Ditabrak Pajero, Keluarga Minta Pendidikan Anak Dibiayai | Tewasnya Preman oleh Pedagang Es Buah

[POPULER JABODETABEK] Pasutri Tewas Ditabrak Pajero, Keluarga Minta Pendidikan Anak Dibiayai | Tewasnya Preman oleh Pedagang Es Buah

Megapolitan
Saat Anies Bertemu Mesut Ozil yang Berikan 'Coaching Clinic' di GBK...

Saat Anies Bertemu Mesut Ozil yang Berikan "Coaching Clinic" di GBK...

Megapolitan
Prakiraan BMKG: Jaksel, Jaktim, dan Bodebek Diguyur Hujan Hari Ini

Prakiraan BMKG: Jaksel, Jaktim, dan Bodebek Diguyur Hujan Hari Ini

Megapolitan
Baru Sehari Jual Migor Curah Harga Subsidi, Pedagang: Capek Nimbangnya

Baru Sehari Jual Migor Curah Harga Subsidi, Pedagang: Capek Nimbangnya

Megapolitan
11 Rekomendasi Taman yang Cantik di Jakarta

11 Rekomendasi Taman yang Cantik di Jakarta

Megapolitan
9 Tempat Rekreasi Melihat Hewan di Jabodetabek

9 Tempat Rekreasi Melihat Hewan di Jabodetabek

Megapolitan
Tempat Beli Souvenir Pernikahan Murah di Jabodetabek

Tempat Beli Souvenir Pernikahan Murah di Jabodetabek

Megapolitan
Panitia Formula E Sebut Dapat Sponsor Rp 100 Miliar dari Perusahaan Hiburan

Panitia Formula E Sebut Dapat Sponsor Rp 100 Miliar dari Perusahaan Hiburan

Megapolitan
7 Rekomendasi Tempat Wisata di Dekat Stasiun MRT

7 Rekomendasi Tempat Wisata di Dekat Stasiun MRT

Megapolitan
5 Destinasi Jalan-jalan di Glodok

5 Destinasi Jalan-jalan di Glodok

Megapolitan
Cara Memesan Ambulans Gratis di Jakarta

Cara Memesan Ambulans Gratis di Jakarta

Megapolitan
Kota Bogor Bentuk Tim Satgas Pengendalian Harga Minyak Goreng, 15 Pedagang Diperiksa

Kota Bogor Bentuk Tim Satgas Pengendalian Harga Minyak Goreng, 15 Pedagang Diperiksa

Megapolitan
Pasutri di Cengkareng Hanya Kaki Tangan dalam Pemalsuan Uang, Polisi: Dalangnya Harus Ditangkap

Pasutri di Cengkareng Hanya Kaki Tangan dalam Pemalsuan Uang, Polisi: Dalangnya Harus Ditangkap

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.