Razia Toko Kelontong di Tamansari, Petugas Temukan 30 Pak Tramadol

Kompas.com - 19/09/2017, 16:40 WIB
Petugas mendatangi sebuah toko di Jalan Keamanan, Kelurahan Keagungan, Tamansari, Jakarta Barat dalam giat pengawasan peredaran obat terlarang, Selasa (19/9/2017). Kompas.com/Sherly PuspitaPetugas mendatangi sebuah toko di Jalan Keamanan, Kelurahan Keagungan, Tamansari, Jakarta Barat dalam giat pengawasan peredaran obat terlarang, Selasa (19/9/2017).
|
EditorIndra Akuntono


JAKARTA, KOMPAS.com -
Tim gabungan dari kepolisian dan Pemerintah Kota Administratif Jakarta Barat, menggelar razia obat di kawasan Tamansari, Jakarta Barat, Selasa (19/9/2017).

Petugas mendatangi sebuah toko kelontong di Jalan Keamanan, Kelurahan Keagungan, Tamansari, Jakarta Barat, yang menjual berbagai macam kebutuhan harian warga.

Namun setelah dilakukan penggeledahan, petugas menemukan berbagai macam obat keras yang dijual di toko tersebut.

"Kami temukan obat keras atau obat kedaluwarsa. Salah satunya tramadol, lalu ada juga obat yang tidak tertera perusahaan yang memproduksinya, lalu juga obat bersimbol K merah yang hanya boleh dijual menurut resep dokter," ujar staf Seksi Sumber Daya Kesehatan Sudin Kesehatan Jakarta Barat, Yuli Murtiningsih, Selasa (19/9/2017).

(baca: Edarkan Dumolid dan Tramadol, Pemilik Toko Kosmetik Ditangkap)

Yuli menjelaskan, di toko kelontong tersebut ditemukan 30 pak tramadol yang dijual Rp 20.000 per 10 butir.

Menurut Yuli, penggeledahan hari ini dilakukan dalam rangka pengawasan, pembinaan, dan pengendalian obat-obatan yang dilarang atau berpotensi disalahgunakan seperti tramadol, PCC. Yuli mengatakan bahwa toko yang menjual obat keras tanpa resep dokter akan mendapat sanksi keras seperti pencabutan izin usaha dan lainnya.

"Dari luar kelihatan seperti toko kelontong, tapi kok menjual obat semacam ini. Ini yang melanggar dan akan kami proses," kata Yuli.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polemik Pasar Mayestik, Pasar Jaya Diminta Tidak Tutupi Informasi Pedagang Terpapar Covid-19

Polemik Pasar Mayestik, Pasar Jaya Diminta Tidak Tutupi Informasi Pedagang Terpapar Covid-19

Megapolitan
Penumpang KRL Tak Tertib hingga Rusak Pagar, PT KCI Tutup Akses Selatan Stasiun Tanah Abang

Penumpang KRL Tak Tertib hingga Rusak Pagar, PT KCI Tutup Akses Selatan Stasiun Tanah Abang

Megapolitan
Ledakan di Tempat Laundry Bintaro, Diduga akibat Tabung Gas Bocor

Ledakan di Tempat Laundry Bintaro, Diduga akibat Tabung Gas Bocor

Megapolitan
Jasa Marga Targetkan Tol Kunciran-Bandara Soetta Beroperasi Akhir 2020

Jasa Marga Targetkan Tol Kunciran-Bandara Soetta Beroperasi Akhir 2020

Megapolitan
Bangunan Liar di Sekitar Danau Sunter Dibongkar untuk Bikin Jogging Track

Bangunan Liar di Sekitar Danau Sunter Dibongkar untuk Bikin Jogging Track

Megapolitan
Kasus Covid-19 di Sunter Agung Tinggi, Lurah: Beberapa Tertular dari Lingkungan Kerja

Kasus Covid-19 di Sunter Agung Tinggi, Lurah: Beberapa Tertular dari Lingkungan Kerja

Megapolitan
Masa Pandemi, Siswa SD dan SMP di Kota Tangerang Dapat Pelajaran Bercocok Tanam dan Wirausaha

Masa Pandemi, Siswa SD dan SMP di Kota Tangerang Dapat Pelajaran Bercocok Tanam dan Wirausaha

Megapolitan
Struktur Bata Berbentuk Lorong yang Diduga Bangunan Kuno Ditemukan di Proyek DDT Stasiun Bekasi

Struktur Bata Berbentuk Lorong yang Diduga Bangunan Kuno Ditemukan di Proyek DDT Stasiun Bekasi

Megapolitan
3 Tersangka Pelaku Penembakan yang Incar Pengendara di Tangsel Ditangkap

3 Tersangka Pelaku Penembakan yang Incar Pengendara di Tangsel Ditangkap

Megapolitan
Tangerang Raya, Bekasi, dan Bogor Masuk Zona Oranye, Apa Artinya?

Tangerang Raya, Bekasi, dan Bogor Masuk Zona Oranye, Apa Artinya?

Megapolitan
Polisi Tunggu Kajian Pemprov DKI soal Wacana Ganjil Genap 24 Jam

Polisi Tunggu Kajian Pemprov DKI soal Wacana Ganjil Genap 24 Jam

Megapolitan
JPU Akan Hadirkan 3 Saksi Memberatkan untuk Putra Siregar

JPU Akan Hadirkan 3 Saksi Memberatkan untuk Putra Siregar

Megapolitan
Polisi Akan Panggil Selegram Berinisial HB dan GD yang Bantu Promosikan Klinik Dokter Gigi Gadungan

Polisi Akan Panggil Selegram Berinisial HB dan GD yang Bantu Promosikan Klinik Dokter Gigi Gadungan

Megapolitan
Pemerkosa di Bintaro Akui Batalkan Niat Mencuri karena Tak Tahan Nafsu dengan Korban

Pemerkosa di Bintaro Akui Batalkan Niat Mencuri karena Tak Tahan Nafsu dengan Korban

Megapolitan
Margo City: Giant Sudah Lapor Satgas soal Pegawai Terindikasi Positif Covid-19

Margo City: Giant Sudah Lapor Satgas soal Pegawai Terindikasi Positif Covid-19

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X