Fadli Zon: Warga Kebun Bayam Dukung Stadion BMW Dibangun, tetapi...

Kompas.com - 13/09/2017, 20:27 WIB
Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon saat bertemu dengan dua nenek berambut pirang yang tidak mengenalnya di Kampung Kebun Bayam, Jakarta Utara, Rabu (13/9/2017). KOMPAS.com/Ridwan Aji PitokoWakil Ketua DPR RI Fadli Zon saat bertemu dengan dua nenek berambut pirang yang tidak mengenalnya di Kampung Kebun Bayam, Jakarta Utara, Rabu (13/9/2017).
|
EditorDian Maharani

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon mengklaim bahwa warga di Kampung Kebun Bayam, Jakarta Utara mendukung adanya pembangunan Stadion di Taman Bersih Manusia Wibawa (BMW). Namun, warga tersebut juga menuntut kejelasan mereka di sana.

"Mereka mendukung pembangunan stadion, tetapi mereka juga mau jelas nasibnya karena di sini ada 535 KK dan infonya listrik serta air kemarin sempat diputus. Ini kan enggak manusiawi. Harus ada pembicaraan karena di sini ada semangat untuk penataan," jelas Fadli Zon saat mengunjungi Kampung Kebun Bayam, Rabu (13/9/2017).

Oleh sebab itu, Fadli Zon mengimbau kepada Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat untuk tidak mengambil tindakan penggusuran Kampung Kebun Bayam dan menyerahkan soal penataannya kepada gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta terpilih.

"Gubernur sekarang ini kan massa waktunya tinggal menghitung hari sebaiknya tidak mengambil tindakan drastis, jadi serahkanlah kepada gubernur dan wakil gubernur yang akan datang dan biarkan mereka yang menata," tutur dia.

Baca: Kepada Fadli Zon, Warga Kampung Kebun Bayam Minta Jangan Digusur

Segala penataan yang dilakukan di kampung dengan penghuni sebanyak 535 Kepala Keluarga (KK) tersebut memerlukan musyawarah, termasuk apakah nantinya dibangun rusun di sana atau diberikan lahan untuk konservasi bayam.

"Yang jelas kami setuju harus ada penataan rumah yang layak huni karena kan ada program dari pemerintah seperti air bersih, kali bersih itu juga yang saya dukung. Tetapi yang paling penting manusianya juga harus diperhatikan," tandas Fadli Zon.

Baca: Warga Kampung Kebun Bayam Minta Diberi Waktu Menata Tempat Tinggalnya

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kelurahan Ancol Imbau Warga Antisipasi Banjir Rob, Aliran Listrik Dimatikan

Kelurahan Ancol Imbau Warga Antisipasi Banjir Rob, Aliran Listrik Dimatikan

Megapolitan
Kasus 219 Kg Ganja dari Aceh, Jaksa Tuntut 3 Terdakwa Hukuman Mati

Kasus 219 Kg Ganja dari Aceh, Jaksa Tuntut 3 Terdakwa Hukuman Mati

Megapolitan
Bertambah 7 Kasus, Total 382 Pasien Covid-19 di Kota Tangerang

Bertambah 7 Kasus, Total 382 Pasien Covid-19 di Kota Tangerang

Megapolitan
Rekonstruksi Suami Lansia Bunuh Istri di Tangerang, Berawal dari Minum Miras Bareng

Rekonstruksi Suami Lansia Bunuh Istri di Tangerang, Berawal dari Minum Miras Bareng

Megapolitan
APBD Kota Bekasi 2020 Diperkirakan Anjlok 50 Persen

APBD Kota Bekasi 2020 Diperkirakan Anjlok 50 Persen

Megapolitan
Mulai 8 Juni, 50 Persen PNS Pemprov DKI Bakal Mulai Kerja di Kantor

Mulai 8 Juni, 50 Persen PNS Pemprov DKI Bakal Mulai Kerja di Kantor

Megapolitan
Kerugian Ekologis Akibat Perdagangan Ilegal 153 Reptil di Bandara Soetta Sangat Besar

Kerugian Ekologis Akibat Perdagangan Ilegal 153 Reptil di Bandara Soetta Sangat Besar

Megapolitan
Kurangi Bau Sampah, Damkar Tangsel Semprotkan Bahan Kimia ke TPA Cipeucang

Kurangi Bau Sampah, Damkar Tangsel Semprotkan Bahan Kimia ke TPA Cipeucang

Megapolitan
Masuk PSBB Proporsional, 16 RW di Kota Bekasi Masuk Zona Merah Covid-19, Berikut Daftarnya

Masuk PSBB Proporsional, 16 RW di Kota Bekasi Masuk Zona Merah Covid-19, Berikut Daftarnya

Megapolitan
Banjir Rob di Sunda Kelapa, 1.089 Keluarga Terdampak

Banjir Rob di Sunda Kelapa, 1.089 Keluarga Terdampak

Megapolitan
Kecamatan Senen Rencanakan Rapid Test Kampung di 6 Kelurahan

Kecamatan Senen Rencanakan Rapid Test Kampung di 6 Kelurahan

Megapolitan
PSBB Bogor, Aktivasi Mal Tunggu Perubahan Status Level Kewaspadaan

PSBB Bogor, Aktivasi Mal Tunggu Perubahan Status Level Kewaspadaan

Megapolitan
Rumah Karaoke di Bekasi Boleh Beroperasi asal Karyawannya Rapid Test

Rumah Karaoke di Bekasi Boleh Beroperasi asal Karyawannya Rapid Test

Megapolitan
Rentetan Perampokan, Polisi Minta Minimarket Dijaga Sekuriti

Rentetan Perampokan, Polisi Minta Minimarket Dijaga Sekuriti

Megapolitan
4 RT Zona Merah Covid-19 di Kelurahan Kramat Gunakan Sistem Satu Pintu

4 RT Zona Merah Covid-19 di Kelurahan Kramat Gunakan Sistem Satu Pintu

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X