Kompas.com - 25/08/2017, 07:10 WIB
Jeremy Thomas didampingi tim kuasa hukumnya berjumpa dengan para wartawan sesudah mereka melaporkan delapan oknum polisi yang diduga pelaku penganiayaan terhadap putranya, Axel Matthew Thomas, ke Sentra Pelayanan Propam Polri, Jakarta Selatan, pada Senin (17/7/2017). KOMPAS.com/ANDI MUTTYA KETENGJeremy Thomas didampingi tim kuasa hukumnya berjumpa dengan para wartawan sesudah mereka melaporkan delapan oknum polisi yang diduga pelaku penganiayaan terhadap putranya, Axel Matthew Thomas, ke Sentra Pelayanan Propam Polri, Jakarta Selatan, pada Senin (17/7/2017).
|
EditorDian Maharani

TANGERANG, KOMPAS.com - Kasus dugaan penyalahgunaan narkoba yang melibatkan putra artis peran Jeremy Thomas, Axel Matthew Thomas (19), akan segera disidangkan di Pengadilan Negeri Tangerang.

Penyidik Polresta Bandara Soekarno-Hatta selaku pihak yang menangani kasus ini telah melimpahkan berkas perkara dan dinyatakan lengkap oleh Kejaksaan Negeri Tangerang pada Kamis (24/8/2017).

"Bahwa Kamis kemarin Kejari Tangerang telah menerima pelimpahan (berkas) tahap 2 yaitu penyerahan tersangka berikut barang buktinya. Sudah P21 (dinyatakan lengkap)," kata Kepala Seksi Pidana Umum Kejari Tangerang Gede Adaksa saat dihubungi Kompas.com pada Jumat (25/8/2017) pagi.

Setelah berkas perkaranya dinyatakan berstatus P21, Kejari Tangerang bersama pihak Pengadilan Negeri Tangerang akan mengatur jadwal memulai persidangan dengan Axel sebagai terdakwa.

Baca: Reaksi Jeremy Thomas soal Ditolaknya Penangguhan Penahanan Putranya

Gede menuturkan, sidang akan segera digelar dalam waktu dekat. Axel ditetapkan sebagai tersangka kasus narkoba oleh polisi beberapa waktu lalu atas dasar bukti permulaan berupa dugaan transfer uang Rp 1,5 juta kepada bandar untuk memesan narkoba jenis happy five.

Awalnya, Jeremy sempat mempermasalahkan perlakuan polisi yang memukul Axel hingga wajah anaknya terluka, namun hal itu telah diselesaikan melalui penjelasan polisi mengenai situasi di lapangan, di mana Axel sempat tidak kooperatif saat diperiksa.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca: Polisi Tolak Penangguhan Penahanan Putra Jeremy Thomas

Kompas TV Artis Jeremy Thomas akan mengajukan penangguhan penahanan terhadap anaknya, Axel Mathew Thomas.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anies: Jakarta Bersiap untuk Formula E 4 Juni 2022

Anies: Jakarta Bersiap untuk Formula E 4 Juni 2022

Megapolitan
Cek Sumur Resapan, Pemkot Jakpus Akan Inspeksi ke Gedung Pemerintah dan Swasta

Cek Sumur Resapan, Pemkot Jakpus Akan Inspeksi ke Gedung Pemerintah dan Swasta

Megapolitan
Kebakaran Permukiman Padat di Krendang, Ratusan Warga Mengungsi

Kebakaran Permukiman Padat di Krendang, Ratusan Warga Mengungsi

Megapolitan
Jakarta Resmi Ditetapkan Jadi Tuan Rumah Formula E 2022

Jakarta Resmi Ditetapkan Jadi Tuan Rumah Formula E 2022

Megapolitan
Kasus Kabur dari Karantina, Oknum TNI Sudah Ditindak, Rachel Vennya Belum Diperiksa

Kasus Kabur dari Karantina, Oknum TNI Sudah Ditindak, Rachel Vennya Belum Diperiksa

Megapolitan
UPDATE 15 Oktober: 7 Kasus Baru Covid-19 di Depok

UPDATE 15 Oktober: 7 Kasus Baru Covid-19 di Depok

Megapolitan
Kisah Heroik Petugas Damkar Selamatkan Siswi dari Reruntuhan Beton, Tangis Pecah Saat Misi Selesai

Kisah Heroik Petugas Damkar Selamatkan Siswi dari Reruntuhan Beton, Tangis Pecah Saat Misi Selesai

Megapolitan
Manajemen Subway Citos Diberi Teguran Tertulis karena Timbulkan Kerumunan

Manajemen Subway Citos Diberi Teguran Tertulis karena Timbulkan Kerumunan

Megapolitan
Polres Jakarta Barat Telusuri Legalitas dan Aktivitas 7 Perusahaan Pinjol di Jakbar

Polres Jakarta Barat Telusuri Legalitas dan Aktivitas 7 Perusahaan Pinjol di Jakbar

Megapolitan
Pemerintah Diminta Lindungi Pasar Muamalah bagi Penerima Zakat agar Tak Diserang Buzzer

Pemerintah Diminta Lindungi Pasar Muamalah bagi Penerima Zakat agar Tak Diserang Buzzer

Megapolitan
Korban Kebakaran di Krendang Mengungsi di Dua Lokasi

Korban Kebakaran di Krendang Mengungsi di Dua Lokasi

Megapolitan
Orangtua Belum Izinkan Anaknya Belajar di Sekolah, 5 SMP Swasta di Kota Tangerang Belum Gelar PTM

Orangtua Belum Izinkan Anaknya Belajar di Sekolah, 5 SMP Swasta di Kota Tangerang Belum Gelar PTM

Megapolitan
Fakta Penangkapan Direktur TV Swasta, Disebut Sebarkan Konten Provokatif di YouTube dan Raup Untung Miliaran

Fakta Penangkapan Direktur TV Swasta, Disebut Sebarkan Konten Provokatif di YouTube dan Raup Untung Miliaran

Megapolitan
Korban Kebakaran di Krendang Dapat Bantuan Makan 2 Kali Sehari

Korban Kebakaran di Krendang Dapat Bantuan Makan 2 Kali Sehari

Megapolitan
Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran Permukiman di Tambora

Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran Permukiman di Tambora

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.