Pengerjaan MRT Lebak Bulus-Bundaran HI Sudah 80 Persen

Kompas.com - 18/09/2017, 17:33 WIB
Kendaraan melintas di dekat proyek Mass Rapid Transit fase satu, kawasan Fatmawati, Jakarta Selatan, Jumat (8/9/2017). PT MRT Jakarta menyatakan secara keseluruhan progres fisik MRT Jakarta telah mencapai 76,13 persen dengan rincian fisik stasiun layang dan depo Lebak Bulus mencapai 64,1 persen sementara stasiun bawah tanah Senayan-Bundaran HI mencapai 88,26 persen. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/pd/17. ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWANKendaraan melintas di dekat proyek Mass Rapid Transit fase satu, kawasan Fatmawati, Jakarta Selatan, Jumat (8/9/2017). PT MRT Jakarta menyatakan secara keseluruhan progres fisik MRT Jakarta telah mencapai 76,13 persen dengan rincian fisik stasiun layang dan depo Lebak Bulus mencapai 64,1 persen sementara stasiun bawah tanah Senayan-Bundaran HI mencapai 88,26 persen. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/pd/17.
Penulis Nursita Sari
|
EditorIndra Akuntono


JAKARTA, KOMPAS.com -
Direktur Utama PT MRT Jakarta William P Sabandar mengatakan, proses pengerjaan fase I Mass Rapid Transit (MRT), Lebak Bulus-Bundaran Hotel Indonesia (HI), sudah mencapai 80 persen. Pengerjaan tersebut ditargetkan rampung menjelang pelaksanaan Asian Games 2018.

"Fase I kan sekarang di angka 80 persen ya, di bulan ini. Target kami, pada saat Asian Games kondisinya sudah harus bersih karena trotoar dan jalan sudah bagus kembali," ujar William, di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Senin (18/9/2017).

Setelah seluruh pekerjaan rampung, fase I MRT akan diuji coba pada Desember 2018. MRT dari Lebak Bulus ke Bundaran HI rencananya beroperasi mulai 2019.

"Pada Desember tahun depan kami akan lakukan uji coba trail run dan Maret 2019 itu adalah target operasi komersial," kata dia.

(baca: MRT Jakarta Akan Jadi Objek Vital Nasional)

Sementara itu, pengerjaan fase II, yakni rute Bundaran HI-Kampung Bandan, baru sampai tahap penentuan trase. Trase Bundaran HI-Kota sudah final atau definitif, sementara trase Kota-Kampung Bandan masih bersifat indikatif atau belum final karena masih menunggu kejelasan penggunaan lahan milik PT KAI di Kampung Bandan tersebut yang rencananya akan dijadikan depo MRT jalur Selatan-Utara.

William menjelaskan, Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP) akan memfasilitasi percepatan kepastian penggunaan lahan tersebut.

"Ini kan sudah jadi urusannya pemerintah pusat dan KPPIP untuk melakukan konsolidasi," ucap William.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polda Metro Klaim Kampung Tangguh di Paseban Mampu Tekan Penyebaran Covid-19

Polda Metro Klaim Kampung Tangguh di Paseban Mampu Tekan Penyebaran Covid-19

Megapolitan
Ibu 60 Tahun yang Kalung Emasnya Dijambret Alami Luka di Leher

Ibu 60 Tahun yang Kalung Emasnya Dijambret Alami Luka di Leher

Megapolitan
Jakarta Catat 1.737 Kasus Baru Covid-19, Positivity Rate Hampir 14 Persen

Jakarta Catat 1.737 Kasus Baru Covid-19, Positivity Rate Hampir 14 Persen

Megapolitan
UPDATE 27 Februari: Depok Catat 233 Kasus Baru Covid-19, 4 Pasien Meninggal

UPDATE 27 Februari: Depok Catat 233 Kasus Baru Covid-19, 4 Pasien Meninggal

Megapolitan
Viral Video Kalung Emas Ibu 60 Tahun Dijambret di Tangsel

Viral Video Kalung Emas Ibu 60 Tahun Dijambret di Tangsel

Megapolitan
Jalan di Kampung Baru Tangsel Retak, Warga Khawatir Melintas

Jalan di Kampung Baru Tangsel Retak, Warga Khawatir Melintas

Megapolitan
Anies: 578 Kilometer Jalur Sepeda Ditargetkan Selesai pada Tahun 2030

Anies: 578 Kilometer Jalur Sepeda Ditargetkan Selesai pada Tahun 2030

Megapolitan
Mayat Pria Ditemukan di Kali Pesanggrahan, Pakai Baju dan Celana Hitam

Mayat Pria Ditemukan di Kali Pesanggrahan, Pakai Baju dan Celana Hitam

Megapolitan
Simak Alasan Jakarta Raih Penghargaan STA dan Mengalahkan Kota Lain di Dunia

Simak Alasan Jakarta Raih Penghargaan STA dan Mengalahkan Kota Lain di Dunia

Megapolitan
Langgar Aturan PPKM, 2 Tempat Karaoke di Jakarta Barat Disegel

Langgar Aturan PPKM, 2 Tempat Karaoke di Jakarta Barat Disegel

Megapolitan
Bupati Kepulauan Seribu: Destinasi Wisata Kampung Jepang Siap Dibangun di Untung Jawa

Bupati Kepulauan Seribu: Destinasi Wisata Kampung Jepang Siap Dibangun di Untung Jawa

Megapolitan
Warga Cilincing Mulai Perbaiki Atap Rumah yang Rusak Diterpa Angin Kencang

Warga Cilincing Mulai Perbaiki Atap Rumah yang Rusak Diterpa Angin Kencang

Megapolitan
Bupati Kepulauan Seribu: Pulau Sebaru Tak Jadi Dibuat Rumah Sakit Covid-19

Bupati Kepulauan Seribu: Pulau Sebaru Tak Jadi Dibuat Rumah Sakit Covid-19

Megapolitan
Pembersihan Lautan Sampah di Kampung Bengek dan Munculnya Kesadaran Warga Jaga Kebersihan

Pembersihan Lautan Sampah di Kampung Bengek dan Munculnya Kesadaran Warga Jaga Kebersihan

Megapolitan
Anggota TNI yang Ditusuk Tetangga di Jakarta Timur Kondisinya Membaik

Anggota TNI yang Ditusuk Tetangga di Jakarta Timur Kondisinya Membaik

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X