Parkiran Stadion Patriot Bekasi Ingin Dijadikan Pangkalan Ojek Online

Kompas.com - 05/09/2017, 14:54 WIB
Wakil Wali Kota Bekasi Ahmad Syaikhu saat menghadiri acara pelaksanaan imuniasasi measles rubella (MR) di Posyandu Tunas Cempaka, Kelurahan Jaka Setia, Kota Bekasi, Selasa (5/9/2017). KOMPAS.COM/Anggita MuslimahWakil Wali Kota Bekasi Ahmad Syaikhu saat menghadiri acara pelaksanaan imuniasasi measles rubella (MR) di Posyandu Tunas Cempaka, Kelurahan Jaka Setia, Kota Bekasi, Selasa (5/9/2017).
|
EditorDian Maharani

BEKASI, KOMPAS.com – Wakil Wali Kota Bekasi Ahmad Syaikhu mengatakan Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi akan menyediakan lahan sebagai tempat pangkalan untuk para ojek online di Kota Bekasi.

“Mereka (ojek online) akan ketemu lagi dengan saya dan Pak Wali, kita siap fasilitasi dan mudah-mudahan mereka setuju, karena itu akan membantu,” ujar Syaikhu saat ditemui Posyandu Tunas Cempaka, Kelurahan Jaka Setia, Kota Bekasi, Selasa (5/9/2017).

Ia menjelaskan, fasilitas yang disiapkan oleh Pemkot Bekasi untuk tempat mangkal ojek online adalah di gedung parkir empat lantai yang ada di Stadion Patriot Candrabhaga Kota Bekasi.

Menurut Syaikhu, gedung parkir tersebut bisa menjadi tempat yang strategis untuk para ojek online. Sebab, dari tempat tersebut jaraknya tidak terlalu jauh dari pusat Kota Bekasi.

Baca: Pemkot Bekasi Sosialisasi Larangan Ojek Online Mangkal di Jalan Protokol

“Kalau mereka mangkal di sana kan enggak ganggu jalan, dan dekat ke mana-mana sambil nunggu order dari pelanggan,” kata dia.

Selain itu juga, Syaikhu mengatakan, jika para ojek online mangkal di gedung parkir tidak akan dipungut biaya parkir.

Rencananya, kata dia, para ojek online nantinya akan diberikan kartu identitas dan dibebaskan dari biaya parkir. Syaikhu menekankan, akan membicarakan rencana tersebut dengan para pengemudi ojek online apakah mereka menyetuji atau tidak, dan menampung aspirasi mereka.

Baca: Ojek Online di Bekasi Minta Dibuatkan Tempat Mangkal

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bahayakan Kendaraan, Warga Harap Tak Ada Lagi 'Air Terjun' di Tol Becakayu

Bahayakan Kendaraan, Warga Harap Tak Ada Lagi "Air Terjun" di Tol Becakayu

Megapolitan
Pengedar Setor Rp 10 Juta untuk 10.000 Dollar Palsu, Dapat Upah Rp 300.000

Pengedar Setor Rp 10 Juta untuk 10.000 Dollar Palsu, Dapat Upah Rp 300.000

Megapolitan
Dua Bocah Tersengat Tawon, Petugas Damkar Singkirkan Sarang

Dua Bocah Tersengat Tawon, Petugas Damkar Singkirkan Sarang

Megapolitan
Rampok Nasabah Bank Bermodus Gembos Ban, Seorang Residivis Ditangkap

Rampok Nasabah Bank Bermodus Gembos Ban, Seorang Residivis Ditangkap

Megapolitan
PKL Sudah 3 Tahun Minta Direlokasi ke Pasar Senen Blok III

PKL Sudah 3 Tahun Minta Direlokasi ke Pasar Senen Blok III

Megapolitan
PKS Akan Pilih 1 dari 4 Nama Cawagub DKI yang Diajukan Gerindra

PKS Akan Pilih 1 dari 4 Nama Cawagub DKI yang Diajukan Gerindra

Megapolitan
Pamit Nobar Persita Tangerang Vs Sriwijaya FC, Remaja Tewas Dibacok

Pamit Nobar Persita Tangerang Vs Sriwijaya FC, Remaja Tewas Dibacok

Megapolitan
Berbulan-bulan Pelaku Remas Payudara di Bintaro Belum Tertangkap, Ini Kendala Polisi

Berbulan-bulan Pelaku Remas Payudara di Bintaro Belum Tertangkap, Ini Kendala Polisi

Megapolitan
Satpol PP Jaring 14 Terapis Griya Pijat di Serpong, Diduga Melakukan Asusila

Satpol PP Jaring 14 Terapis Griya Pijat di Serpong, Diduga Melakukan Asusila

Megapolitan
Polisi Tangkap 13 Pelaku Tawuran yang Tewaskan Seorang Pemuda di Bekasi

Polisi Tangkap 13 Pelaku Tawuran yang Tewaskan Seorang Pemuda di Bekasi

Megapolitan
Polisi Buru Pembuat Dollar AS Palsu yang Dilengkapi Tanda Air seperti Asli

Polisi Buru Pembuat Dollar AS Palsu yang Dilengkapi Tanda Air seperti Asli

Megapolitan
Taufik Tidak Masalah Tak Gajian 6 Bulan jika RAPBD 2020 Tak Selesai Dibahas

Taufik Tidak Masalah Tak Gajian 6 Bulan jika RAPBD 2020 Tak Selesai Dibahas

Megapolitan
Akankah Anies-DPRD DKI Mengulangi Era Ahok Telat Sahkan APBD?

Akankah Anies-DPRD DKI Mengulangi Era Ahok Telat Sahkan APBD?

Megapolitan
Enggan Komentar, Anies Serahkan Kasus Satpol PP yang Bobol ATM ke OJK dan Polisi

Enggan Komentar, Anies Serahkan Kasus Satpol PP yang Bobol ATM ke OJK dan Polisi

Megapolitan
Gara-gara Komentar di Facebook, Dua Karyawan JICT Cekcok Berujung Penganiayaan

Gara-gara Komentar di Facebook, Dua Karyawan JICT Cekcok Berujung Penganiayaan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X