Jalur Pedestrian di Kalimalang Ditargetkan Selesai Dibangun Akhir 2017

Kompas.com - 13/09/2017, 15:42 WIB
Pembangunan jalur pedestrian di Jalan KH Noer Ali, Kalimalang Kota Bekasi, Rabu (13/09/2017). KOMPAS.COM/Anggita MuslimahPembangunan jalur pedestrian di Jalan KH Noer Ali, Kalimalang Kota Bekasi, Rabu (13/09/2017).
|
EditorIndra Akuntono


BEKASI, KOMPAS.com -
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Bekasi Tri Adhianto mengatakan pengerjaan jalur pedestrian di Jalan KH Noer Ali atau Kalimalang Kota Bekasi ditargetkan selesai akhir 2017.

"Kalau tahapan tahun ini kami harap Desember selesai," ujar Tri, di Bekasi, Rabu (13/9/2017).

Dia menjelaskan, pembangunan jalur pedestrian di Kota Bekasi dilakukan secara bertahap sampai perbatasan Kota Bekasi dengan DKI Jakarta.

"Nanti secepatnya-lah (dibangun jalur pedestrian), yang penting fisik dulu kami rapikan baru yang lain," kata Tri.


(baca: Ada Proyek Becakayu, Jalan Kalimalang Diberlakukan Satu Arah)

Tri mengatakan, jalur pedestrian yang saat ini dibangun merupakan perpanjangan dari pedestrian yang sudah ada sampai titik tepatnya di depan RS Global Awal Bros. Panjang pedestrian yang dibangun sekitar 500 meter dengan anggaran berkisar Rp 10 miliar.

Pantauan Kompas.com, pembangunan pedestrian tersebut membuat lalu lintas di Kalimalang menjadi lebih padat di kedua arahnya.

Antrean kendaraan masih panjang walaupun sudah diberlakukan sistem contraflow di jam-jam sibuk, tepatnya dari selepas gerbang perumahan Bumi Satria Kencana ke arah Bekasi Cyber Park (BCP).

Salah satu pengendara, Ipey (25), mengatakan setiap harinya selalu terjadi kemacetan hingga lampu merah perumahan Jaka Permai.

"Saya setiap hari kalau siang lewat sini (ke arah BCP) juga macet. Apalagi kalau sore pulang ke arah Jakarta, pasti macet. Bisa setengah jam buat macet yang ada pembangunannya ini," kata Ipey.

(baca: Wali Kota Bekasi Rencanakan Ada Wisata Air di Sungai Kalimalang)

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Komisi E Pangkas Anggaran Tenda Pengungsi, dari Rp 26 Juta Jadi Rp 16 Juta Per Unit

Komisi E Pangkas Anggaran Tenda Pengungsi, dari Rp 26 Juta Jadi Rp 16 Juta Per Unit

Megapolitan
Cegah PKL Senen Jualan di Bahu Jalan, Satpol PP Berjaga hingga Malam

Cegah PKL Senen Jualan di Bahu Jalan, Satpol PP Berjaga hingga Malam

Megapolitan
Polisi Periksa Kejiwaan Ayah yang Bekap dan Todong Anaknya di Cilincing

Polisi Periksa Kejiwaan Ayah yang Bekap dan Todong Anaknya di Cilincing

Megapolitan
Masuk Jakarta Harus Bayar Tahun 2020, Ini Kisah Jalan Berbayar di Ibu Kota

Masuk Jakarta Harus Bayar Tahun 2020, Ini Kisah Jalan Berbayar di Ibu Kota

Megapolitan
Pengakuan Ayah yang Bekap dan Todong Anak Balitanya, Dapat Bisikan Kakaknya Akan Dibunuh

Pengakuan Ayah yang Bekap dan Todong Anak Balitanya, Dapat Bisikan Kakaknya Akan Dibunuh

Megapolitan
Anggota Ormas Hadiri Sidang Perdana Pablo Benua, Galih Ginanjar, dan Rey Utami

Anggota Ormas Hadiri Sidang Perdana Pablo Benua, Galih Ginanjar, dan Rey Utami

Megapolitan
Motif WNA Ilegal ke Indonesia: Jualan Baju hingga Jadi Pemain Bola

Motif WNA Ilegal ke Indonesia: Jualan Baju hingga Jadi Pemain Bola

Megapolitan
Kisah Pak Tole, Berjaga dan Tidur di Atas Makam Menteng Pulo

Kisah Pak Tole, Berjaga dan Tidur di Atas Makam Menteng Pulo

Megapolitan
Ajukan Anggaran Rp 26 Juta untuk Satu Tenda, Dinsos DKI Dicecar Komisi E

Ajukan Anggaran Rp 26 Juta untuk Satu Tenda, Dinsos DKI Dicecar Komisi E

Megapolitan
Polisi Tangkap 2 Pengedar Narkoba di Depok, Barbuk 18 Kg Ganja

Polisi Tangkap 2 Pengedar Narkoba di Depok, Barbuk 18 Kg Ganja

Megapolitan
Ayah yang Bekap dan Todong Dua Putrinya Sudah Ditinggal Istri 5 Bulan Jadi TKI

Ayah yang Bekap dan Todong Dua Putrinya Sudah Ditinggal Istri 5 Bulan Jadi TKI

Megapolitan
Jadi Dewan Pengawas 7 RSUD Jakarta, Kinerja Anggota TGUPP Achmad Haryadi Diyakini Tak Efektif

Jadi Dewan Pengawas 7 RSUD Jakarta, Kinerja Anggota TGUPP Achmad Haryadi Diyakini Tak Efektif

Megapolitan
Imigrasi Kota Tangerang Tangkap 25 WNA yang Langgar Izin Tinggal

Imigrasi Kota Tangerang Tangkap 25 WNA yang Langgar Izin Tinggal

Megapolitan
Jadi Anggota TGUPP dan Dewan Pengawas 7 RSUD, Achmad Haryadi Dapat Gaji Dobel

Jadi Anggota TGUPP dan Dewan Pengawas 7 RSUD, Achmad Haryadi Dapat Gaji Dobel

Megapolitan
Pemkot Jakpus Pastikan Pasar Baru Metro Atom Siap Ditempati PKL Senen

Pemkot Jakpus Pastikan Pasar Baru Metro Atom Siap Ditempati PKL Senen

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X