Kompas.com - 23/08/2017, 15:36 WIB
Komplotan pemalsu Aqua galon di Mapolsek Cilandak, Rabu (23/8/2017). KOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFARKomplotan pemalsu Aqua galon di Mapolsek Cilandak, Rabu (23/8/2017).
|
EditorEgidius Patnistik

JAKARTA, KOMPAS.com - S, pemilik pabrik air mineral bermerek Aqua yang ternyata palsu di Jalan Kemiri I, Pondok Cabe, Tangerang Selatan, mengaku sehari ia dan tiga anak buahnya bisa menjual 300 galon Aqua palsu ke daerah sekitar Pamulang dan Cilandak, Jakarta Selatan.

"Setidaknya dalam sehari dia jual 300 galon dengan harga jual Rp 13.000," kata Kapolsek Cilandak Kompol Sujanto, Rabu (23/8/2017).

Baca: Polisi Bongkar Pabrik Aqua Oplosan di Pondok Cabe

Dari harga Rp 13.000 itu, keuntungan yang diraup S mencapai Rp 9.000. Sisanya, sebesar Rp 4.000 untuk biaya produksi dan operasional.

S mengaku baru beroperasi selama setahun terakhir. Ia setidaknya menjadi penyuplai ke tujuh toko, empat di Cilandak dan tiga Pondok Cabe.

S dan anak buahnya mengoplos air mineral di pabrik rumahan dengan menggunakan tabung air sebagai penyaring air tanah. Ia membeli galon Aqua asli, sementara tutup dan tisu yang  dibelinya dari seorang berinisial G seharga Rp 2.200. G kini masuk daftar pencarian orang (DPO).

Sejauh ini polisi membekuk S, DP (20) dan TT (20) selaku pengoplos, serta PWT (55) selaku penjual atau pengantar pada Senin (21/8/2017) kemarin.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Lihat juga: Polisi Buru Penyuplai Tutup Aqua Galon ke Pengoplos

Dari penangkapan dan penggerebekan itu polisi juga mengamankan toren air, mesin jetpum, set penyaring air, mobil pick-up, 40 galon Aqua palsu, dua kardus isi tutup galon Aqua baru, dan empat karung isi tutup galon Aqua bekas.

Keempat pelaku dikenakan Pasal 62 ayat (1) juncto Pasal 8 ayat (1) Undang-undang RI Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Mereka terancam hukuman maksimal lima tahun penjara atau denda paling banyak Rp 5 miliar.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Fakta Laporan Luhut Binsar Pandjaitan terhadap Fatia dari Kontras dan Haris Azhar

4 Fakta Laporan Luhut Binsar Pandjaitan terhadap Fatia dari Kontras dan Haris Azhar

Megapolitan
Penambahan Kasus Harian Covid-19 di Jakbar Kini di Bawah 20 Orang, Satu Hari Pernah Nol Kasus

Penambahan Kasus Harian Covid-19 di Jakbar Kini di Bawah 20 Orang, Satu Hari Pernah Nol Kasus

Megapolitan
Kondisi Terkini Cahaya Swalayan di Cilandak KKO Usai Terbakar Selasa Malam

Kondisi Terkini Cahaya Swalayan di Cilandak KKO Usai Terbakar Selasa Malam

Megapolitan
Polda Metro Jaya Teliti Laporan Luhut B Pandjaitan Terkait Pencemaran Nama Baik

Polda Metro Jaya Teliti Laporan Luhut B Pandjaitan Terkait Pencemaran Nama Baik

Megapolitan
Perseteruan Warga dengan 16 Sekuriti di Kembangan, Polisi: Ada Dugaan Pungli

Perseteruan Warga dengan 16 Sekuriti di Kembangan, Polisi: Ada Dugaan Pungli

Megapolitan
Rutan Salemba Gelar Pelatihan Penanganan Kebakaran untuk Pegawai

Rutan Salemba Gelar Pelatihan Penanganan Kebakaran untuk Pegawai

Megapolitan
Masyarakat Diminta Waspada Gelombang Ketiga Covid-19 di Jakarta

Masyarakat Diminta Waspada Gelombang Ketiga Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
Nelayan Pelabuhan Muara Angke Disuntik Vaksin Covid-19 di Atas Kapal

Nelayan Pelabuhan Muara Angke Disuntik Vaksin Covid-19 di Atas Kapal

Megapolitan
PKL hingga Pemilik Warung di Jabodetabek Bisa Dapat Bantuan Rp 1,2 Juta, Ini Syaratnya

PKL hingga Pemilik Warung di Jabodetabek Bisa Dapat Bantuan Rp 1,2 Juta, Ini Syaratnya

Megapolitan
Bocah Perempuan Dilaporkan Jadi Korban Pelecehan Seksual di Sekitar Rumahnya di Duren Sawit

Bocah Perempuan Dilaporkan Jadi Korban Pelecehan Seksual di Sekitar Rumahnya di Duren Sawit

Megapolitan
Pandemi Covid-19, Tingkat Pengangguran Terbuka di Jakarta Barat Naik Dua Kali Lipat

Pandemi Covid-19, Tingkat Pengangguran Terbuka di Jakarta Barat Naik Dua Kali Lipat

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 di Depok Sudah Capai 60 Persen Dosis Pertama

Vaksinasi Covid-19 di Depok Sudah Capai 60 Persen Dosis Pertama

Megapolitan
Ini Alasan Luhut Laporkan Fatia dari Kontras dan Haris Azhar Terkait Pencemaran Nama Baik

Ini Alasan Luhut Laporkan Fatia dari Kontras dan Haris Azhar Terkait Pencemaran Nama Baik

Megapolitan
100 Perempuan dan Anak Jadi Korban Kekerasan di Kota Tangerang pada Januari-September 2021

100 Perempuan dan Anak Jadi Korban Kekerasan di Kota Tangerang pada Januari-September 2021

Megapolitan
Pendapatan UMKM di Jakarta Barat Saat Pandemi Lebih Stabil Dibanding Pelaku Usaha Lain

Pendapatan UMKM di Jakarta Barat Saat Pandemi Lebih Stabil Dibanding Pelaku Usaha Lain

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.