Panitia Kurban Diimbau Tak Gunakan Plastik Hitam untuk Bungkus Daging

Kompas.com - 02/09/2017, 10:08 WIB
Pekerja membawa daging hewan kurban untuk dibagikan di Masjid Agung Sunda Kelapa, Jakarta Pusat, Jumat (1/9/2017). Tahun ini masjid Agung Sunda Kelapa menerima 10 ekor sapi dan 52 ekor kambing untuk dikurbankan. KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNGPekerja membawa daging hewan kurban untuk dibagikan di Masjid Agung Sunda Kelapa, Jakarta Pusat, Jumat (1/9/2017). Tahun ini masjid Agung Sunda Kelapa menerima 10 ekor sapi dan 52 ekor kambing untuk dikurbankan.
|
EditorIcha Rastika

JAKARTA, KOMPAS.com - Kasudin Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat Marsawitri Gumay mengatakan, selama Idul Adha, pihaknya tak hanya memantau proses pemotongan hewan kurban.

Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat juga memantau bagaimana daging tersebut dibagikan kepada warga, termasuk plastik pembungkus daging. Menurut dia, plastik hitam tak boleh digunakan sebagai pembungkus danging.

"Ya diimbau untuk tidak menggunakan plastik warna hitam, karena plastik warna hitam tidak baik untuk digunakan sebagai pembungkus makanan," kata Marsawitri ketika dihubungi Kompas.com, Sabtu (2/9/2017).

Dari hasil pemantauan selama pemotongan hewan kurban, Jumat (1/9/2017), Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat belum menemukan pelanggaran terkait hal ini.

(Baca juga: Polisi Tembak Mati Kerbau Kurban yang Mengamuk di Bekasi )

Sebelumnya, Marsawitri mengatakan, dalam memantau pemotongan hewan kurban pada Idul Adha tahun ini, pihaknya dibantu puluhan mahasiswa dari Institut Pertanian Bogor (IPB).

"Ada sebanyak 56 mahasisya jurusan kedokteran hewan yang akan membantu kami mulai hari ini," ujar Marsawitri, Kamis (31/8/2017).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Para mahasiswa IPB itu membantu mengawasi dan mengarahkan proses pemotongan hewan yang benar di wilayah Jakarta Barat.

"Nanti mereka akan bantu arahkan bagaimana lingkungan pemotongan yang baik, harus ada atap penutupnya, bagaimana mencuci daging kurban, akan dikemanakan kotoran dalam perut hewan dan darahnya, bagaimana memisahkan daging kurban dan lain sebagainya," paparnya.

Marsawitri mengatakan, pemeriksaan pemotongan hewan ini akan berlangsung hingga hari Senin (4/9/2017) mendatang.

Baca tentang


Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anies Klaim Pengendalian Wabah Covid-19 di Jakarta Sudah Membaik

Anies Klaim Pengendalian Wabah Covid-19 di Jakarta Sudah Membaik

Megapolitan
Draf Revisi Perda Covid-19 yang Jadikan Pemindaan sebagai Penanggulangan Utama Pandemi Covid-19 Dinilai Berbahaya

Draf Revisi Perda Covid-19 yang Jadikan Pemindaan sebagai Penanggulangan Utama Pandemi Covid-19 Dinilai Berbahaya

Megapolitan
Anies Sebut Kapasitas RS yang Terlampaui Berkontribusi terhadap Kasus Pasien Covid-19 Meninggal Saat Isoman

Anies Sebut Kapasitas RS yang Terlampaui Berkontribusi terhadap Kasus Pasien Covid-19 Meninggal Saat Isoman

Megapolitan
Tren Positivity Rate Turun, Anies: Jangan Cepat Menyimpulkan Covid-19 Segera Berakhir

Tren Positivity Rate Turun, Anies: Jangan Cepat Menyimpulkan Covid-19 Segera Berakhir

Megapolitan
Jakarta PPKM Level 4, Wagub Minta Perusahaan Beri Keringanan kepada Karyawan Hamil

Jakarta PPKM Level 4, Wagub Minta Perusahaan Beri Keringanan kepada Karyawan Hamil

Megapolitan
JRMK: Isi Draf Revisi Perda Covid-19 Akan Bikin Warga Miskin Kota Tambah Sengara

JRMK: Isi Draf Revisi Perda Covid-19 Akan Bikin Warga Miskin Kota Tambah Sengara

Megapolitan
Anies Targetkan DKI Jakarta Vaksinasi 100.000 Warga dalam Sehari

Anies Targetkan DKI Jakarta Vaksinasi 100.000 Warga dalam Sehari

Megapolitan
Ombudsman Soroti Longgarnya Pengawasan Petugas Saat PPKM Level 4 di Tangsel

Ombudsman Soroti Longgarnya Pengawasan Petugas Saat PPKM Level 4 di Tangsel

Megapolitan
Satgas Covid-19 di RT/RW di Jakarta Diminta Lebih Aktif Pantau Pasien yang Jalani Isolasi Mandiri

Satgas Covid-19 di RT/RW di Jakarta Diminta Lebih Aktif Pantau Pasien yang Jalani Isolasi Mandiri

Megapolitan
LBH Jakarta Nilai Draf Revisi Perda Covid-19 DKI Jakarta Bias Kelas

LBH Jakarta Nilai Draf Revisi Perda Covid-19 DKI Jakarta Bias Kelas

Megapolitan
Krematorium di TPU Tegal Alur Beroprasi, Kapasitas 5 Jenazah per Hari

Krematorium di TPU Tegal Alur Beroprasi, Kapasitas 5 Jenazah per Hari

Megapolitan
Anies Ajak Warga yang Sudah Divaksin Covid-19 Ikut Sosialisasikan Vaksinasi

Anies Ajak Warga yang Sudah Divaksin Covid-19 Ikut Sosialisasikan Vaksinasi

Megapolitan
Buaya Sepanjang 1,7 Meter Ditemukan di Selokan di Tambora

Buaya Sepanjang 1,7 Meter Ditemukan di Selokan di Tambora

Megapolitan
Polisi: Pelaku Pembacokan Tukang Sayur di Serpong Utara 5 Orang

Polisi: Pelaku Pembacokan Tukang Sayur di Serpong Utara 5 Orang

Megapolitan
Geng Motor Bacok Tukang Sayur di Serpong Utara, Rampas Ponsel dan Uang

Geng Motor Bacok Tukang Sayur di Serpong Utara, Rampas Ponsel dan Uang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X