Ini Alasan Polri Tahan Asma Dewi di Polda Metro Jaya - Kompas.com

Ini Alasan Polri Tahan Asma Dewi di Polda Metro Jaya

Kompas.com - 11/09/2017, 20:16 WIB
Asma DewiDok. Facebook Asma Dewi


JAKARTA, KOMPAS.com -
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono menyampaikan alasan dipindahkannya tersangka kasus ujaran kebencian, Asma Dewi, dari Mabes Polri ke Rutan Polda Metro Jaya.

"Mabes sedang direnovasi, terus tidak ada rumah tahanan," ujar Argo, kepada Kompas.com, Senin (11/9/2017).

Argo menjelaskan, meski dititipkan, kasus ujaran kebencian yang menjerat Asma Dewi tetap ditangani Mabes Polri.

"(Asma Dewi) dititipkan ke Polda. Tapi kasus Asma Dewi yang tangani Mabes," ujarnya.

(baca: Siapa Asma Dewi, Ibu Rumah Tangga yang Transfer Rp 75 Juta ke Saracen?)

Penangkapan Dewi merupakan hasil kerja sama dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

Sebelumnya, polisi meminta PPATK menelusuri 14 rekening yang diduga terkait dengan kelompok tersebut.

Dalam kasus ini, polisi telah menetapkan pengurus Saracen, yakni JAS, MFT, SRN, dan AMH sebagai tersangka. Kelompok Saracen menetapkan tarif sekitar Rp 72 juta dalam proposal yang ditawarkan ke sejumlah pihak. Mereka bersedia menyebarkan konten ujaran kebencian dan berbau SARA di media sosial sesuai pesanan.

Mulanya, polisi menangkap Dewi karena mengunggah konten ujaran kebencian dan penghinaan terhadap agama serta ras tertentu.

Dari pengembangannya, diketahui Dewi menransfer uang sebesar Rp 75 juta ke pengurus inti kelompok Saracen.

Kelompok tersebut sebelumnya diciduk lantaran menyebarkan ujaran kebencian dan konten berbau SARA di media sosial.

Nama Asma Dewi disebut-sebut merupakan bagian dari Tamasya Al Maidah. Gerakan tersebut aktif saat Pilkada DKI Jakarta pada April 2017.

Kompas TV Benarkah ada sejumlah tokoh dan purnawirawan turut terlibat?


EditorIndra Akuntono

Komentar

Terkini Lainnya

Jika Masih Padat, Polisi Akan Berlakukan 'One Way' Mulai Kertasari hingga Cikarut

Jika Masih Padat, Polisi Akan Berlakukan "One Way" Mulai Kertasari hingga Cikarut

Nasional
Kepolisian Diminta Konsisten Terapkan Tes Psikologi untuk Pemohon SIM

Kepolisian Diminta Konsisten Terapkan Tes Psikologi untuk Pemohon SIM

Nasional
Indo Barometer: Sumut Inginkan Jokowi, tetapi JK Tidak Diinginkan

Indo Barometer: Sumut Inginkan Jokowi, tetapi JK Tidak Diinginkan

Nasional
Rekonstruksi Ungkap Alur Pembunuhan Sadis terhadap Sopir Taksi Online di Palembang

Rekonstruksi Ungkap Alur Pembunuhan Sadis terhadap Sopir Taksi Online di Palembang

Regional
Velodrome Jakarta Disebut yang Terbaik se-Asia

Velodrome Jakarta Disebut yang Terbaik se-Asia

Megapolitan
Pencarian Korban KM Sinar Bangun Dimaksimalkan hingga 10 Hari

Pencarian Korban KM Sinar Bangun Dimaksimalkan hingga 10 Hari

Nasional
Besok, Menhub dan Panglima TNI Tinjau Lokasi Tenggelam KM Sinar Bangun

Besok, Menhub dan Panglima TNI Tinjau Lokasi Tenggelam KM Sinar Bangun

Nasional
Muara Angke Disebut Habitat Buaya, Warga Tak Pernah Lihat Buaya di Sana

Muara Angke Disebut Habitat Buaya, Warga Tak Pernah Lihat Buaya di Sana

Megapolitan
Indo Barometer: Elektabilitas Edy-Musa 36,9 Persen, Djarot-Sihar 37,8 Persen

Indo Barometer: Elektabilitas Edy-Musa 36,9 Persen, Djarot-Sihar 37,8 Persen

Nasional
Biografi Tokoh Dunia: Joan of Arc, Sang Dara Penakluk Pasukan Inggris

Biografi Tokoh Dunia: Joan of Arc, Sang Dara Penakluk Pasukan Inggris

Internasional
Indo Barometer: Ganjar-Yasin 67,3 Persen, Sudirman-Ida 21,1 Persen

Indo Barometer: Ganjar-Yasin 67,3 Persen, Sudirman-Ida 21,1 Persen

Nasional
Di Haul Bung Karno, Hasto Sebut Kaum Soekarnois-Religius Selalu Beriringan

Di Haul Bung Karno, Hasto Sebut Kaum Soekarnois-Religius Selalu Beriringan

Nasional
Studi: Terdapat 1 Miliar Senjata Api di Dunia, Bagaimana di Indonesia?

Studi: Terdapat 1 Miliar Senjata Api di Dunia, Bagaimana di Indonesia?

Internasional
Prabowo Ziarah ke Makam Jendral M Yusuf dan Pangeran Diponegoro

Prabowo Ziarah ke Makam Jendral M Yusuf dan Pangeran Diponegoro

Regional
Beasiswa Perfilman di IKJ, Ini Jadwal dan Syaratnya

Beasiswa Perfilman di IKJ, Ini Jadwal dan Syaratnya

Edukasi

Close Ads X