Seorang Warga Jembatan Besi Tanam Ganja di Rumahnya

Kompas.com - 20/09/2017, 17:25 WIB
Tanaman ganja terlihat di sebuah pameran produk dan derivatif ganja untuk pengobatan di Bogota, Kolombia, 22 Desember 2015. AFP PHOTO / GUILLERMO LEGARIATanaman ganja terlihat di sebuah pameran produk dan derivatif ganja untuk pengobatan di Bogota, Kolombia, 22 Desember 2015.
|
EditorIndra Akuntono


JAKARTA, KOMPAS.com -
Seorang warga Jembatan Besi, Tambora, Jakarta Barat, nekat menanam ganja dalam dua pot di dalam rumahnya. Tinggi pohon ganja tersebut telah mencapai sekitar 30 centimeter.

"Ya benar, satu orang pelaku sudah diamankan," ujar Kapolsek Tambora, Kompol Muhammad Syafi'i, Rabu (20/9/2017).

Meski demikian, Syafi'i belum dapat menjelaskan detail penemuan tanaman ganja itu, termasuk nama atau inisial pelaku, karena polisi masih melakukan pengembangan.

"Katanya sudah tiga bulan ditanam," kata Syafi'i.

(baca: Tanam Ganja Setinggi Semeter di Pot, Kevin Ditangkap Polisi)

Sebelumnya, Polres Metro Jakarta Selatan menemukan kasus serupa. Polisi menangkap Kaifu Loangadi alias Kevin (26), warga Kebagusan yang menanam ganja dalam tiga pot, dan tanaman ganja di salah satu potnya sudah tumbuh setinggi satu meter.

"Menurut pengakuan tersangka ini, dia menanam dengan tujuan untuk digunakan sendiri," kata Kasat Resnarkoba Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Vivick Tjangkung, Senin (4/9/2017).

Menurut Vivick, Kevin sudah mengonsumsi ganja selama empat tahun lalu, atau sejak lulus SMA dan menjadi pemain musik di kafe.

Lalu sekitar sebulan lalu, Kevin membeli benih ganja dari temannya bernama Kipeng seharga Rp 50.000. Kipeng dan temannya yang lain berinsial T kemudian mencoba menanamnya di pot di rumah kosnya di Jalan Kebagusan IV Dalam.

Saat itu, polisi menerima informasi dan melakukan penggeledahan di rumah kos Kevin pada Sabtu (2/9/2017) siang.

Selain itu, polisi juga menemukan paket ganja kering sebesar yang dibelinya. Menurut pengakuan Kevin, dia belum pernah panen dan ganja yang dia tanam baru berusia sebulan.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE Grafik 12 Juli: 7 Kasus Baru Covid-19 di Depok

UPDATE Grafik 12 Juli: 7 Kasus Baru Covid-19 di Depok

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jakarta dan Tangerang Hujan Siang Nanti

Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jakarta dan Tangerang Hujan Siang Nanti

Megapolitan
Kronologi Penerbitan e-KTP Djoko Tjandra, Pengacara Sempat Temui Lurah Grogol Selatan

Kronologi Penerbitan e-KTP Djoko Tjandra, Pengacara Sempat Temui Lurah Grogol Selatan

Megapolitan
Anies Sebut Reklamasi Ancol untuk Atasi Banjir, KIARA: Alasan Klise

Anies Sebut Reklamasi Ancol untuk Atasi Banjir, KIARA: Alasan Klise

Megapolitan
PSBB Tangsel Kembali Diperpanjang 14 Hari sampai 26 Juli

PSBB Tangsel Kembali Diperpanjang 14 Hari sampai 26 Juli

Megapolitan
Tahun Ajaran Baru Dimulai Besok, Disdik Bogor Larang Sekolah Belajar Tatap Muka

Tahun Ajaran Baru Dimulai Besok, Disdik Bogor Larang Sekolah Belajar Tatap Muka

Megapolitan
Setiap Senin, Stasiun KRL Bogor, Cilebut dan Cikarang Tak Layani Penumpang THB

Setiap Senin, Stasiun KRL Bogor, Cilebut dan Cikarang Tak Layani Penumpang THB

Megapolitan
Jika Kasus Covid-19 Terus Melonjak, Anies: Kita Semua Bisa Kembali Dalam Rumah

Jika Kasus Covid-19 Terus Melonjak, Anies: Kita Semua Bisa Kembali Dalam Rumah

Megapolitan
Anies: 66 Persen Kasus Baru Jakarta adalah OTG

Anies: 66 Persen Kasus Baru Jakarta adalah OTG

Megapolitan
Izin Reklamasi Ancol Buat Nasib Pemulihan Teluk Jakarta Tidak Jelas

Izin Reklamasi Ancol Buat Nasib Pemulihan Teluk Jakarta Tidak Jelas

Megapolitan
Antisipasi Lonjakan Penumpang, Jadwal KRL dari Bogor dan Cikarang Ditambah

Antisipasi Lonjakan Penumpang, Jadwal KRL dari Bogor dan Cikarang Ditambah

Megapolitan
Anies Sebut Persebaran Covid-19  di Jakarta Sebagian Besar Terjadi di Pasar

Anies Sebut Persebaran Covid-19 di Jakarta Sebagian Besar Terjadi di Pasar

Megapolitan
Catat Lonjakan Kasus Tertinggi, Positivity Rate Covid-19 di Jakarta Naik Jadi 10 Persen

Catat Lonjakan Kasus Tertinggi, Positivity Rate Covid-19 di Jakarta Naik Jadi 10 Persen

Megapolitan
Tambah 404 Kasus, Jumlah Pasien Positif Covid-19 di Jakarta Kembali yang Tertinggi

Tambah 404 Kasus, Jumlah Pasien Positif Covid-19 di Jakarta Kembali yang Tertinggi

Megapolitan
Walhi Sebut Reklamasi Ancol Sama dengan 17 Pulau, Tetap Eksploitasi Teluk Jakarta

Walhi Sebut Reklamasi Ancol Sama dengan 17 Pulau, Tetap Eksploitasi Teluk Jakarta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X