Sandiaga Sebut Kerja Tim Sinkronisasi Sudah Tuntas

Kompas.com - 19/09/2017, 14:32 WIB
Wakil Gubernur terpilih DKI Jakarta Sandiaga Uno saat mengunjungi warga di Johar Baru, Jakarta Pusat, Selasa (19/9/2017). KOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERA Wakil Gubernur terpilih DKI Jakarta Sandiaga Uno saat mengunjungi warga di Johar Baru, Jakarta Pusat, Selasa (19/9/2017).
|
EditorIndra Akuntono


JAKARTA, KOMPAS.com -
Wakil gubernur terpilih DKI Jakarta, Sandiaga Uno, menyebut tugas Tim Sinkronisasi yang dibentuk untuk menyiapkan dirinya bersama Anies Baswedan menjabat di DKI Jakarta sudah tuntas.

Sandi mengungkapkan, berkat bantuan Tim Sinkronisasi, dia dan Anies semakin siap dilantik menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta yang rencananya dilaksanakan pada 15 Oktober 2017.

"Hari ini ada presentasi dari Tim Sinkronisasi, jawabannya hampir sinkron 100 persen. Kami betul-betul merasa bersyukur dan berterima kasih dengan koordinasi dari Pemprov, di eksekutif maupun legislatif, tidak ada lagi yang mengganjal," kata Sandi, saat ditemui pewarta di Johar Baru, Jakarta Pusat, Selasa (19/9/2017) siang.

(baca: Mengapa Nama Program Anies-Sandi Tak Digunakan Pemprov DKI?)

Menurut Sandi, semua program prioritas sudah disiapkan dengan baik oleh Tim Sinkronisasi yang dipimpin mantan Menteri ESDM Sudirman Said.

Sandi memuji kerja Tim Sinkronisasi dalam menyiapkan program kerja Anies-Sandi ke dalam rancangan kerja daerah di Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

"Kami harapkan bisa smooth nanti untuk tanggal 15 Oktober," ujar Sandi.

(baca: Tim Sinkronisasi Anies-Sandiaga Tidak Urus Pergantian Direksi BUMD DKI)

Menjelang Anies dan Sandi dilantik, Tim Sinkronisasi akan dibubarkan setelah pekerjaannya selesai.

Tim Anies-Sandi akan menjelaskan capaian kerja Tim Sinkronisasi sejak Anies-Sandi dinyatakan menang Pilkada DKI Jakarta 2017 hingga menjelang hari pelantikan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pedagang di Seputar Pasar Malabar Masih Langgar Aturan Jam Malam PPKM

Pedagang di Seputar Pasar Malabar Masih Langgar Aturan Jam Malam PPKM

Megapolitan
Aksi Penumpang Transjakarta Curi Hand Sanitizer Terekam CCTV

Aksi Penumpang Transjakarta Curi Hand Sanitizer Terekam CCTV

Megapolitan
Penilaian Jakarta Keluar dari 10 Kota Termacet di Dunia Disebut Kurang Akurat

Penilaian Jakarta Keluar dari 10 Kota Termacet di Dunia Disebut Kurang Akurat

Megapolitan
Kejari Kota Tangerang Tetapkan 2 Tersangka pada Kasus Dugaan Korupsi di RSUP Sitanala

Kejari Kota Tangerang Tetapkan 2 Tersangka pada Kasus Dugaan Korupsi di RSUP Sitanala

Megapolitan
Wagub DKI Sebut TPU Rorotan Siapkan 1.500 Petak untuk Makam Jenazah Korban Covid-19

Wagub DKI Sebut TPU Rorotan Siapkan 1.500 Petak untuk Makam Jenazah Korban Covid-19

Megapolitan
30 Jenazah Korban Sriwijaya Air Telah Diserahkan ke Pihak Keluarga

30 Jenazah Korban Sriwijaya Air Telah Diserahkan ke Pihak Keluarga

Megapolitan
Anak Wakil Wali Kota Tangerang Dijatuhi Hukum 8 Bulan Penjara

Anak Wakil Wali Kota Tangerang Dijatuhi Hukum 8 Bulan Penjara

Megapolitan
Bank DKI Serahkan 1 Mobil Khusus untuk Dukungan Kegiatan Donasi Darah ke PMI DKI

Bank DKI Serahkan 1 Mobil Khusus untuk Dukungan Kegiatan Donasi Darah ke PMI DKI

Megapolitan
[Update 21 Januari]: Jakarta Catat 3.151 Kasus Baru Covid-19

[Update 21 Januari]: Jakarta Catat 3.151 Kasus Baru Covid-19

Megapolitan
Pasien Covid-19 Meninggal Dunia di Puskesmas di Tangsel Setelah Tak Dapat Ruang ICU di Puluhan RS di Jabodetabek

Pasien Covid-19 Meninggal Dunia di Puskesmas di Tangsel Setelah Tak Dapat Ruang ICU di Puluhan RS di Jabodetabek

Megapolitan
Jasa Raharja Telah Beri Santunan ke 39 Ahli Waris Korban Sriwijaya Air SJ 182

Jasa Raharja Telah Beri Santunan ke 39 Ahli Waris Korban Sriwijaya Air SJ 182

Megapolitan
Anggota DPRD Pertanyakan Letak Lahan Makam yang Dibeli Pemprov DKI Seharga Rp 185 M

Anggota DPRD Pertanyakan Letak Lahan Makam yang Dibeli Pemprov DKI Seharga Rp 185 M

Megapolitan
Baru Dibuka 8 Hari, Sisa Liang di TPU Srengseng Sawah Diprediksi Habis Besok

Baru Dibuka 8 Hari, Sisa Liang di TPU Srengseng Sawah Diprediksi Habis Besok

Megapolitan
Polisi Diminta Usut Penarikan Paksa Kabel Listrik Rumah Pompa Dukuh Atas

Polisi Diminta Usut Penarikan Paksa Kabel Listrik Rumah Pompa Dukuh Atas

Megapolitan
50 Keluarga Korban Sriwijaya Air SJ 182 Tabur Bunga di Perairan Pulau Lancang, Besok

50 Keluarga Korban Sriwijaya Air SJ 182 Tabur Bunga di Perairan Pulau Lancang, Besok

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X