Sopir Taksi Online "Ditemukan" Tewas di Dalam Mobilnya

Kompas.com - 26/08/2017, 15:22 WIB
Ilustrasi jenazah. Ilustrasi jenazah.
|
EditorBayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Seorang sopir taksi online bernama Sugiharto Kasosi (42) ditemukan tewas di dalam mobilnya. Dia ditemukan tewas dengan kondisi mulut berbusa dan bersandar di jok mobil.

Kepala Subbagian Humas Polres Jakarta Barat Kompol Purnomo mengatakan, Sugiharto ditemukan tewas di dalam mobilnya di Jalan Latumenten, Jakarta Barat, pada Sabtu (26/8/2017) sekitar pukul 00.40 WIB.

Sugiharto merupakan warga Jalan Jelambar Jaya IV RT08/03 Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Jenazah pertama kali ditemukan oleh saksi bernama Ricardo yang curiga melihat sebuah mobil berhenti di tepi jalan dengan pintu terbuka.

"Selanjutnya saksi mendekat dan melihat mayat seorang laki-laki sudah dalam keadaan tidak bernyawa, mulut berbusa, dan ditemukan dua plastik obat dari rumah sakit," ujar Purnomo dalam keterangan tertulis, Sabtu siang.

Purnomo memastikan Sugiharto bukan korban pembunuhan. Dia menduga korban tewas karena tengah mengidap suatu penyakit.

"Di tubuh korban tidak ditemukan bekas luka akibat penganiayaan baik benda tajam atau memar akibat benda tumpul," kata Purnomo.

Dari sekitar lokasi polisi menemukan barang bukti berupa dompet berisi uang dan kartu identitas korban serta kartu ATM, plastik bungkus bekas obat dari Rumah Sakit Cengkareng, dua unit handphone milik korban untuk bekerja sebagai sopir taksi online.

(Baca juga: Kisahnya Viral, Ini Kata Sopir Taksi Online yang Kembalikan Ponsel Penumpangnya)

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PLN Pastikan Dana Pelanggan Listrik Prabayar yang Sudah Beli Token Tak Hilang

PLN Pastikan Dana Pelanggan Listrik Prabayar yang Sudah Beli Token Tak Hilang

Megapolitan
Sejak Sore Token Listrik Gagal Input, PLN Sebut Ada Gangguan Jaringan Data

Sejak Sore Token Listrik Gagal Input, PLN Sebut Ada Gangguan Jaringan Data

Megapolitan
Kabar Baik, 7 Kelurahan di Depok Dinyatakan Bebas Kasus Positif Covid-19

Kabar Baik, 7 Kelurahan di Depok Dinyatakan Bebas Kasus Positif Covid-19

Megapolitan
Gelar Razia di Danau Sunter, Satpol PP Sasar Warga yang Tak Kenakan Masker

Gelar Razia di Danau Sunter, Satpol PP Sasar Warga yang Tak Kenakan Masker

Megapolitan
Jakarta Belum Berencana Buka Kegiatan Belajar di Sekolah pada 13 Juli 2020

Jakarta Belum Berencana Buka Kegiatan Belajar di Sekolah pada 13 Juli 2020

Megapolitan
Sekolah di Bekasi Kembali Buka Saat Tahun Ajaran Baru

Sekolah di Bekasi Kembali Buka Saat Tahun Ajaran Baru

Megapolitan
Di Masa New Normal, Tiket Kereta Jarak Jauh Hanya Bisa Dipesan secara Online

Di Masa New Normal, Tiket Kereta Jarak Jauh Hanya Bisa Dipesan secara Online

Megapolitan
Catat, Penumpang KAI Wajib Gunakan Masker hingga Face Shield di Era New Normal

Catat, Penumpang KAI Wajib Gunakan Masker hingga Face Shield di Era New Normal

Megapolitan
Sebaran Kasus Covid-19 di DKI 1 Juni: Sunter Agung Tertinggi, Disusul Pademangan Barat

Sebaran Kasus Covid-19 di DKI 1 Juni: Sunter Agung Tertinggi, Disusul Pademangan Barat

Megapolitan
Pemkot Bekasi Akan Terbitkan Perwal sebagai Protokol New Normal

Pemkot Bekasi Akan Terbitkan Perwal sebagai Protokol New Normal

Megapolitan
Bungkusan Cairan Berasap Ditemukan di Dekat Masjid di Ciracas

Bungkusan Cairan Berasap Ditemukan di Dekat Masjid di Ciracas

Megapolitan
Jelang New Normal, Pemkot Bekasi Upayakan Keseimbangan Faktor Ekonomi dengan Kesehatan

Jelang New Normal, Pemkot Bekasi Upayakan Keseimbangan Faktor Ekonomi dengan Kesehatan

Megapolitan
Ketua DPRD DKI Minta Rumah Ibadah Segera Dibuka dengan Protokol Kesehatan

Ketua DPRD DKI Minta Rumah Ibadah Segera Dibuka dengan Protokol Kesehatan

Megapolitan
Sudah Disemprot Disinfektan oleh Tim Gegana, Besok Pasar Cisalak Dibuka

Sudah Disemprot Disinfektan oleh Tim Gegana, Besok Pasar Cisalak Dibuka

Megapolitan
Masuki New Normal, Pengunjung Mall Dibatasi 35 Persen

Masuki New Normal, Pengunjung Mall Dibatasi 35 Persen

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X