Kompas.com - 30/08/2017, 13:19 WIB
Enam tersangka pembunuh nenek Elih (73) ditampilkan saat pengungkapan kasus tersebut di Polres Tangerang Selatan, Selasa (29/8/2017). KOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERA Enam tersangka pembunuh nenek Elih (73) ditampilkan saat pengungkapan kasus tersebut di Polres Tangerang Selatan, Selasa (29/8/2017).
|
EditorIndra Akuntono


TANGERANG, KOMPAS.com -
Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan Ajun Komisaris Ahmad Alexander menyebut MBM (16) sebagai tersangka yang pertama kali memasuki pos organisasi masyarakat Pemuda Pancasila di Lengkong Karya, Serpong, lalu membacok nenek bernama Elih (73).

Hal itu terungkap dalam proses rekonstruksi kasus pembacokan yang menewaskan Elih di tempat terjadinya perkara, Rabu (30/8/2017).

"Eksekutor utama, MBM, tersangka di bawah umur dan dia yang pertama masuk ke TKP utama. Masih sekolah," kata Ahmad, kepada pewarta usai rekonstruksi.

(baca: Sebelum Bunuh Nenek Elih, Pemuda Ini Asah Goloknya di SPBU)

Dari keterangan para tersangka, ada tiga orang yang masing-masing memegang golok lalu membacok nenek Elih hingga tewas. Saat kejadian berlangsung, Minggu (13/8/2017) malam, pos ormas PP tempat Elih sedang tidur dalam kondisi gelap, dan para tersangka tidak tahu bahwa yang mereka serang adalah seorang perempuan, terlebih nenek-nenek.

"Mereka cuma tahu ada orang, kejadiannya tidak berlangsung lama, satu sampai dua menit, lalu mereka melanjutkan ke TKP ketiga yang juga pos ormas PP," ujar Ahmad.

(baca: Pembacok Nenek di Serpong Baru Tahu Salah Sasaran Setelah Lihat Berita)

Sebelumnya, polisi sudah menangkap sebagian tersangka selain MBM (16), yakni FSL (21), M.PRN (39), RTO (26), SMT (39), dan BCRI (18). Semuanya bukan warga atau orang yang berdomisili di Kota Tangerang Selatan.

Polisi masih mengejar tersangka lain, termasuk orang yang diduga otak dari kasus ini, UB, sekaligus yang menyediakan tiga golok kepada rekan-rekannya.

Atas tindakannya, tersangka dijerat Pasal 340 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang Pembunuhan Berencana dengan ancaman hukuman mati atau hukuman 20 tahun penjara.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Korban Kebakaran Taman Sari Berharap Bantuan Pemerintah untuk Bangun Kembali Rumah

Korban Kebakaran Taman Sari Berharap Bantuan Pemerintah untuk Bangun Kembali Rumah

Megapolitan
Polisi Bantah Isu Kebakaran di Taman Sari Dipicu Pertengkaran Suami Istri

Polisi Bantah Isu Kebakaran di Taman Sari Dipicu Pertengkaran Suami Istri

Megapolitan
Jadwal Buka Puasa dan Shalat Maghrib Kota Bekasi Hari Ini, 20 April 2021

Jadwal Buka Puasa dan Shalat Maghrib Kota Bekasi Hari Ini, 20 April 2021

Megapolitan
Jadwal Buka Puasa dan Shalat Maghrib Depok Hari Ini, 20 April 2021

Jadwal Buka Puasa dan Shalat Maghrib Depok Hari Ini, 20 April 2021

Megapolitan
Jadwal Buka Puasa dan Shalat Maghrib Kota Bogor Hari Ini, 20 April 2021

Jadwal Buka Puasa dan Shalat Maghrib Kota Bogor Hari Ini, 20 April 2021

Megapolitan
Jadwal Buka Puasa dan Shalat Maghrib Jakarta Hari Ini, 20 April 2021

Jadwal Buka Puasa dan Shalat Maghrib Jakarta Hari Ini, 20 April 2021

Megapolitan
Jadwal Buka Puasa dan Shalat Maghrib Tangerang Raya Hari Ini, 20 April 2021

Jadwal Buka Puasa dan Shalat Maghrib Tangerang Raya Hari Ini, 20 April 2021

Megapolitan
Perpaduan Islam dan Indonesia di Setiap Lekuk Masjid Istiqlal...

Perpaduan Islam dan Indonesia di Setiap Lekuk Masjid Istiqlal...

Megapolitan
Harga Tiket Kereta Api Jakarta-Jogja Kelas Ekonomi Terbaru Tahun 2021

Harga Tiket Kereta Api Jakarta-Jogja Kelas Ekonomi Terbaru Tahun 2021

Megapolitan
Pemprov DKI Diminta Segera Tetapkan Rumah Menlu Pertama Achmad Soebardjo Jadi Cagar Budaya

Pemprov DKI Diminta Segera Tetapkan Rumah Menlu Pertama Achmad Soebardjo Jadi Cagar Budaya

Megapolitan
Harga Tiket Kereta Api Jakarta-Jogja Kelas Eksekutif Terbaru Tahun 2021

Harga Tiket Kereta Api Jakarta-Jogja Kelas Eksekutif Terbaru Tahun 2021

Megapolitan
Harga Tiket Kereta Api Jakarta-Semarang Terbaru Tahun 2021

Harga Tiket Kereta Api Jakarta-Semarang Terbaru Tahun 2021

Megapolitan
Remaja Diperkosa Anak Anggota DPRD Bekasi lalu Dijual, Temuan TPPO Akan Ditambahkan dalam Laporan

Remaja Diperkosa Anak Anggota DPRD Bekasi lalu Dijual, Temuan TPPO Akan Ditambahkan dalam Laporan

Megapolitan
Polisi Gelar Olah TKP Kebakaran Taman Sari, Dimulai di Kontrakan yang Jadi Sumber Api

Polisi Gelar Olah TKP Kebakaran Taman Sari, Dimulai di Kontrakan yang Jadi Sumber Api

Megapolitan
Hari Terakhir Airin Bekerja, Mantu Presiden Joko Widodo Lakukan Kunjungan Kerja

Hari Terakhir Airin Bekerja, Mantu Presiden Joko Widodo Lakukan Kunjungan Kerja

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X