Djarot Minta Foto Warga yang Buang Sampah ke Kali Dipajang di Spanduk - Kompas.com

Djarot Minta Foto Warga yang Buang Sampah ke Kali Dipajang di Spanduk

Kompas.com - 12/09/2017, 15:31 WIB
Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Senin (11/9/2017).KOMPAS.com/NURSITA SARI Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Senin (11/9/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat meminta Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta untuk menyosialisasikan lagi operasi tangkap tangan terhadap warga yang buang sampah di kali. Kemudian, warga tersebut akan difoto untuk kemudian dipampang dalam sebuah spanduk.

"Saya tadi sampaikan ke Dinas Lingkungan Hidup, operasi tangkap tangan akan kita galakkan kembali. Kemudian foto orangnya, foto lalu dipampang, dipampang dalam bentuk spanduk. Ini lah contoh buruk," ujar Djarot di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Selasa (12/9/2017).

Spanduk itu nantinya dipajang di kampung mereka. Dia harap hal tersebut bisa memberikan efek jera kepada masyarakat yang suka membuang sampah sembarangan ke kali. Mereka akan mendapat sanksi sosial dari masyarakat karena wajahnya dipampang di spanduk.

"Dengan cara seperti itu, kita semua benar- benar menjaga Jakarta. Kasihan orang-orang ini enggak punya hati. Bagaimana kerja kita para PPSU turun di sungai pagi-pagi, jaring sampah. Mbok ya ada tenggang rasa," kata Djarot.

Baca: Banyak Warga Buang Sampah Sembarangan, Pemkot Bekasi Intensifkan OTT

Hal ini disampaikan Djarot untuk mengomentari kali-kali yang terlihat kotor lagi. Djarot juga menceritakan keluhan Kepala Dinas Lingkungan Hidup terkait kali yang kotor. Kata dia, selama ini PHL Dinas LH selalu kejar-kejaran dengan masyarakat dan wartawan.

"Wartawan itu fotonya ketika lagi kotornya, setelah kita bersihkan tidak," ujar Djarot.

Dengan warga, PHL Dinas LH harus kejar-kejaran dalam mencegah mereka membuang sampah sembarangan.

"Kemudian kita kejar-kejaran dengan warga. Kadang-kadang mereka datang naik motor dan buang sembarangan," kata Djarot.

Baca: Buang Sampah di Sungai, Tiga Warga Diperiksa Polisi Wonosobo


EditorDian Maharani
Komentar

Terkini Lainnya

Jika Masih Padat, Polisi Akan Berlakukan 'One Way' Mulai Kertasari hingga Cikarut

Jika Masih Padat, Polisi Akan Berlakukan "One Way" Mulai Kertasari hingga Cikarut

Nasional
Kepolisian Diminta Konsisten Terapkan Tes Psikologi untuk Pemohon SIM

Kepolisian Diminta Konsisten Terapkan Tes Psikologi untuk Pemohon SIM

Nasional
Indo Barometer: Sumut Inginkan Jokowi, tetapi JK Tidak Diinginkan

Indo Barometer: Sumut Inginkan Jokowi, tetapi JK Tidak Diinginkan

Nasional
Rekonstruksi Ungkap Alur Pembunuhan Sadis terhadap Sopir Taksi Online di Palembang

Rekonstruksi Ungkap Alur Pembunuhan Sadis terhadap Sopir Taksi Online di Palembang

Regional
Velodrome Jakarta Disebut yang Terbaik se-Asia

Velodrome Jakarta Disebut yang Terbaik se-Asia

Megapolitan
Pencarian Korban KM Sinar Bangun Dimaksimalkan hingga 10 Hari

Pencarian Korban KM Sinar Bangun Dimaksimalkan hingga 10 Hari

Nasional
Besok, Menhub dan Panglima TNI Tinjau Lokasi Tenggelam KM Sinar Bangun

Besok, Menhub dan Panglima TNI Tinjau Lokasi Tenggelam KM Sinar Bangun

Nasional
Muara Angke Disebut Habitat Buaya, Warga Tak Pernah Lihat Buaya di Sana

Muara Angke Disebut Habitat Buaya, Warga Tak Pernah Lihat Buaya di Sana

Megapolitan
Indo Barometer: Elektabilitas Edy-Musa 36,9 Persen, Djarot-Sihar 37,8 Persen

Indo Barometer: Elektabilitas Edy-Musa 36,9 Persen, Djarot-Sihar 37,8 Persen

Nasional
Biografi Tokoh Dunia: Joan of Arc, Sang Dara Penakluk Pasukan Inggris

Biografi Tokoh Dunia: Joan of Arc, Sang Dara Penakluk Pasukan Inggris

Internasional
Indo Barometer: Ganjar-Yasin 67,3 Persen, Sudirman-Ida 21,1 Persen

Indo Barometer: Ganjar-Yasin 67,3 Persen, Sudirman-Ida 21,1 Persen

Nasional
Di Haul Bung Karno, Hasto Sebut Kaum Soekarnois-Religius Selalu Beriringan

Di Haul Bung Karno, Hasto Sebut Kaum Soekarnois-Religius Selalu Beriringan

Nasional
Studi: Terdapat 1 Miliar Senjata Api di Dunia, Bagaimana di Indonesia?

Studi: Terdapat 1 Miliar Senjata Api di Dunia, Bagaimana di Indonesia?

Internasional
Prabowo Ziarah ke Makam Jendral M Yusuf dan Pangeran Diponegoro

Prabowo Ziarah ke Makam Jendral M Yusuf dan Pangeran Diponegoro

Regional
Beasiswa Perfilman di IKJ, Ini Jadwal dan Syaratnya

Beasiswa Perfilman di IKJ, Ini Jadwal dan Syaratnya

Edukasi

Close Ads X