Kasus Bayi Debora, RS Mitra Keluarga Kalideres Dilaporkan ke Polisi

Kompas.com - 14/09/2017, 17:56 WIB
Pelapor Rumah Sakit Mitra Keluarga saat di Mapolda Metro Jaya, Kamis (14/9/2017).Kompas.com/Akhdi Martin Pratama Pelapor Rumah Sakit Mitra Keluarga saat di Mapolda Metro Jaya, Kamis (14/9/2017).
|
EditorDian Maharani

JAKARTA, KOMPAS.com - Majelis Advokat Indonesia melaporkan Rumah Sakit Mitra Keluarga Kalideres ke polisi. Laporan ini terkait kematian dari bayi Tiara Debora yang diduga karena tidak mendapatkan perawatan yang baik dari pihak rumah sakit.

Ketua Umum Majelis Advokat Indonesia Ryo Rama Baskara menilai sikap pihak rumah sakit yang tidak memberikan pelayanan maksimal terhadap pasiennya karena masalah keuangan tidak bisa dibenarkan.

"Ini perilaku praktisi kesehatan harus diselesaikan, jangan sampai orientasi ke arah keuntungan semata. Kalau semua diarahkan pada keuntungan semata, benarlah kata-kata orang miskin dilarang sakit," ujar Ryo di Mapolda Metro Jaya, Kamis (14/9/2017).

Ryo menambahkan, perilaku rumah sakit seperti itu tak bisa dibiarkan. Untuk itu, pihaknya membuat laporan polisi agar kejadian yang menimpa Debora tak terulang lagi.


Baca: Adakah Sanksi Lanjutan bagi RS Mitra Keluarga Kalideres?

"Kalau dalam posisi ini tak dipidana berbahaya, RS ini akan terjadi lagi. Apalagi, presentase orang miskin lebih banyak dibandingkan yang mampu," ucap dia.

Ryo mengaku sudah mengetahui bahwa pihak kepolisian telah melakukan penyelidikan dalam kasus ini. Menurut dia, agar proses hukum kasus ini lebih diperhatikan maka pihaknya tetap membuat laporan polisi.

Dia bertekat akan mengawal proses penyelidikan kasus ini. Hal tersebut dilakukan agar pihak kepolisian serius menanganinya.

"Ini harus kita kawal, termasuk mengawal menteri terkait, sampai Presiden agar mengambil tindakan tegas soal kasus seperti ini dan rumah sakitnya," kata Ryo.

Laporan ini diterima polisi dengan nomor laporan LP/4414/IX/2017/PMJ/Dit Reskrimsus tertanggal 14 September 2017. Dalam laporan ini polisi menyertakan Pasal 32 ayat 2 Juncto Pasal 85 Juncto Pasal 190 UU RI No 36 tahun 2009 tentang Kesehatan.

Baca: Kenapa Bayi Debora Diperlakukan Berbeda?

Kompas TV Kemenkes menyatakan Rumah Sakit Mitra Keluarga Jakarta Barat, telah lalai dalam penanganan bayi Debora.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Link Live Streaming Pelantikan Anggota DPRD DKI Jakarta 2019-2024

Link Live Streaming Pelantikan Anggota DPRD DKI Jakarta 2019-2024

Megapolitan
Sederet Hak Anggota DPRD DKI Jakarta 2019-2024, Gaji Ratusan Juta hingga Pin Emas

Sederet Hak Anggota DPRD DKI Jakarta 2019-2024, Gaji Ratusan Juta hingga Pin Emas

Megapolitan
Korban Cabut Laporan, Tersangka Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di KRL Dibebaskan

Korban Cabut Laporan, Tersangka Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di KRL Dibebaskan

Megapolitan
Senin Pagi, Udara di Bekasi dan Tangsel Lebih Buruk dari Jakarta

Senin Pagi, Udara di Bekasi dan Tangsel Lebih Buruk dari Jakarta

Megapolitan
6 Fakta Peristiwa Pria Gendong Jenazah Keponakan di Puskesmas Cikokol

6 Fakta Peristiwa Pria Gendong Jenazah Keponakan di Puskesmas Cikokol

Megapolitan
PR DPRD DKI Periode 2019-2024, Pilih Wagub hingga Sahkan Perda Sesuai Prolegda

PR DPRD DKI Periode 2019-2024, Pilih Wagub hingga Sahkan Perda Sesuai Prolegda

Megapolitan
Daftar Lokasi Layanan SIM Keliling Hari Ini

Daftar Lokasi Layanan SIM Keliling Hari Ini

Megapolitan
Kritik Riyanni Jangkaru soal Material Instalasi Gabion dan Bantahan Pemprov DKI

Kritik Riyanni Jangkaru soal Material Instalasi Gabion dan Bantahan Pemprov DKI

Megapolitan
Walikota Tangerang: Ambulans Tak Kurang, SOP Perlu Diubah agar Warga Terlayani

Walikota Tangerang: Ambulans Tak Kurang, SOP Perlu Diubah agar Warga Terlayani

Megapolitan
Anggota DPRD DKI Jakarta Periode 2019 - 2024 Dilantik Hari Ini

Anggota DPRD DKI Jakarta Periode 2019 - 2024 Dilantik Hari Ini

Megapolitan
Material Instalasi Gabion di Bundaran HI dari Batu Gamping

Material Instalasi Gabion di Bundaran HI dari Batu Gamping

Megapolitan
BMKG: Jakarta Berawan Hari Ini

BMKG: Jakarta Berawan Hari Ini

Megapolitan
Jenazah Digendong di Tangerang, Wali Kota Instruksikan Ubah SOP Penggunaan Ambulans

Jenazah Digendong di Tangerang, Wali Kota Instruksikan Ubah SOP Penggunaan Ambulans

Megapolitan
Kadishut DKI Bantah Gabion di Bundaran HI Berbahan Dasar Batu Karang

Kadishut DKI Bantah Gabion di Bundaran HI Berbahan Dasar Batu Karang

Megapolitan
Tak Hanya di DKI, Grace Natalie Sebut Seluruh Legislator dari PSI Tolak Pin Emas

Tak Hanya di DKI, Grace Natalie Sebut Seluruh Legislator dari PSI Tolak Pin Emas

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X