Polda Metro Tunggu Djarot Perintahkan Penerapan Kepemilikan Garasi sebagai Syarat Mendapat STNK - Kompas.com

Polda Metro Tunggu Djarot Perintahkan Penerapan Kepemilikan Garasi sebagai Syarat Mendapat STNK

Kompas.com - 13/09/2017, 13:51 WIB
Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat dan Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Suntana di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Rabu (13/9/2017).KOMPAS.com/NURSITA SARI Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat dan Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Suntana di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Rabu (13/9/2017).


JAKARTA, KOMPAS.com -
Wakil Kepala Polda Metro Jaya Brigjen Pol Suntana menyatakan, Polda Metro Jaya masih menunggu Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat meminta aturan kepemilikan garasi sebagai syarat mendapatkan surat tanda nomor kendaraan (STNK) diterapkan.

Aturan tentang kewajiban pemilik kendaraan bermotor memiliki atau menguasai garasi tertuang dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 5 Tahun 2014 tentang Transportasi.

"Kami tinggal menunggu perintah dari Pak Gubernur," ujar Suntana, di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Rabu (13/9/2017).

Suntana belum mengetahui kapan aturan tersebut mulai diterapkan bagi warga yang ingin membeli kendaraan bermotor. Sebab, Pemprov DKI Jakarta saat ini masih menyosialisasikan aturan tersebut.

"Saya belum tahu, nanti Pak Gubernur. Nanti kami akan diskusikan secara bertahap ya, ini kan lagi sosialisasi," kata Suntana.

(baca: Upaya DKI Tegakkan Aturan Lama soal Garasi bagi Pemilik Mobil)

Meski begitu, Suntana menyebut Polda Metro Jaya akan mendukung dan melaksanakan perda tersebut. Sementara itu, Djarot juga belum menyebut kapan realisasi aturan untuk penerbitan kendaraan bermotor yang baru ditegakkan.

Dia hanya menekankan kepemilikan garasi harus dibuktikan dengan surat dari kelurahan.

"Kalau penerbitan STNK baru, mobil baru kan, ya itu ada jaminan, sepengetahuan RT, RW, sampai kelurahan. Baru setelah ada jaminannya, baru kami sampaikan ke samsat untuk diproses STNK," ujar Djarot.


EditorIndra Akuntono
Komentar

Terkini Lainnya

Jika Masih Padat, Polisi Akan Berlakukan 'One Way' Mulai Kertasari hingga Cikarut

Jika Masih Padat, Polisi Akan Berlakukan "One Way" Mulai Kertasari hingga Cikarut

Nasional
Kepolisian Diminta Konsisten Terapkan Tes Psikologi untuk Pemohon SIM

Kepolisian Diminta Konsisten Terapkan Tes Psikologi untuk Pemohon SIM

Nasional
Indo Barometer: Sumut Inginkan Jokowi, tetapi JK Tidak Diinginkan

Indo Barometer: Sumut Inginkan Jokowi, tetapi JK Tidak Diinginkan

Nasional
Rekonstruksi Ungkap Alur Pembunuhan Sadis terhadap Sopir Taksi Online di Palembang

Rekonstruksi Ungkap Alur Pembunuhan Sadis terhadap Sopir Taksi Online di Palembang

Regional
Velodrome Jakarta Disebut yang Terbaik se-Asia

Velodrome Jakarta Disebut yang Terbaik se-Asia

Megapolitan
Pencarian Korban KM Sinar Bangun Dimaksimalkan hingga 10 Hari

Pencarian Korban KM Sinar Bangun Dimaksimalkan hingga 10 Hari

Nasional
Besok, Menhub dan Panglima TNI Tinjau Lokasi Tenggelam KM Sinar Bangun

Besok, Menhub dan Panglima TNI Tinjau Lokasi Tenggelam KM Sinar Bangun

Nasional
Muara Angke Disebut Habitat Buaya, Warga Tak Pernah Lihat Buaya di Sana

Muara Angke Disebut Habitat Buaya, Warga Tak Pernah Lihat Buaya di Sana

Megapolitan
Indo Barometer: Elektabilitas Edy-Musa 36,9 Persen, Djarot-Sihar 37,8 Persen

Indo Barometer: Elektabilitas Edy-Musa 36,9 Persen, Djarot-Sihar 37,8 Persen

Nasional
Biografi Tokoh Dunia: Joan of Arc, Sang Dara Penakluk Pasukan Inggris

Biografi Tokoh Dunia: Joan of Arc, Sang Dara Penakluk Pasukan Inggris

Internasional
Indo Barometer: Ganjar-Yasin 67,3 Persen, Sudirman-Ida 21,1 Persen

Indo Barometer: Ganjar-Yasin 67,3 Persen, Sudirman-Ida 21,1 Persen

Nasional
Di Haul Bung Karno, Hasto Sebut Kaum Soekarnois-Religius Selalu Beriringan

Di Haul Bung Karno, Hasto Sebut Kaum Soekarnois-Religius Selalu Beriringan

Nasional
Studi: Terdapat 1 Miliar Senjata Api di Dunia, Bagaimana di Indonesia?

Studi: Terdapat 1 Miliar Senjata Api di Dunia, Bagaimana di Indonesia?

Internasional
Prabowo Ziarah ke Makam Jendral M Yusuf dan Pangeran Diponegoro

Prabowo Ziarah ke Makam Jendral M Yusuf dan Pangeran Diponegoro

Regional
Beasiswa Perfilman di IKJ, Ini Jadwal dan Syaratnya

Beasiswa Perfilman di IKJ, Ini Jadwal dan Syaratnya

Edukasi

Close Ads X