Spesialis Pencurian Rumah Kosong di Jakut Tewas Ditembak Tim Tiger

Kompas.com - 18/09/2017, 14:45 WIB
Barang bukti kasus pencurian rumsong di Jakarta Utara, Senin (18/9/2017). Ridwan Aji Pitoko/KOMPAS.comBarang bukti kasus pencurian rumsong di Jakarta Utara, Senin (18/9/2017).
|
EditorIndra Akuntono


JAKARTA, KOMPAS.com -
Tim Tiger Polres Metro Jakarta Utara menembak SA, spesialis pencurian di rumah kosong di wilayah Jakarta Utara yang beraksi pada Agustus 2017.

"Tim Tiger telah melumpuhkan SA yang sering melakukan pencurian dengan kekerasan dan spesialis pencurian rumah kosong," kata Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Dwiyono, di Mapolres Metro Jakarta Utara, Senin (18/9/2017).

Dwiyono menjelaskan,  SA dilumpuhkan setelah polisi menyelidiki kasus pencurian rumah kosong yang terjadi di Pademangan, Penjaringan, dan Cilincing.

Ketiga kasus pencurian rumah kosong itu kemudian diketahui dilakukan SA bersama dua pelaku lainnya, yakni P dan S.

"Setelah diketahui, Tim Tiger kemudian menyergap SA yang tengah berkendara menggunakan Camry dari Pademangan ke arah Priok," ujar Dwiyono.

(baca: Adik Kapolsek Jadi Korban Pencurian di Wilayah Tugas Kakaknya)

Dalam penyergapan tersebut, SA melakukan perlawanan dengan menembakkan senjata api ke arah petugas polisi. Petugas pun memberikan tembakan peringatan untuk menghentikan serangan SA tersebut.

"Karena terus menembak dan mengenai petugas maka Tim Tiger mengambil tindakan tegas dengan menembak SA di bagian dada sebanyak dua kali," ujar Dwiyono.

SA yang sempat dibawa ke Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati pun akhirnya tewas karena kehabisan darah akibat luka tembak tersebut. Adapun barang bukti yang diamankan berupa satu senjata api rakitan dengan delapan butir peluru, satu senjata tajam jenis sangkur, satu jenis katana berbentuk sabuk pinggang, dan sebuah pisau dengan gagang berwarna biru muda.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Nekat Buka Selama PPKM, Kolam Renang hingga Tempat Fitnes di Kota Tangerang Ditutup

Nekat Buka Selama PPKM, Kolam Renang hingga Tempat Fitnes di Kota Tangerang Ditutup

Megapolitan
Wagub DKI Klaim Penanganan Covid-19 di Jakarta Cukup Baik sehingga Angka Kematian Turun, Ini Faktanya

Wagub DKI Klaim Penanganan Covid-19 di Jakarta Cukup Baik sehingga Angka Kematian Turun, Ini Faktanya

Megapolitan
Update Covid-19 di Kota Tangerang: Ada 72 Kasus Baru, Totalnya 5.793

Update Covid-19 di Kota Tangerang: Ada 72 Kasus Baru, Totalnya 5.793

Megapolitan
Pemprov DKI Jakarta Siapkan 6 Lokasi Baru untuk Tampung Jenazah Pasien Covid-19

Pemprov DKI Jakarta Siapkan 6 Lokasi Baru untuk Tampung Jenazah Pasien Covid-19

Megapolitan
IDI Tangsel Sebut Proses Penambahan Kapasitas Rumah Lawan Covid-19 Harus Dikebut

IDI Tangsel Sebut Proses Penambahan Kapasitas Rumah Lawan Covid-19 Harus Dikebut

Megapolitan
Kisah Penyintas Covid-19, Kehilangan Kakak hingga Puji Syukur Bisa Bernapas

Kisah Penyintas Covid-19, Kehilangan Kakak hingga Puji Syukur Bisa Bernapas

Megapolitan
UPDATE 27 Januari: Ada 1.836 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta, 22.301 Pasien Masih Dirawat

UPDATE 27 Januari: Ada 1.836 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta, 22.301 Pasien Masih Dirawat

Megapolitan
UPDATE 27 Januari: Ada 100 Kasus Baru Covid-19 di Tangsel, 2 Pasien Meninggal

UPDATE 27 Januari: Ada 100 Kasus Baru Covid-19 di Tangsel, 2 Pasien Meninggal

Megapolitan
Dinkes DKI Temukan 592 Klaster Keluarga Pascalibur Natal-Tahun Baru, 1.265 Orang Positif Covid-19

Dinkes DKI Temukan 592 Klaster Keluarga Pascalibur Natal-Tahun Baru, 1.265 Orang Positif Covid-19

Megapolitan
Alat Medis Belum Ada, Pemanfaatan RSU Pakulonan Tangsel untuk Pasien Covid-19 Molor hingga Februari

Alat Medis Belum Ada, Pemanfaatan RSU Pakulonan Tangsel untuk Pasien Covid-19 Molor hingga Februari

Megapolitan
Vaksinasi Tahap Kedua Dimulai Besok, 9.150 Nakes di Kota Bogor Siap Disuntik

Vaksinasi Tahap Kedua Dimulai Besok, 9.150 Nakes di Kota Bogor Siap Disuntik

Megapolitan
Kasus Prostitusi di Sunter, 4 Anak 'Dijual' Rp 20 Juta

Kasus Prostitusi di Sunter, 4 Anak "Dijual" Rp 20 Juta

Megapolitan
Selama PPKM Jilid I, 95 Orang dan 4 Usaha di Kota Tangerang Didenda karena Langgar Prokes

Selama PPKM Jilid I, 95 Orang dan 4 Usaha di Kota Tangerang Didenda karena Langgar Prokes

Megapolitan
Kapolri Sebut Polantas Tak Lagi Menilang, Warga: Tilang Elektronik Lebih Menakutkan

Kapolri Sebut Polantas Tak Lagi Menilang, Warga: Tilang Elektronik Lebih Menakutkan

Megapolitan
Beda Cara Anies dan Riza Patria Pandang Angka Kematian akibat Covid-19 di Jakarta...

Beda Cara Anies dan Riza Patria Pandang Angka Kematian akibat Covid-19 di Jakarta...

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X