Pemilik 2 Rumah di Kompleks Akabri Klaim Baru Terima Surat Peringatan - Kompas.com

Pemilik 2 Rumah di Kompleks Akabri Klaim Baru Terima Surat Peringatan

Kompas.com - 14/09/2017, 12:10 WIB
Anggota TNI adu mulut dengan warga di Komplek Akabri, Menteng Pulo, Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis (14/9/2017).KOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFAR Anggota TNI adu mulut dengan warga di Komplek Akabri, Menteng Pulo, Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis (14/9/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - TNI berencana mengosongkan dua rumah warga di Komplek Akabri, Menteng Pulo, Setiabudi, Jakarta Selatan.

Namun warga mengklaim kedua rumah bernomor 15a dan 28a itu baru diberi peringatan dua hari lalu tepatnya pada Selasa (12/9/2017).

"Dua rumah yang akan dikosongkan ini baru dua hari sebelumnya dapat surat perintah pengosongan," kata perwakilan warga Viviet S Putri di lokasi, Kamis (14/9/2017).

Menurut Viviet, pada Selasa siang, warga dan penasihat hukum mengikuti sidang gugatan mereka terhadap BPN Jakarta Selatan dan Kementerian Pertahanan. Sayangnya sidang itu ditunda.

Baca: Puluhan Personel TNI Datangi Komplek Akabri Menteng Pulo

Malam harinya, Eri dan Eryawan, penghuni yang tinggal di dua rumah tersebut, menerima surat perintah pengosongan.

"Suratnya besok udah harus kosongin. Ternyata mereka datang hari ini," kata Viviet.

Viviet mengatakan, dua rumah ini menjadi target pertama pihak TNI lantaran diduga kosong. Namun menurut Viviet, rumah itu masih dihuni oleh putra purnawirawan dan keluarganya.

Dari 60 rumah yang ada di kompleks tersebut, 15 di antaranya sudah menerima surat peringatan satu hingga tiga untuk mengosongkan rumah warga sejak Juni 2017.

Kamis pagi ini, puluhan personel TNI datang untuk mengosongkan sejumlah rumah. Namun, hingga berita ini diunggah, mereka belum menyentuh kedua rumah itu.

Pihak TNI enggan memberikan pernyataan kepada awak media terkait upaya pengosongan beberapa rumah tersebut.

Baca: Penghuni Kompleks Akabri: Kami Punya Kedudukan dan Hak yang Sama di Mata Hukum


EditorErvan Hardoko
Komentar

Terkini Lainnya

Uni Emirat Arab Siap Dukung Penarikan Mundur Pemberontak Yaman

Uni Emirat Arab Siap Dukung Penarikan Mundur Pemberontak Yaman

Internasional
Pemkot Jakbar Cari Lokasi Pengganti Tempat Pembuangan Sampah yang Dikeluhkan Warga

Pemkot Jakbar Cari Lokasi Pengganti Tempat Pembuangan Sampah yang Dikeluhkan Warga

Megapolitan
Tugas Perdana dari Mendagri, Pj Gubernur Sumut Datangi Danau Toba

Tugas Perdana dari Mendagri, Pj Gubernur Sumut Datangi Danau Toba

Regional
KPU NTT Kesulitan Atur Akun Medsos yang Kampanye Saat Masa Tenang

KPU NTT Kesulitan Atur Akun Medsos yang Kampanye Saat Masa Tenang

Regional
Menengok Saluran Air Penuh Sampah di Duren Sawit

Menengok Saluran Air Penuh Sampah di Duren Sawit

Megapolitan
Cerita Korban Terpeleset Cairan Licin Diduga Oli di Pejompongan

Cerita Korban Terpeleset Cairan Licin Diduga Oli di Pejompongan

Megapolitan
415 Pengamat Internasional Terakreditasi Pantau Pemilu Turki

415 Pengamat Internasional Terakreditasi Pantau Pemilu Turki

Internasional
Jika Ada Polisi Tidak Netral di Pilkada Jabar, Laporkan ke Kapolda

Jika Ada Polisi Tidak Netral di Pilkada Jabar, Laporkan ke Kapolda

Regional
Nurdin Halid Ungkap Ada Menteri Intervensi Pilkada Sulsel Sampai Ancam Bupati

Nurdin Halid Ungkap Ada Menteri Intervensi Pilkada Sulsel Sampai Ancam Bupati

Regional
Antisipasi 'Serangan Fajar' di Pilkada Jatim, PDI-P Intruksikan Kadernya Ronda

Antisipasi "Serangan Fajar" di Pilkada Jatim, PDI-P Intruksikan Kadernya Ronda

Nasional
'Baju Kertasku', Saat Kertas Bekas Jadi Berkah Bagi Keluarga Tak Mampu

"Baju Kertasku", Saat Kertas Bekas Jadi Berkah Bagi Keluarga Tak Mampu

Megapolitan
Dorong Pilkada Damai, MUI dan Polda Jabar Gelar Halal Bihalal dan Istigtsah

Dorong Pilkada Damai, MUI dan Polda Jabar Gelar Halal Bihalal dan Istigtsah

Regional
Basarnas akan Menganalisa Temuan Objek di Kedalaman 490 Meter di Danau Toba

Basarnas akan Menganalisa Temuan Objek di Kedalaman 490 Meter di Danau Toba

Regional
Tim Pemenangan Sudirman-Ida Protes TPS Digelar di Dalam Rumah

Tim Pemenangan Sudirman-Ida Protes TPS Digelar di Dalam Rumah

Regional
Pulangkan Sisa Jenazah Tentara Korban Perang, AS Kirim 100 Peti Mati ke Korea

Pulangkan Sisa Jenazah Tentara Korban Perang, AS Kirim 100 Peti Mati ke Korea

Internasional

Close Ads X