Kompas.com - 24/08/2017, 17:51 WIB
Penulis Jessi Carina
|
EditorEgidius Patnistik

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Bambang Prihartono mengatakan, kebijakan larangan sepeda motor sebenarnya demi keselamatan pengendara sendiri. Menurut dia, banyak kecelakaan yang disebabkan oleh sepeda motor.

"Kecelakaan tertinggi disebabkan kendaraan roda dua. Pembunuh nomor tiga di dunia itu kecelakaan angkutan jalan, disebabkan motor. Pertama jantung, kedua kanker, ketiga kecelakaan motor, mobil," ujar Bambang di Kementerian Perhubungan, Kamis (24/8/2017).

Lihat juga: Larangan Sepeda Motor Melintas di Rasuna Said Masih Dikaji Dishub DKI

Bambang mengatakan, 60 persen kecelakaan di jalan disebabkan kendaraan roda dua. Kebijakan yang ada saat ini bukan sekadar untuk mengurangi kemacetan di jalan saja. Jika kepadatan lalu lintas berkurang, risiko kecelakaan juga bisa berkurang.

"Masalah roda dua adalah bicara keselamatan. Kalau kita atur kendaraan roda dua, bukan untuk membatasi kemacetan karena penyebab macet banyak, bukan cuma roda dua. Jangan angkat pengguna roda dua sebagai korban terus," kata dia.

Baca juga: Djarot: Larangan Sepeda Motor Bukan Bentuk Diskriminasi

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jatuh dan Tertabrak Kendaraan saat Menyalip, Seorang Pengendara Motor Tewas di Tempat di Bekasi

Jatuh dan Tertabrak Kendaraan saat Menyalip, Seorang Pengendara Motor Tewas di Tempat di Bekasi

Megapolitan
Tingkat Keterisian RS Rujukan Covid-19 Sudah 12 Persen, Wagub DKI: Tetap Gunakan Masker

Tingkat Keterisian RS Rujukan Covid-19 Sudah 12 Persen, Wagub DKI: Tetap Gunakan Masker

Megapolitan
Polisi: Pembunuh Perempuan di Indekos Serpong Jual Ponsel Korban Rp 30.000 untuk Beli Makan

Polisi: Pembunuh Perempuan di Indekos Serpong Jual Ponsel Korban Rp 30.000 untuk Beli Makan

Megapolitan
Layanan Publik Terintegrasi, Warga Jakarta Pusat Tak Perlu Khawatir Ubah Data Dokumen Imbas Pergantian Nama Jalan

Layanan Publik Terintegrasi, Warga Jakarta Pusat Tak Perlu Khawatir Ubah Data Dokumen Imbas Pergantian Nama Jalan

Megapolitan
Ini Motif di Balik Aksi Bullying di Lapangan Sempur Bogor yang Viral di Medsos

Ini Motif di Balik Aksi Bullying di Lapangan Sempur Bogor yang Viral di Medsos

Megapolitan
BOR RS Covid-19 di Jakarta Capai 12 Persen

BOR RS Covid-19 di Jakarta Capai 12 Persen

Megapolitan
Anggota Dewan Sentil Manajemen Holywings soal Promo Miras Bernada SARA: 'Bapak Sehat Jasmani Rohani?'

Anggota Dewan Sentil Manajemen Holywings soal Promo Miras Bernada SARA: "Bapak Sehat Jasmani Rohani?"

Megapolitan
Polisi Tangkap Satu Terduga Pembunuh Pria Dalam Karung di Kali Pesanggrahan

Polisi Tangkap Satu Terduga Pembunuh Pria Dalam Karung di Kali Pesanggrahan

Megapolitan
Nonton Bareng Keluarga Cemara 2, Bioskop Inklusif Ajak Industri Film Ramah Disabilitas

Nonton Bareng Keluarga Cemara 2, Bioskop Inklusif Ajak Industri Film Ramah Disabilitas

Megapolitan
Tutup 3 Holywings, Bupati Tangerang: Pengalaman Bagi yang Lain, Jangan Sembarangan Bikin Acara

Tutup 3 Holywings, Bupati Tangerang: Pengalaman Bagi yang Lain, Jangan Sembarangan Bikin Acara

Megapolitan
Rumah Kontrakan di Pulogebang Hangus Terbakar Saat Ditinggal Penghuninya

Rumah Kontrakan di Pulogebang Hangus Terbakar Saat Ditinggal Penghuninya

Megapolitan
Polisi Tangkap 2 Penadah Ponsel Milik Perempuan yang Tewas Bersimbah Darah di Kamar Kos Serpong

Polisi Tangkap 2 Penadah Ponsel Milik Perempuan yang Tewas Bersimbah Darah di Kamar Kos Serpong

Megapolitan
Satpol PP Bongkar 35 Bangunan Liar yang Berdiri di Atas Sungai di Cipayung Depok

Satpol PP Bongkar 35 Bangunan Liar yang Berdiri di Atas Sungai di Cipayung Depok

Megapolitan
3 'Outlet' Holywings di Kabupaten Tangerang Ditutup, Nasib Para Karyawannya Jadi Bahasan

3 "Outlet" Holywings di Kabupaten Tangerang Ditutup, Nasib Para Karyawannya Jadi Bahasan

Megapolitan
Buka-bukaan Manajer Holywings soal Promosi Miras Menggunakan Nama Orang, 'Sudah Berjalan 3 Bulan'

Buka-bukaan Manajer Holywings soal Promosi Miras Menggunakan Nama Orang, "Sudah Berjalan 3 Bulan"

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.