Saat Fadli Zon Minta Djarot Tak Gusur "Kampung Anies-Sandi"

Kompas.com - 15/09/2017, 07:52 WIB
Calon wakil gubernur DKI Jakarta nomor pemilihan tiga Sandiaga Uno menggunting pita yang disiapkan warga saat kedatangannya di Kampung Kebon Bayam, Kelurahan Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (25/1/2017). Pita disiapkan warga untuk menandai perubahan nama kampungnya menjadi kampung Anies-Sandi. Alsadad RudiCalon wakil gubernur DKI Jakarta nomor pemilihan tiga Sandiaga Uno menggunting pita yang disiapkan warga saat kedatangannya di Kampung Kebon Bayam, Kelurahan Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (25/1/2017). Pita disiapkan warga untuk menandai perubahan nama kampungnya menjadi kampung Anies-Sandi.
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorEgidius Patnistik

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon mengunjungi Kampung Kebon Bayam, Kelurahan Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (13/9/2017) lalu. Kedatangannya ke lokasi tersebut bertujuan untuk berdialog dengan warga yang kampungnya dalam waktu dekat akan segera digusur.

Kampung Kebon Bayam merupakan sebuah permukiman yang tercatat terdiri dari 535 kepala keluarga (KK). Permukinan itu terletak di sisi utara eks Taman BMW. Rencana penggusuran Kampung Kebon Bayam dilatarbelakangi adanya rencana pembangunan stadion internasional di lahan yang tercatat memiliki luas 6,6 hektar itu.

Saat kedatangannya ke Kampung Kebon Bayam, Fadli menyatakan bahwa warga setempat mendukung pembangunan stadion di lahan eks Taman BMW. Namun, warga tersebut juga menuntut kejelasan nasib mereka di sana.

"Mereka mendukung pembangunan stadion, tetapi mereka juga mau jelas nasibnya karena di sini ada 535 KK dan infonya listrik serta air kemarin sempat diputus. Ini kan enggak manusiawi. Harus ada pembicaraan karena di sini ada semangat untuk penataan," ujar Fadli.

Baca juga: Fadli Zon: Warga Kebun Bayam Dukung Stadion BMW Dibangun, tetapi...

 

Fadli mengimbau Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat untuk tidak mengambil menggusur Kampung Kebun Bayam dan menyerahkan penataannya kepada gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta terpilih, yaitu Anies Baswedan dan Sandiaga Uno.

"Gubernur sekarang ini kan masa waktunya tinggal menghitung hari, sebaiknya tidak mengambil tindakan drastis, jadi serahkanlah kepada gubernur dan wakil gubernur yang akan datang dan biarkan mereka yang menata," kata politisi Partai Gerindra itu.

Saat kampanye Pilkada DKI 2017, Sandiaga sempat mendatangi Kampung Kebon Bayam. Warga setempat pun menamai kampungnya itu dengan nama Kampung Anies-Sandi.

Penamaan Kampung Kebon Bayam menjadi Kampung Anies-Sandi bahkan dilakukan dengan seremonial potong pita, yang dilakukan langsung oleh Sandi. Setelah Sandi memotong pita, warga juga mengalungkan kalungan bunga kepadanya.

"Selamat Kampung Bayam kini sudah ganti jadi Kampung Anies-Sandi," ucap salah seorang warga yang menjadi pembawa acara kampanye Sandi.

Warga menyatakan perubahan nama dilakukan karena mereka menyakini Anies dan Sandi akan membawa perubahan. Dalam kampanyenya, Sandi memang sempat berjanji tidak akan menggusur Kampung Bayam jika terpilih.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Warga Dihukum Berdoa di Makam Khusus Covid-19, Epidemiolog: Justru Risiko Tertular

Warga Dihukum Berdoa di Makam Khusus Covid-19, Epidemiolog: Justru Risiko Tertular

Megapolitan
UPDATE Covid-19:  Muncul 46 Kasus Baru di Kota Tangerang, Total 5.214 Kasus

UPDATE Covid-19: Muncul 46 Kasus Baru di Kota Tangerang, Total 5.214 Kasus

Megapolitan
Kurir Sabu yang Ditangkap di Padang Dapat Upah Rp 50 Juta per Kilogram

Kurir Sabu yang Ditangkap di Padang Dapat Upah Rp 50 Juta per Kilogram

Megapolitan
Satu Minggu PSBB Ketat, Satpol PP Kumpulkan Rp 22,5 Juta Denda Pelanggar Prokes

Satu Minggu PSBB Ketat, Satpol PP Kumpulkan Rp 22,5 Juta Denda Pelanggar Prokes

Megapolitan
Modus Dua Jambret di JPO Kalideres, Pepet Pejalan Kaki dan Tak Segan Lukai Korban

Modus Dua Jambret di JPO Kalideres, Pepet Pejalan Kaki dan Tak Segan Lukai Korban

Megapolitan
Kurir Sabu Berbalut Teh yang Ditangkap di Padang Jaringan Malaysia

Kurir Sabu Berbalut Teh yang Ditangkap di Padang Jaringan Malaysia

Megapolitan
Pemkot Tangsel Tak Tahu Ada Kendala Pengelolaan Sampah Medis di TPU Jombang

Pemkot Tangsel Tak Tahu Ada Kendala Pengelolaan Sampah Medis di TPU Jombang

Megapolitan
Dinkes Tangsel Akui Kecolongan Soal Pembakaran Sampah Medis di TPU Jombang

Dinkes Tangsel Akui Kecolongan Soal Pembakaran Sampah Medis di TPU Jombang

Megapolitan
Polsek Cipondoh Tangkap 3 Pelaku Pencurian Motor Antar Provinsi

Polsek Cipondoh Tangkap 3 Pelaku Pencurian Motor Antar Provinsi

Megapolitan
Kalideres, Kecamatan dengan Kasus Covid-19 Harian Tertinggi di Jakbar

Kalideres, Kecamatan dengan Kasus Covid-19 Harian Tertinggi di Jakbar

Megapolitan
Pemkot Bekasi Berupaya Tambah Ruang ICU untuk Pasien Covid-19

Pemkot Bekasi Berupaya Tambah Ruang ICU untuk Pasien Covid-19

Megapolitan
Dua Polisi Terluka Saat Lerai Tawuran di Manggarai

Dua Polisi Terluka Saat Lerai Tawuran di Manggarai

Megapolitan
Satu Wanita yang Diduga Penyuplai Batu Saat Tawuran di Manggarai Diamankan Polisi

Satu Wanita yang Diduga Penyuplai Batu Saat Tawuran di Manggarai Diamankan Polisi

Megapolitan
90 Kasus Baru di Bogor Tertinggi Selama Pandemi, Wali Kota Bogor: Kondisi Sangat Darurat!

90 Kasus Baru di Bogor Tertinggi Selama Pandemi, Wali Kota Bogor: Kondisi Sangat Darurat!

Megapolitan
Beroperasi 3 Hari, Lahan Baru di TPU Jombang Langsung Terisi 11 Jenazah Covid-19

Beroperasi 3 Hari, Lahan Baru di TPU Jombang Langsung Terisi 11 Jenazah Covid-19

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X